Apa Itu Acne Prone Skin? Begini Cara Mengatasinya!

Apa itu acne prone skin? Saat berusaha merawat kulit wajah, Anda harus menyesuaikan seluruh produk dan treatment yang dipilih dengan jenis kulit wajah. Perlu diketahui bahwa setiap orang memiliki tipe atau jenis kulit yang berbeda seperti kering, berminyak, sensitif, dan lain sebagainya. 

Maka dari itu, merawat kulit wajah tidak hanya sekadar mengoleskan produk di wajah yang dipilih berdasarkan kata orang. Sebab hal ini dapat berbahaya jika ternyata jenis kulit Anda dan orang lain berbeda. Mungkin produk tersebut cocok untuk mereka, tetapi belum tentu bekerja dengan baik pada wajah Anda. Hasilnya, wajah justru bereaksi dan memunculkan jerawat. 

Agar tak terjebak pada kondisi acne prone skin yang parah, Anda perlu mengenal apa itu acne prone skin secara lengkap beserta cara merawatnya yang tepat. Berikut merupakan informasi lengkap mengenai acne prone skin untuk Anda.

Apa Itu Acne Prone Skin?

Apa Itu Acne Prone Skin dan Cara Mengatasinya

Acne prone skin adalah kondisi kulit yang lebih mudah muncul jerawat karena dua jenis yang memiliki faktor berbeda yaitu non inflamasi dan peradangan. Sebagian besar tipe acne prone skin pada awalnya terjadi karena kulit wajah memproduksi minyak berlebih dan menyatu dengan bakteri sehingga menyumbat pori-pori dan wajah mulai bereaksi dengan memunculkan jerawat.

Selain itu, banyaknya sel kulit mati yang tidak terangkat dan tidak dibersihkan secara rutin juga dapat memicu wajah menjadi mudah berjerawat. Hal ini berkaitan dengan jenis acne prone skin non-inflamasi di mana pori-pori tersumbat dan timbul komedo hitam maupun putih. Pada dasarnya, jerawat non-inflamasi ini menjadi jenis paling ringan dan paling mudah dikenali. 

Berbeda dengan itu, acne prone skin yang disebabkan oleh peradangan memiliki tanda dan kondisi yang lebih parah dibandingkan dengan non-inflamasi. Acne prone skin akibat peradangan akan membuat wajah Anda tampak merah dan muncul lebih banyak jerawat pada area tertentu seperti pipi, dagu, dahi, dan T-zone.

Baca juga: Jenis Jerawat: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bahkan acne prone skin peradangan kerap disertai dengan papula hingga kista saat kondisinya sudah sangat parah. Papula sendiri merupakan benjolan kecil disertai kondisi wajah yang memerah pada area jerawat. Tak jarang beberapa papula disertai dengan nanah di dalam benjolan. 

Selain dua faktor di atas, jerawat pada acne prone skin juga bisa disebabkan oleh hormon yang membuat kulit memproduksi minyak lebih banyak dari biasanya. Terlebih pada wanita yang menggunakan KB, memasuki masa menstruasi, hingga menyusui.

Tanda Acne Prone Skin

Tanda Acne Prone Skin

Tenang saja, kondisi acne prone skin tidak muncul tiba tiba. Biasanya akan timbul beberapa tanda seperti komedo yang berlebihan, benjolan kecil berwarna merah namun dalam jumlah banyak, jerawat biasa, gumpalan cairan yang menyebabkan nyeri, dan beberapa kali disertai kista.

Cara Merawat Acne Prone Skin yang  Tepat

Cara Merawat Acne Prone Skin yang Tepat

Meski tipe kulit wajah tidak dapat diubah dalam waktu singkat, tetapi Anda bisa merawatnya agar tidak menjadi lebih parah. Pada dasarnya, perawatan acne prone skin bekerja dengan cara mengurangi produksi minyak atau merawat bakteri agar tidak menyebabkan permasalahan kulit lanjutan. 

Oleh karenanya, Anda bisa menerapkan beberapa cara di bawah ini agar kulit dapat lebih terawat dan jerawat tak lagi muncul:

1. Rutin Mencuci Muka

Masih memiliki kebiasaan tidur tanpa membersihkan muka terlebih dahulu? Hilangkan kebiasaan tersebut sebab inilah penyebab terbesar jerawat muncul dan kulit menjadi kurang sehat. 

Setelah beraktivitas, pastikan untuk membersihkan muka dengan dua tahap yaitu menggunakan micellar water, cleansing oil, cleansing balm, dan produk pembersih wajah lainnya. Baru setelahnya, cuci muka menggunakan sabun cuci muka yang cocok. 

Jangan lupa untuk biasakan mencuci wajah 2 kali dalam sehari, di pagi dan malam hari. Jarang mencuci muka atau terlalu sering justru dapat membuat kulit menjadi lebih kering dan menghilangkan minyak wajah secara keseluruhan. Hal ini tentu bukan hal yang baik untuk wajah sebab dapat menimbulkan permasalahan baru.

2. Menggunakan Skincare yang Cocok

Acne prone skin terkadang disertai dengan kulit sensitif. Jadi penting untuk menemukan skincare dengan kandungan yang sesuai dengan kebutuhan wajah dan tidak membuat peradangan semakin parah. Beberapa kandungan yang baik untuk acne prone skin adalah retinoid, salicylic acid, niacinamide, green tea, dan AHA. 

Bila masih masa awal mencoba skincare, lengkapi produk dasarnya terlebih dahulu. Basic skincare yang Anda butuhkan antara lain cleansing product, sabun cuci muka, toner, serum, moisturizer, dan sunscreen.

Baca juga: 5 Urutan Skincare Pagi Untuk Kulit Berjerawat

3. Menerapkan Gaya Hidup yang Baik

Gaya hidup secara tidak langsung memengaruhi kondisi kulit wajah. Merokok, mengonsumsi alkohol berlebihan, dan kurang tidur dapat membuat kulit tidak dapat bekerja maksimal untuk mengelola produksi minyak dan meregulasi sel-sel di dalamnya. Alhasil, wajah akan lebih mudah berjerawat dan kulit menjadi kendur. 

Sebaliknya, kurangi konsumsi alkohol, berhenti merokok, dan memastikan jam tidur yang cukup membantu kulit dapat bekerja optimal dalam memproduksi sel-sel penting di dalamnya. Selain itu, jangan lupa untuk minum air putih yang cukup agar menjaga tubuh tetap terhidrasi.

4. Merawat Wajah dengan Lembut

Jerawat pada wajah harus dirawat selembut mungkin. Menggosok wajah dengan keras saat eksfoliasi dan membersihkan wajah tidak akan membuat kotoran menjadi hilang lebih cepat dan jerawat dapat mereda. 

Hal ini justru mendorong peradangan dan iritasi yang lebih parah. Untuk itu, perlakukan wajah dengan lembut menggunakan kapas saat eksfoliasi dan hindari memencet jerawat secara paksa tanpa anjuran dokter ahli.

5. Konsultasi Ke Dokter

Merawat Acne Prone Skin dengan Konsultasi Ke Dokter

Apabila kondisi jerawat sudah menunjukkan peradangan yang parah dan tidak bisa dirawat menggunakan skincare biasa atau jenis perawatan seperti di atas, sangat disarankan untuk langsung mengunjungi dokter ahli dan melakukan konsultasi tentang kondisi wajah Anda. Dokter ahli atau dermatologis akan memberikan resep racikan skincare khusus dengan kandungan tertentu. 

Produk tersebut umumnya membantu mengontrol jerawat, menghindari bekas dan kerusakan skin barrier, serta menyamarkan bekas jerawat sebelumnya. Tak ada jenis perawatan yang instan, termasuk seluruh perawatan dengan obat dokter juga membutuhkan proses untuk menunjukkan hasil yang maksimal dan jerawat benar-benar terkontrol. 

Karena berkaitan dengan kesehatan wajah, Anda perlu berhati-hati dalam memilih tempat konsultasi. Pastikan Anda memilih dokter dan tim ahli yang tersertifikasi serta tepercaya dapat membantu permasalahan kulit Anda seperti JAC. 

JAC memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh masalah kulit dengan menyesuaikan jenis kulitnya termasuk acne prone skin yang membutuhkan perawatan khusus. Langkah awal mencegah munculnya jerawat dapat dimulai dengan membersihkan bagian pori-pori yang tersumbat dan menimbulkan komedo. 

Facial peeling treatment dari JAC adalah jawaban yang tepat. Menggunakan teknologi canggih dan proses yang halus, JAC dapat mengatasi masalah tipe acne prone skin tanpa membahayakan kondisi iritasi pada wajah. Cairan peeling yang diracik khusus oleh dokter dapat membantu mengeringkan jerawat lebih cepat dan mengangkat komedo dengan lembut.

Jadi bagaimana, apakah informasi di atas membantu Anda menemukan jawaban atas pertanyaan apa itu acne prone skin? Jika penasaran dengan hasil treatment di JAC, segera jadwalkan kedatangan Anda serta dapatkan kulit halus bebas jerawat dan komedo sekaligus buat wajah menjadi tampak lebih segar, cerah, bercahaya.

Sumber rujukan: 

  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/acne/diagnosis-treatment/drc-20368048
  • https://www.bebeautiful.in/all-things-skin/skin-concerns/what-is-acne-prone-skin-and-how-to-take-care-of-it#:~:text=Acne%2Dprone%20skin%20is%20a,%2C%20chest%2C%20and%20even%20shoulders.
  • https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/acne-prone-skin
dr. Olivia Ong Cover

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

Inilah Perbedaan Sunscreen dan Sunblock, Jangan Sampai Tertukar

Inilah Perbedaan Sunscreen dan Sunblock, Jangan Sampai Tertukar

Februari 2, 2023
Perbedaan Moisturizer dan Sunscreen, Sudah Tahu Belum?

Perbedaan Moisturizer dan Sunscreen, Sudah Tahu Belum?

Februari 2, 2023
Inilah Ciri Ciri Skin Barrier Rusak yang Harus Anda Ketahui

Inilah Ciri Ciri Skin Barrier Rusak yang Harus Anda Ketahui

Februari 2, 2023

Comments are closed.