Mengenal Apa itu Rosacea dan Jenis-Jenisnya

Apa itu rosacea? Saat muncul jerawat disertai dengan ruam di wajah, Anda perlu mewaspadainya. Sebab bisa jadi itu adalah gejala rosacea. Semua orang pasti mendambakan kulit wajah yang bebas dari permasalahan jerawat. Saat satu jerawat saja muncul, Anda pasti akan mencoba berbagai cara untuk mengobatinya agar cepat hilang.

Tetapi bagaimana jika jerawat justru tidak bisa menghilang meski sudah mencoba berbagai cara perawatan? Jawabannya mungkin saja itu bukan jerawat biasa, melainkan rosacea. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengenal apa itu rosacea serta berbagai gejala dan cara mencegahnya. 

Sehingga saat kondisi ini terjadi, Anda dapat segera mengenali dan lebih tahu cara mengatasinya. Mari kita simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Apa Itu Rosacea?

Rosacea Adalah

Rosacea adalah penyakit kulit yang umumnya muncul pada area wajah dan menyebabkan munculnya kemerahan dan pembuluh darah lebih terlihat di beberapa bagian. Namun beberapa kasus rosacea juga muncul pada area dada, telinga, leher, hingga kulit kepala.

Rosacea ini bisa muncul bersamaan dengan jerawat di wajah sehingga menciptakan asumsi bahwa kondisi tersebut hanyalah jerawat biasa. Selain itu, tak jarang rosacea juga diartikan sebagai jenis iritasi atau bahkan efek sunburn saja. 

Tanda dan gejala rosacea umumnya terjadi selama beberapa waktu bahkan hingga berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Pada dasarnya rosacea bisa menyerang siapa saja tanpa terkecuali, tetapi saat ini sebagian besar kasus rosacea terjadi pada wanita di usia 40an. 

Baca juga: 9 Cara Mengencangkan Kulit Wajah Usia 40, Jadi Awet Muda!

Jika Anda merasa bahwa obat jerawat atau jenis perawatan untuk masalah kulit seperti peradangan atau kemerahan tidak bisa meredakan kondisi wajah, patut dicurigai bahwa kondisi tersebut adalah rosacea. Namun tetap saja, jangan menyimpulkan sendiri permasalahan kulit. Sebaiknya segera kunjungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Terdapat beberapa faktor risiko yang memicu terjadinya rosacea, beberapa di antaranya adalah berjenis kelamin perempuan, berada pada usia 30 hingga 50 tahun, stres, penggunaan produk perawatan kulit dan rambut tertentu, tipe kulit sensitif, dan terdapat riwayat rosacea dalam keluarga.

Baca juga: Ini Dia Bentuk Perawatan Kulit Sensitif Yang Mudah Dan Tepat

Gejala Rosacea Berdasarkan Jenis

Gejala Rosacea Berdasarkan Jenis

Gejala yang muncul pada rosacea berbeda-beda di setiap orang tergantung pada jenis atau tipe mana rosacea yang muncul pada kulit. Berikut merupakan berbagai gejala rosacea berdasarkan jenisnya:

1.  Subtipe 1 

Jenis rosacea yang pertama atau kerap disebut sebagai subtipe 1 adalah erythematotelangiectatic rosacea. Gejala yang muncul pada jenis rosacea ini antara lain:

  • Muncul kemerahan pada kulit wajah.
  • Pembengkakan pembuluh darah hingga membuatnya tampak lebih jelas.
  • Kulit wajah menjadi lebih bengkak, perih, dan muncul efek seperti terbakar.
  • Wajah kering, kasar, dan bersisik.

2. Subtipe 2

Pada rosacea subtipe 2, Anda dapat menyebutnya sebagai papulopustular rosacea. Saat menderita rosacea subtipe 2, gejala yang muncul adalah:

  • Bintik yang menyerupai jerawat namun berisi nanah.
  • Pembuluh darah menjadi lebih terlihat.
  • Wajah menjadi lebih berminyak.

3. Subtipe 3

Rhinophyma adalah jenis rosacea subtipe 3 yang muncul pada wajah dengan disertai beberapa keluhan seperti:

  • Pori-pori wajah membesar. 
  • Pembuluh darah di wajah tampak lebih jelas. 
  • Tekstur kulit yang menjadi tidak merata.
  • Kulit di bagian hidung terasa lebih tebal sehingga hidung akan tampak lebih besar.
  • Penebalan kulit pada area dahi, dagu, pipi, dan telinga.

4. Subtipe 4 

Jenis rosacea yang terakhir adalah subtipe 4 atau dikenal sebagai ocular rosacea. Saat berada pada kondisi ini, Anda akan merasakan gejala lebih spesifik di area mata seperti:

  • Mata merah dan iritasi.
  • Kondisi mata yang tidak menentu, bisa berarir ataupun kering.
  • Rasa gatal pada area mata diikuti dengan sensasi terbakar.
  • Mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya.
  • Kemampuan penglihatan menurun.
  • Munculnya kista di bagian sekitar mata.
  • Pembuluh darah yang ada di kelopak mata menjadi tampak lebih jelas.

Baca juga: 6 Treatment untuk Mengecilkan Pori Pori yang Wajib Anda Ketahui

Apa Penyebab Rosacea?

Apa Penyebab Rosacea

Sebenarnya belum ada penyebab pasti yang ditetapkan oleh para dokter dapat membuat rosacea muncul. Tetapi beberapa penyebab di bawah ini diyakini sebagai faktor yang memicu timbulnya rosacea pada area tubuh terutama wajah. Berikut penjelasan selengkapnya:

1. Tungau Kulit atau Demodex Folliculorum

Demodex folliculorum merupakan jenis tungau kulit yang biasanya hidup pada folikel rambut. Sebenarnya tungau kulit ini tidak berbahaya dan justru bermanfaat bagi kulit kepala sebab membantu menghilangkan sel kulit mati, minyak, dan memaksimalkan kerja hormon di area rambut yang dapat memicu penyumbatan pori-pori. 

Namun jika jumlah tungau kulit ini melebihi batas normal, justru akan memicu berbagai permasalahan kulit seperti rosacea. Penyebaran tungau Demodex folliculorum bisa melalui orang lain atau produk kosmetik yang memicu tungau untuk berkembang biak.

Baca juga: Hati-Hati, Alat Makeup Bisa Kirimkan Bakteri ke Pori-Pori Wajah

2. Kekebalan Tubuh

Memiliki kekebalan tubuh yang terlalu aktif juga belum tentu baik bagi tubuh. Hal tersebut justru bisa menjadi pemicu munculnya rosacea atau penyakit serius lainnya seperti autoimun, lupus, dan lain-lain. Alasannya karena tubuh tidak dapat membedakan sel yang sehat dan bakteri sehingga antibodi justru berbalik melawan sel sehat tersebut. 

3. Paparan Sinar Matahari 

Pada dasarnya, sinar matahari dapat menjadi sumber masalah pada kulit wajah. Hal ini dipicu oleh adanya sinar UV yang terkandung dalam sinar matahari dan dapat menyebabkan berbagai penyakit kulit. 

Terlebih jika Anda tidak menggunakan pelindung berupa sunscreen maupun sunblock saat pagi, siang, dan sore hari. Selain menyebabkan sunburn jika berada di bawah terik matahari dalam waktu yang lama, timbulnya berbagai permasalahan kulit seperti rosacea juga bisa terjadi.

Baca juga: Cara Reapply Sunscreen Agar Wajah Tetap Terlindungi Sepanjang Hari

4. Gaya Hidup yang Buruk

Kebiasaan mengonsumsi makanan pedas, minuman beralkohol, merokok, dan olahraga yang terlalu berat dapat memicu kondisi rosacea semakin buruk. Meski tidak menjadi faktor penyebab utama, tetapi gaya hidup yang buruk sangat memengaruhi kondisi rosacea dan bisa membuatnya menjadi lebih parah. 

Cara Mencegah Rosacea 

Cara Mencegah Rosacea

Mengalami kondisi kulit yang merah disertai dengan jerawat dan sensasi terbakar pada wajah tentu akan mengganggu dan menjadi tidak nyaman. Oleh karenanya penting untuk Anda mencegah rosacea dengan cara berikut ini:

1. Rutin Membersihkan Wajah

Sebagai langkah dasar yang bisa dilakukan untuk menjaga kondisi wajah tetap sehat dan terhindar dari rosacea, penting untuk membersihkan wajah secara rutin 2 kali sehari di pagi dan malam hari. 

Tidak hanya menggunakan sabun cuci muka, tetapi juga gunakan cleansing product seperti micellar water, cleansing balm, cleansing oil, dan lain sebagainya sebelum mencuci muka agar memastikan seluruh kotoran di wajah terangkat sempurna. 

Terlebih saat Anda menggunakan make up baik tebal maupun tipis, dua tahap membersihkan wajah ini wajib dilakukan karena beberapa jenis make up tidak dapat dibersihkan dengan sabun dan air saja.

Baca juga: 10 Cara Merawat Wajah Pria agar Putih dan Bersih

2. Menggunakan Sunscreen

Sunscreen sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit wajah. Untuk itu, pastikan Anda selalu menggunakan sunscreen setiap hari di pagi, siang, dan sore hari baik saat berkegiatan di luar mau pun di dalam rumah.  

3. Menjaga Kebersihan Kelopak Mata

Agar menghindari rosacea subtipe 4 yang muncul pada mata, sebaiknya selalu jaga kebersihan area mata seperti kelopak dan bagian bawah mata dengan cara mengusapnya dengan air hangat secara lembut dan kurangi penggunaan make up pada bagian mata terutama kelopak. Disarankan untuk melakukan cara tersebut setiap hari agar membuat kulit menjadi lebih sehat.  

Setelah mengenal dan mengetahui apa itu rosacea, dapat disimpulkan bahwa rosacea merupakan kondisi yang cukup serius. Jika dibiarkan saja dan tidak dirawat dengan benar, akan sangat mungkin menyebabkan terjadinya pembengkakan dan kemerahan permanen pada kulit wajah. 

Tentu hal ini sangat memengaruhi seseorang dari sisi psikologis juga karena akan menimbulkan perasaan rendah diri, stres akibat permasalahan kulit yang tak kunjung usai, hingga mengisolasi diri dari lingkungan sekitar. 

Jika mengalami kondisi rosacea, sebaiknya segera konsultasikan kondisi Anda dengan dokter ahli dan tersertifikasi agar dapat menentukan treatment yang tepat untuk mengatasinya. Seluruh dokter di JAC siap membantu Anda mengatasi berbagai permasalahan kulit termasuk rosacea dengan berbagai treatment yang menggunakan teknologi canggih. 

Untuk mengembalikan keremajaan kulit wajah dan mengatasi permasalahan seperti jerawat, pori-pori, kulit kusam, dan produksi minyak berlebih, JAC menghadirkan prosedur Baby Gloss yang tentunya aman dan tanpa efek samping. 

Anda tidak perlu ragu untuk melakukan treatment wajah di JAC karena telah terbukti kualitasnya melalui penerimaan lima penghargaan Internasional sekaligus dari 7th Golden Record Award by Merz Aesthetics. Jadi tunggu apalagi? Segera jadwalkan konsultasi dengan dokter ahli JAC dan ciptakan kulit sehat, halus, dan cerah bersama JAC sekarang juga.

Sumber:

  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/160281#diagnosis
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/12174-rosacea-adult-acne
  • https://www.alodokter.com/rosacea
  • https://www.halodoc.com/artikel/ketahui-4-cara-mencegah-rosacea
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/rosacea/symptoms-causes/syc-20353815
dr. Olivia Ong Cover

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

Inilah Perbedaan Sunscreen dan Sunblock, Jangan Sampai Tertukar

Inilah Perbedaan Sunscreen dan Sunblock, Jangan Sampai Tertukar

Februari 2, 2023
Perbedaan Moisturizer dan Sunscreen, Sudah Tahu Belum?

Perbedaan Moisturizer dan Sunscreen, Sudah Tahu Belum?

Februari 2, 2023
Inilah Ciri Ciri Skin Barrier Rusak yang Harus Anda Ketahui

Inilah Ciri Ciri Skin Barrier Rusak yang Harus Anda Ketahui

Februari 2, 2023

Comments are closed.