Bintik Merah pada Kulit

 

Kulit adalah bagian tubuh kita yang paling sering mengalami kontak langsung dengan beragam benda asing. Seringkali, terdapat bintik merah pada kulit yang muncul dan terlihat mengganggu penampilan. Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan bintik merah bisa timbul pada kulit Anda.

 

1. Biang Keringat

Jika bintik merah pada kulit terlihat seperti ruam yang terjebak di bawah kulit, maka kemungkinan besar itu adalah biang keringat. Namun, ada pula biang keringat yang berupa ruam berisi cairan di permukaan kulit. Tidak hanya bayi, tetapi orang dewasa juga bisa menderita penyakit ini, terutama saat cuaca panas. Anda bisa menghindari segala macam aktivitas yang menyebabkan Anda berkeringat secara berlebihan. Biang keringat pada umumnya akan hilang dengan sendirinya, namun jika gejala semakin parah maka sebaiknya Anda berkonsultasi kepada dokter ahli.

 

2. Biduran

Berbeda dari biang keringat yang disebabkan oleh keringat, biduran bisa disebabkan oleh udara panas maupun dingin, alergi terhadap suatu bahan makanan tertentu, infeksi terhadap obat tertentu maupun stress. Bintik merah pada kulit yang biduran biasanya akan terasa perih dan gatal serta berbentuk bentol-bentol yang bisa muncul di satu bagian tubuh tertentu maupun menyebar ke bagian tubuh lainnya. Biduran dapat disembuhkan menggunakan obat antihistamin.

 

Baca Juga: Cara Mengatasi Kulit Kering

 

3. Jamur

Infeksi jamur atau kandidiasis bisa menjadi penyebab munculnya bintik merah pada kulit yang akan terasa perih dan gatal. Biasanya, infeksi jamur ini akan muncul di beberapa lipatan kulit yang sering lembab seperti selangkangan, ketiak, bawah payudara, sela-sela jari maupun sudut mulut. Anda akan terhindar dari infeksi jamur selama Anda menjaga kebersihan diri, namun ada beberapa kasus infeksi jamur yang disebabkan oleh penyakit lain seperti diabetes. Infeksi jamur dapat menular jika orang dengan kekebalan tubuh yang lemah bersentuhan langsung dengan penderita.

 

4. Kudis

Bintik merah pada kulit dapat juga muncul karena adanya kutu Sarcoptes scabiei var. hominis yang seringkali meletakkan telurnya di permukaan kulit dengan bentuk serupa jerawat dan dapat menyebar dengan cepat. Pada kulit manusia, parasit scabies ini bisa hidup hingga 1-2 bulan, namun jika berpindah maka kutu ini hanya bisa hidup selama 2 atau 3 hari karena tidak bisa bertahan terlalu lama jika tidak berada di kulit. Selain itu, parasit ini bisa mati jika dipanaskan sekitar 50 derajat Celcius, sehingga untuk menghindarinya Anda dapat merendam baju dengan air panas.

 

Baca Juga: Cara Mengencangkan Kulit Wajah Dibawah Mata

 

5. Dermatitis Atopik

Salah satu jenis dermatitis yang bisa menyebabkan bintik merah pada kulit adalah dermatitis atopik. Dermatitis atopik disebabkan karena berbagai faktor, mulai dari lingkungan, reaksi alergi, hingga zat iritan. Bercak merah pada dermatitis atopik umumnya terasa kering dan gatal. Dermatitis atopik memiliki sifat kronik yakni akan bertahan dalam kurun waktu yang lama dan akan hilang kemudian bisa kambuh lagi. Dermatitis atopik belum memiliki obat, tetapi frekuensi kambuh dan rasa gatal bisa dikurangi dengan krim anti gatal maupun krim pelembab.

 

6. Dermatitis Kontak 

Jenis dermatitis lainnya adalah dermatitis kontak, yang disebabkan oleh reaksi alergi pada kulit oleh bahan tertentu. Bahan-bahan ini bisa berupa lotion, sabun, deterjen, kosmetik, logam tertentu, sampai lateks. Bahkan, ada beberapa penderita yang kulitnya akan melepuh, menebal, pecah-pecah dan terasa nyeri. Biasanya, bintik merah ini akan hilang dengan sendirinya jika penderita tidak bersentuhan lagi dengan alergen pemicu. Sebaiknya segera periksakan ke dokter jika Anda mengalami gejala tersebut.

 

Baca Juga: Cara Memutihkan Kulit Tubuh secara Alami dalam 1 Hari

 

7. Sifilis

Penyakit lainnya yang bisa menyebabkan bintik merah pada kulit adalah sipilis yang disebabkan oleh Treponema pallidum dan ditularkan melalui aktivitas seksual. Penyakit ini juga bisa ditularkan melalui sentuhan langsung kepada kulit yang luka dengan cairan tubuh dari orang yang terinfeksi. Bintik merah yang muncul pada umumnya terlihat seperti luka kecil, namun tidak terasa nyeri. Selain itu, orang yang menderita sifilis akan mengalami pembengkakan kelenjar getah bening serta menurunnya berat badan. Jika tidak diobati segera, penyakit ini bisa menyebabkan berbagai macam komplikasi berbahaya.

 

Itulah beberapa penyakit dan infeksi yang bisa menyebabkan bintik merah pada kulit. Ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter segera setelah mengalami salah satu gejala di atas agar tidak terjadi salah diagnosis dan segera mendapatkan pengobatan yang tepat. Semoga membantu!

 

Sumber:

 

Dr. Olivia Ong

Dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

Apa Itu Ultherapy yang Menjadi Salah Satu Perawatan Kulit Paling Populer?

Apa Itu Ultherapy yang Menjadi Salah Satu Perawatan Kulit Paling Populer?

Maret 17, 2020
Rekomendasi Gaya Rambut Pria Pendek Samping Buat Tampilan Lebih Keren

Rekomendasi Gaya Rambut Pria Pendek Samping Buat Tampilan Lebih Keren

Maret 17, 2020
Hindari 8 Makanan yang Bikin Gemuk Ini Agar Bisa Langsing

Hindari 8 Makanan yang Bikin Gemuk Ini Agar Bisa Langsing

Maret 17, 2020

Comments are closed.