Anti Aging: Ketahui Tujuan, Manfaat dan Jenis Perawatannya

Anti-aging adalah berbagai produk dan treatment yang berfungsi untuk menghambat proses penuaan pada kulit tubuh. Kini berbagai produk kecantikan menciptakan fungsi khusus ini untuk menjawab masalah penuaan yang dialami oleh sebagian orang.

Melalui artikel ini, JAC akan membeberkan pada Anda tentang apa sebenarnya itu anti-aging, apa saja tanda penuaan, hingga produk apa saja yang memiliki fungsi khusus anti penuaan. Simak hingga selesai.

Apakah yang Dimaksud dengan Anti-Aging?

Anti-aging adalah segala tindakan atau strategi yang bertujuan untuk memperlambat proses penuaan atau mempertahankan kesehatan dan fungsi tubuh yang optimal seiring bertambahnya usia.

Anti-aging tidak bertujuan untuk menghentikan penuaan, tetapi bertujuan untuk memperpanjang masa hidup yang sehat dan mengurangi risiko terjadinya penyakit yang sering terkait dengan usia lanjut, seperti penyakit jantung, kanker, diabetes, dan lain sebagainya.

Proses pencegahan tersebut cenderung dilakukan oleh para wanita yang khawatir kulitnya akan menua. Tanda penuaan pada kulit biasanya ditandai dengan adanya keriput, kulit kering, adanya garis halus dan kulit yang mulai kendur, hingga adanya flek hitam.

Baca Juga: Cara Mengencangkan Kulit Wajah Dibawah Mata

Tujuan Perawatan Anti-Aging

Menurut para ahli, munculnya tanda penuaan akan terjadi di usia 20-an. Perubahan ini sebenarnya merupakan bagian dari proses penuaan alami. Namun, banyak faktor, seperti kebiasaan, lingkungan, dan gaya hidup yang dapat mempercepat dan memperburuk penuaan kulit Anda.

Sebagaimana telah disinggung di awal bahwa tujuan utama dari perawatan anti-aging adalah untuk menjaga kelembapan kulit, menghambat dan mengurahi tanda penuaan pada kulit. Untuk melihat lebih detail, berikut ini beberapa tujuan umum dari perawatan anti-aging:

1. Meningkatkan Kesehatan Fisik dan Mental

Perawatan anti-aging bertujuan untuk mempertahankan fungsi tubuh yang optimal seiring bertambahnya usia, sehingga individu dapat mempertahankan kesehatan fisik dan mental yang baik dan mencegah terjadinya penyakit kronis terkait usia seperti kanker, penyakit jantung, osteoporosis, dan lain sebagainya.

2. Meningkatkan Kualitas Hidup

Dengan membantu memperlambat proses penuaan, perawatan anti-aging dapat membantu meningkatkan kualitas hidup seseorang, terutama dalam hal kesehatan dan kebugaran fisik serta kecerdasan dan keseimbangan mental.

3. Meningkatkan Penampilan dan Kepercayaan Diri

Perawatan anti-aging juga dapat membantu meningkatkan penampilan, terutama dalam hal perawatan kulit dan pengurangan tanda-tanda penuaan seperti keriput, garis halus, dan bintik-bintik hitam, serta warna kulit yang tidak merata. Sehingga hal ini dengan sendirinya dapat membuat awet muda dan meningkatkan rasa percaya diri Anda.

4. Mengurangi Tanda Penuaan

Secara khusus, tujuan perawatan anti-aging adalah mengurangi atau menghambat tanda-tanda penuaan. Ini dapat melibatkan penggunaan produk perawatan kulit anti-aging, suplemen nutrisi, dan praktik hidup sehat. Dengan mengurangi tanda-tanda penuaan, seperti garis halus, kerutan, dan kehilangan kekencangan kulit, seseorang dapat memperlambat proses penuaan dan tetap terlihat dan merasa muda.

Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit Wajah

5 Manfaat Perawatan Anti-Aging untuk Kulit

Tak dapat dipungkiri bahwa sasaran utama dari perawatan anti penuaan adalah menjaga kesehatan kulit wajah dan tubuh. Berikut ini manfaat anti-aging untuk kecantikan kulit:

1. Menjaga Kekencangan Kulit

Salah satu tanda penuaan yang sering terjadi adalah berkurangnya bahkan hilangnya elastisitas kulit. Dengan rutin melakukan perawatan anti-aging, kulit Anda dapat menjadi lebih kencang dan elastis, sehingga terlihat lebih muda dan sehat.

2. Menghindari Kerusakan Kulit

Manfaat berikutnya dari produk anti-aging adalah memberikan perlindungan dari sinar UV dan radikal bebas. Umumnya produk anti penuaan mengandung antioksidan seperti vitamin E dan C, yang mampu melawan sel-sel yang merusak di kulit.

3. Mengurangi Munculnya Kerutan Garis Halus

Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology, produk anti-aging mampu mengurangi munculnya garis-garis halus dan kasar. Bahkan, mampu mengurangi kerutan sekaligus meningkatkan kelembapan kulit secara dramatis.

4. Membuat Kulit Tampak Cerah

Kulit kusam bisa membuat tampilan kulit Anda menjadi tampak lebih tua. Dengan menggunakan produk anti-aging yang mengandung vitamin A, vitamin C, dan asam hidroksi bisa mencerahkan kulit wajah Anda.

5. Merangsang Produksi Kolagen

Kolagen adalah protein penting dalam kulit yang membantu menjaga kondisi kulit tetap kencang dan elastis. Perawatan anti-aging dapat membantu meningkatkan produksi kolagen, sehingga kulit terlihat lebih muda dan sehat.

Kapan Harus Melakukan Perawatan Anti-Aging?

Jenis perawatan anti-aging ini tidak hanya bisa dilakukan di klinik kecantikan, tapi juga dapat dilakukan di rumah dengan rajing menggunakan skincare anti-aging. Beberapa ahli merekomendasikan untuk mulai menggunakan produk anti-aging sejak usia 20-an. Namun perlu Anda ketahui bahwa sebenarnya ada banyak produk maupun jenis perawatan kecantikan kulit yang mana dapat membantu mencerahkan dan mengencangkan kulit, tanpa diberi label anti-aging.

Menurut American Academy of Dermatologists (AAD) bahwa sebaiknya orang dewasa minimal menggunakan pelembab dan sunscreen setiap hari. Dua produk anti-aging ini penting untuk membantu melindungi kulit dari sinar UV dan membuatnya tetap halus dan kenyal.

Orang dewasa di bawah usia tersebut bisa menggunakan produk lain yang dikenal memiliki sifat anti-aging, seperti asam hialuronat, retinol, dan vitamin C. Ini karena produk tersebut juga dapat bersifat antiinflamasi, melembapkan, atau mencerahkan.

Baca Juga: 5 Ciri-Ciri Penuaan Dini yang Wajib Anda Ketahui

Produk Perawatan (Skincare) Anti-Aging

Salah satu produk kecantikan (skincare) yang memiliki fungsi anti penuaan adalah krim anti-aging. Di dalamnya terkandung beberapa bahan aktif seperti vitamin, AHA dan BHA, retinol, niacinamide, vitamin E, vitamin C, dan avobenzone yang mana memiliki manfaat untuk mencegah munculnya penuaan pada kulit wajah Anda.

Untuk mengetahui khasiat dari bahan-bahan aktif tersebut, berikut penjelasannya:

1. Retinol

Retinol sering disebut-sebut sebagai kandungan dari krim anti-aging yang paling penting dalam pencegahan penuaan kulit. Nama lain dari retin-A atau renova ini sendiri sebenarnya adalah turunan dari vitamin A.

Adapun manfaat retinol adalah mengurangi kerutan dan garis halus di wajah serta memperbaiki kulit yang mengalami kerusakan akibat paparan sinar matahari. Tak hanya itu, fungsi retinol juga mampu mempercepat dan merangsang regenerasi sel sekaligus merangsang produksi kolagen.

2. Vitamin C (Ascorbic Acid)

Tak diragukan lagi bahwa Vitamin C merupakan antioksidan yang mampu melindungi kulit Anda dari paparan radikal bebas, yakni salah satu penyebab munculnya keriput pada kulit wajah.

Tidak hanya itu, vitamin C juga dapat melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat paparan sinar matahari, mengurangi garis halus dan kerutan di wajah, dan mencerahkan wajah.

3. Vitamin E

Bukan hanya vitamin C, vitamin E juga menjadi sumber antioksidan yang baik bagi kulit. Kandungan vitamin E dalam krim anti penuaan berperan dalam melembapkan kulit agar terasa kenyal, memperkuat lapisan kulit, hingga mempercepat penyembuhan luka pada kulit.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American Academy of Dermatology, penggunaan skincare mengandung vitamin C dan E secara bersamaan dapat memaksimalkan manfaat yang dirasakan.

4. Alpha hydroxy acids (AHA)

AHA, termasuk glycolic acid, lactic acid, dan citric acid, berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati. Dengan rutin menggunakan produk skincare yang mengandung AHA akan membuat kulit lebih siap dalam menyerap berbagai produk perawatan kulit lainnya.

Tak hanya itu, AHA dapat merangsang regenerasi sel-sel kulit, termasuk akibat pigmentasi kulit berlebihan.  Selain AHA, beta hydroxy acid/BHA dan polyhydroxy acids/PHA dipercaya efektif dapat mengurangi kerutan dan garis-garis halus di wajah.

5. Niacinamide 

Niacinamide adalah bentuk amida dari vitamin B3 atau niasin yakni nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan kulit, sistem saraf, dan sistem pencernaan.

Bahan ini telah banyak digunakan dalam produk perawatan kulit karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit. Kandungan zat ini dapat mencegah hilangnya kadar air pada kulit dan menjaga elastisitas kulit.

Baca juga: 8 Jenis Treatment Wajah di Klinik Kecantikan yang Populer

6. Avobenzone

Avobenzone adalah salah satu jenis bahan aktif yang sering digunakan dalam produk tabir surya atau sunscreen. Bahan ini bekerja sebagai absorber sinar UV, terutama untuk sinar UVA yang dapat menyebabkan kerusakan kulit, penuaan dini, dan bahkan kanker kulit.

Bahan Avobenzone ini dapat melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar matahari dan mengurangi risiko kanker kulit.

7. Ekstrak Teh Hijau dan Biji Anggur

Beberapa bahan alami juga sering kali menjadi kandungan skincare anti-aging. Misalnya, ekstrak teh hijau yang kerap ditemukan dalam sejumlah krim antikerutan. Kemudian, ekstrak biji anggur, yang juga merupakan antioksidan dan anti peradangan, berfungsi meningkatkan produksi kolagen.

Untuk menemukan kandungan skincare anti-aging yang tepat, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit terlebih dahulu. Pasalnya, ada berbagai macam produk anti-aging tanpa resep dokter yang hadir di pasaran. Meski begitu, belum tentu kandungannya cocok untuk permasalahan kulit Anda.

Demikianlah informasi seputar produk anti-aging berikut beberapa rekomendasi produk yang bisa Anda coba untuk masalah penuaan yang tengah Anda alami.

JAC menghadirkan treatment Ultherapy yaitu rahasia peremajaan kulit modern yang dilakukan dengan prosedur tanpa bedah. Tujuannya untuk mengencangkan kulit yang sudah mulai tipis dan kendur akibat bertambahnya usia. Hasilnya, kulit kembali kencang seperti baru saja melakukan facelift dan necklift, namun dengan proses yang alami serta kualitas kulit pun memuda kembali.

Segera hubungi JAC untuk mendapatkan pelayanan terbaik dari para dokter ahli tersertifikasi.

Sumber rujukan:

  • https://www.halodoc.com/kesehatan/anti-aging
  • https://lifestyle.kompas.com/read/2018/03/18/180000020/anak-muda-pakai-produk-anti-aging-apa-efeknya
  • https://www.fimela.com/beauty-health/read/3518733/ini-alasan-perawatan-anti-aging-sebelum-usia-30-tahun-itu-aman
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0190962212001314
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

4 Cara Menghilangkan Keloid di Wajah dan Kenali Faktor Penyebabnya

4 Cara Menghilangkan Keloid di Wajah dan Kenali Faktor Penyebabnya

Mei 17, 2024
6 Cara Mengatasi Rambut Berminyak dan Ketahui Faktor Penyebabnya

6 Cara Mengatasi Rambut Berminyak dan Ketahui Faktor Penyebabnya

Mei 16, 2024
5 Perbedaan Fine Lines dan Wrinkles yang Jarang Diketahui

5 Perbedaan Fine Lines dan Wrinkles yang Jarang Diketahui

Mei 15, 2024

Comments are closed.