Apa Itu Redness pada Kulit? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apa itu redness? Memahami permasalahan kulit adalah langkah penting dalam merawat kecantikan dan kesehatan kulit Anda. Salah satu kondisi yang seringkali menjadi perhatian adalah redness atau kemerahan pada kulit. 

Dalam artikel ini, JAC akan membahas secara mendalam apa itu redness dan bagaimana cara mengatasinya. Mari memahami lebih dalam tentang redness dan bagaimana hal ini dapat memengaruhi penampilan serta kesehatan kulit Anda. 

Apa Itu Redness?

Redness pada wajah merupakan kondisi di mana kulit menjadi merah atau terlihat lebih kemerahan dari biasanya. Fenomena ini dapat muncul sebagai respons terhadap berbagai faktor dan sering kali disalah artikan sebagai masalah kulit umum. 

Namun, pada dasarnya penting bagi Anda untuk memahami perbedaan antara redness dengan masalah kulit lainnya agar penanganan dan perawatannya lebih tepat. Redness pada kulit tidak hanya bersifat sementara seperti kemerahan akibat suhu atau aktivitas fisik, tetapi dapat menjadi gejala dari kondisi medis tertentu.

Memang, munculnya redness di wajah ini dapat membingungkan karena mirip dengan beberapa masalah kulit seperti rosacea yang mana merupakan suatu kondisi kronis yang menyebabkan peradangan pada kulit wajah. Namun, pada kenyataannya kedua masalah kulit ini berbeda dan belum tentu semua kondisi redness adalah rosacea. Hanya saja, rosacea sendiri memang muncul dengan salah satu gejalanya adalah redness

Redness tidak selalu bersifat permanen dan bisa disebabkan oleh faktor lain  dan umumnya terlihat sebagai warna merah atau dapat disebut juga dengan blushing atau flushing. Kondisi ini biasanya terjadi di area tertentu saja dan diikuti dengan gejala lainnya. Untuk mengatasinya, Anda perlu memahami sumber dan gejala redness terlebih dahulu agar da[at mengambil langkah-langkah yang tepat dalam perawatan kulit.

Baca Juga : Ketahui 6 Cara Mengatasi Sunburn Secara Aman dan Efektif

Penyebab Redness pada Kulit

Penyebab Redness pada KulitRedness pada kulit dapat disebabkan oleh berbagai faktor mulai dari internal seperti keturunan hingga eksternal seperti kondisi lingkungan. Berikut adalah beberapa penyebab redness yang umum:

1. Faktor Genetika

Jika salah satu atau kedua orang tua memiliki riwayat redness pada wajah, kemungkinan besar Anda juga akan rentan terhadap kondisi kulit ini. Anda mungkin memiliki kecenderungan genetik kulit yang cenderung lebih sensitif atau rentan terhadap peradangan, itu sebabnya akan lebih mudah muncul kemerahan di area tertentu sebagai reaksinya.

2. Gangguan Kesehatan

Beberapa gangguan kesehatan seperti lupus, psoriasis, eczema, shingles, dan jenis kanker langka dapat menyebabkan redness pada kulit sebagai salah satu gejalanya. Jadi, penting untuk memahami bahwa redness dapat menjadi tanda peringatan dari masalah kesehatan yang lebih serius.

3. Paparan Sinar Matahari

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat merusak kulit dan menyebabkan redness. Pasalnya, sinar UV dapat merangsang produksi melanin yang bertanggung jawab untuk memberikan warna pada kulit dan pada saat yang sama memicu peradangan pada jaringan kulit jika terpapar terus-menerus.

4. Polusi Udara

Partikel-partikel polusi udara dapat menempel pada kulit dan menyebabkan iritasi, yang kemudian dapat menyebabkan redness. Dalam hal ini, polusi udara dapat menjadi faktor risiko, terutama bagi Anda yang tinggal di daerah perkotaan dan sering beraktivitas di luar ruangan.

5. Penggunaan Produk Skincare yang Tidak Cocok

Hati-hati, pemilihan produk skincare yang tidak cocok dengan jenis kulit Anda dapat menyebabkan iritasi dan redness. Bahan-bahan tertentu dalam produk perawatan kulit mungkin tidak sesuai dengan sensitivitas kulit Anda sehingga berdampak menyebabkan reaksi yang tidak diinginkan.

6. Rosacea

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, rosacea adalah kondisi masalah kulit kronis yang ditandai oleh redness, pembuluh darah yang tampak, dan gejala lain seperti ruam kecil atau benjolan merah pada wajah. Meski mirip dengan redness biasa, tetapi kondisi ini memerlukan perawatan medis lebih lanjut.

7. Reaksi Alergi

Reaksi alergi terhadap makanan, obat-obatan, atau bahan tertentu dapat menyebabkan redness pada kulit. Cari tahu lebih lanjut dan hindari pemicu alergi untuk membantu mengelola redness yang disebabkan oleh alergi.

8. Terjadi Iritasi Pada Kulit

Iritasi pada kulit, baik karena gesekan yang berlebihan atau penggunaan bahan kimia yang keras, dapat menyebabkan redness. Sebab itu, gunakan produk perawatan kulit yang lembut dan sesuai dengan jenis kulit Anda dapat membantu mengurangi risiko iritasi.

Baca Juga : 10 Penyebab Bruntusan di Dagu dan Cara Mengatasinya

Gejala Redness pada Kulit

Redness pada kulit dapat menyebabkan sejumlah gejala yang dapat memengaruhi penampilan dan kenyamanan Anda. Agar dapat melakukan pencegahan dan mengambil langkah-langkah yang tepat dalam perawatan kulit kemerahan, kenali beberapa gejala yang sering terkait dengan redness:

1. Ruam Merah

Ruam merah seringkali terlihat sebagai perubahan warna yang mencolok dan dapat memengaruhi area tertentu atau menyebar lebih luas di wajah atau bagian tubuh lainnya. Area kulit yang terkena redness mungkin tampak lebih merah dan terasa hangat saat disentuh. Ruam merah dapat muncul secara sporadis atau menjadi lebih persisten tergantung pada penyebabnya.

2. Gatal atau Terbakar

Redness sering disertai dengan sensasi gatal atau terbakar pada kulit. Rasa gatal ini dapat menjadi sumber ketidaknyamanan dan mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Sensasi terbakar juga dapat terjadi, terutama ketika kulit terkena rangsangan atau paparan lingkungan tertentu.

3. Kulit Kering atau Bersisik

Kulit yang mengalami redness juga cenderung menjadi kering atau bersisik. Peradangan yang terkait dengan redness dapat mengganggu fungsi pelindung kulit, sehingga menyebabkan hilangnya kelembapan alami. Kulit yang kering atau bersisik dapat terasa kasar saat disentuh, dan kondisi ini sering membuat kulit terlihat tidak sehat. 

4. Muncul Spider Veins

Pada beberapa kasus, redness dapat menyebabkan pembuluh darah yang terlihat di permukaan kulit, dikenal sebagai spider veins atau kapiler pecah.  Kondisi ini dapat tampak seperti garis-garis halus merah atau biru yang bercabang di kulit. Munculnya spider veins dapat menjadi tanda peradangan yang lebih dalam dan memerlukan perhatian khusus dalam perawatan kulit. 

5. Kulit Menjadi Lebih Sensitif

Redness dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan eksternal. Penggunaan produk skincare atau makeup yang biasa Anda gunakan mungkin perlu disesuaikan agar tidak memperburuk kondisi kulit. Selain itu, kulit yang lebih sensitif juga dapat merespons lebih kuat terhadap perubahan suhu, paparan sinar matahari, atau bahan kimia tertentu. 

Baca Juga : Apa itu Blemish? Ketahui Pengertian, Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cara Mengatasi Redness pada Kulit

Cara Mengatasi Redness pada KulitMengatasi redness pada kulit memerlukan pendekatan yang hati-hati dan terfokus pada penyebabnya. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mengatasi redness pada kulit:

1. Perubahan Gaya Hidup

Cara mengatasi redness pada kulit yang pertama adalah mengubah gaya hidup dengan konsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, termasuk buah-buahan dan sayuran. Selain itu, menjaga kebugaran melalui olahraga teratur dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi stres yang dapat menjadi pemicu redness. Dalam hal ini, teknik relaksasi seperti meditasi juga dapat membantu mengelola tingkat stres.

2. Menghindari Paparan Sinar Matahari

Paparan sinar matahari dapat memperburuk redness, terutama bagi Anda yang memiliki kulit sensitif. Jadi, jangan lupa untuk selalu gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 PA++, pakai topi dan baju panjang saat keluar rumah, serta hindari sinar matahari langsung pada jam-jam tertentu.

3. Menjaga Kelembapan Kulit

Dalam menghindari maupun merawat kulit kemerahan, penting bagi Anda untuk menjaga kelembapan kulit dengan menggunakan moisturizer atau pelembap yang cocok dengan jenis kulit Anda. Pelembap dengan kandungan bahan-bahan seperti aloe vera atau ceramide dapat membantu meredakan redness dan menjaga kulit tetap sehat.

4. Penggunaan Produk Skincare yang Tepat

Pilih produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit Anda dan hindari bahan-bahan yang dapat menyebabkan iritasi. Biasanya, produk dengan label “hypoallergenic” atau “noncomedogenic” lebih cocok untuk kulit yang rentan terhadap redness karena membantu menenangkan kulit yang sedang meradang.

5. Perawatan Medis Bagi yang Mengalami Gangguan Kesehatan

Apabila redness disebabkan oleh gangguan kesehatan seperti lupus, psoriasis, atau kondisi masalah kesehatan lainnya, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang sesuai. 

Bersamaan dengan perawatan medis yang dilakukan untuk menjaga kesehatan Anda, lakukan juga perawatan kulit wajah dari luar dengan skincare secara rutin agar lebih efektif untuk mengurangi kemerahan akibat pengobatan maupun gejala penyakit.

6. Konsultasikan dengan Dokter Ahli

Jika redness pada kulit Anda tidak kunjung membaik atau semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter ahli yang tepercaya dan sudah tersertifikasi untuk melakukan evaluasi lebih lanjut dan menentukan penyebabnya. Melalui konsultasi ini, dokter ahli akan menentukan prosedur perawatan yang tepat sesuai dengan masalah kulit Anda. 

Jadi, itu dia informasi lengkap mengenai apa itu redness pada kulit yang sebaiknya Anda ketahui agar dapat mencegah atau mengatasinya dengan tepat. Merawat redness pada kulit memerlukan kesabaran dan konsistensi sehingga Anda perlu menerapkan langkah-langkah perawatan di atas secara rutin agar mengurangi peradangan, meningkatkan kesehatan kulit, dan mengembalikan kulit Anda ke kondisi yang lebih sehat.

Apakah Anda bingung menentukan klinik kecantikan untuk mengatasi masalah redness di wajah dan kondisi kulit lainnya? Tenang saja, Anda bisa langsung ke JAC. Ditangani langsung oleh dokter dan tim ahli yang telah tersertifikasi, JAC dapat membantu mengatasi berbagai masalah kulit wajah Anda dan membuatnya lebih sehat dan bersinar. 

 

banner prime exosome

 

Di JAC, Anda juga bisa mengembalikan penampilan kulit agar tampak lebih muda dan terbebas dari tanda-tanda penuaan melalui prosedur Prime Exosome Wajah & Leher. Treatment ini telah mendapatkan penghargaan internasional dari tahun ke tahun, sehingga Anda dapat mempercayakan kulit wajah yang tampak lebih kencang dengan prosedur yang aman di JAC. 

Tunggu apalagi? Jadwalkan kedatangan Anda di JAC sekarang juga dan nikmati kulit sehat untuk penampilan yang lebih maksimal.

Sumber: 

  • https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-secrets/face/facial-redness
  • https://www.aad.org/public/diseases/rosacea/what-is/red-face
  • https://newsinhealth.nih.gov/2012/08/red-face
  • https://www.topdoctors.co.uk/medical-dictionary/flushed-face#
  • https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/causes-redness-skin
  • Ferzli, G., Patel, M., Phrsai, N., & Brody, N. (2013). Reduction of Facial Redness With Resveratrol Added to Topical Product Containing Green Tea Polyphenols and Caffeine. Journal Drugs Dermatol, (7). 
  • Amin, Mina; Jacob, Sharon E. (2019). Burning Red Face. Journal of the Dermatology Nurses’ Association, 11(2): 88-90. DOI: 10.1097/JDN.0000000000000452 
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

9 Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit Wajah

9 Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit Wajah

Februari 23, 2024
Cara Diet Nasi Merah Tepat Sesuai Anjuran Dokter dan Pakar Gizi

Cara Diet Nasi Merah Tepat Sesuai Anjuran Dokter dan Pakar Gizi

Februari 23, 2024
Panduan Terbaik Mengenai Cara Mengecilkan Lengan Atas

Panduan Terbaik Mengenai Cara Mengecilkan Lengan Atas

Februari 23, 2024

Comments are closed.