Cara Alami Memperbaiki Wajah Tidak Simetris Tanpa Operasi

Apakah ada cara alami memperbaiki wajah tidak simetris? Memiliki kepercayaan diri adalah kunci melakukan seluruh aktivitas sehari-hari dengan baik. Meskipun skill dan kemampuan adalah elemen penting, tidak memiliki kepercayaan diri akan membuat kita rendah diri dan merasa tidak mampu melakukan tugas yang diberikan.

Salah satu faktor yang membantu mendorong kepercayaan diri adalah bentuk wajah yang simetris. Namun banyak dari kita yang terlahir dengan wajah tidak simetris. Pertanyaan mendasar selanjutnya ialah “Apakah wajah tidak simetris bisa diperbaiki?”. Ya, wajah asimetris umumnya dapat diperbaiki agar tidak sampai mengganggu penampilan Anda. Namun, semua akan tergantung pada penyebab wajah tidak simetris itu sendiri.

Jika ini mengganggu Anda, coba perhatikan beberapa cara alami memperbaiki wajah tidak simetris.

6 Cara Alami Memperbaiki Wajah Tidak Simetris

Contoh Wajah Simetris

Memiliki wajah yang tidak simetris sebenarnya wajar-wajar saja terjadi. Pengaruh genetik sejak lahir sedikit banyak memengaruhi hal tersebut.

Tidak ada masalah kesehatan yang akan terganggu apabila Anda lahir dengan keadaan ini. Justru wajah yang tidak simetris bisa menjadi keunikan dan ketertarikan yang hanya dimiliki diri Anda sendiri.

Namun apabila kepercayaan diri menjadi turun karena bentuk wajah yang tidak simetris, ada tiga cara yang bisa Anda lakukan tanpa operasi, yaitu:

1. Menggunakan Riasan Wajah

Wajah asimetris seringkali tidak menunjukkan masalah kesehatan yang mendasarinya. Sehingga, pengobatan rumahan dapat menjadi cara alami memperbaiki wajah tidak simetris yang pertama. Salah satunya adalah menggunakan riasan wajah (makeup).

Teknik makeup, seperti contouring dan highlighting, dapat membantu Anda mengurangi asimetri pada fitur yang tidak rata.

2. Menata Rambut Sesuai Bentuk Wajah

Selain menggunakan riasan wajah, Anda juga dapat menata rambut sesuai dengan bentuk wajah Anda. Ya, penataan rambut (hair styling) yang sesuai dengan bentuk wajah juga dapat membantu memberikan tampilan simetris.

Baca juga: Rekomendasi Gaya Rambut Pria Pendek Samping Buat Tampilan Lebih Keren

3. Melakukan Filler

Seperti namanya, prosedur pengisi (filler) berguna untuk mengisi bagian wajah yang tidak simetris, yang disebabkan tidak seimbangnya jaringan atau kelemahan otot. Caranya adalah dengan menginjeksi suatu cairan filler ke area wajah yang diinginkan. Namun perlu diketahui bahwa prosedur filler tidak memiliki efek yang bertahan lama dan akan memudar dari waktu ke waktu.

4. Botox

Cara alami memperbaiki wajah tidak simetris yang terakhir adalah botox. Hampir serupa dengan filler, hanya saja botox lebih diperuntukkan untuk menghilangkan kerutan. Namun prosedur botox juga sering dilakukan untuk memperbaiki wajah tidak simetris. Misalnya ada pasien yang ingin menaikkan salah satu alis yang turun. Prosedur ini dilakukan dengan menginjeksi suatu cairan bakteri bernama Clostridium botulinum pada area yang tidak simetris. Efek yang dihasilkan botox umumnya tidak permanen, tetapi akan mulai memudar setelah 3-4 bulan.

5. Pijat Wajah

Penuaan wajah terjadi karena berkurangnya elastisitas pada kulit dan pergeseran bertahap pada bantalan lemak di antara otot dan kulit. Dengan melakukan pijatan wajah secara rutin, beberapa manfaat utamanya adalah:

  • Mempertahankan posisi yang tepat pada bantalan lemak.
  • Membangun kekuatan otot wajah.
  • Menjaga simetris wajah dan mencegah penuaan dini.

6. Mengencangkan Pipi

Wajah yang tidak simetris dapat menyebabkan perbedaan ukuran pipi antara satu sisi dan sisi lainnya, yang mudah terlihat. Untuk mengembalikan simetri wajah, Moms dapat melakukan latihan pengencangan pipi.

Caranya cukup sederhana, tekan bagian atas pipi dengan tiga jari dari masing-masing tangan. Gunakan jari untuk mendorong otot ke arah rahang sambil tersenyum. Usahakan untuk menahan tekanan dari jari dengan menggunakan senyuman untuk memanipulasi jaringan pipi. Pastikan kepala tetap dalam posisi yang tidak bergerak selama latihan. Memperbaiki kesejajaran pipi dapat membantu menciptakan senyuman yang lebih simetris.

Baca juga: Ketahui 5 Pantangan Setelah Botox!

Apakah Senam Wajah Dapat Memperbaiki Wajah Asimetris?

Ada banyak klaim di sosial media bahwa dengan melakukan peregangan wajah, yoga wajah atau senam wajah tertentu dapat membantu wajah menjadi lebih simetris. Namun, harus dicatat bahwa belum ada penelitian klinis yang membuktikan hal terebut.

Penyebab Wajah Tidak Simetris

Meskipun cara-cara di atas bisa dilakukan, Anda sangat tidak disarankan untuk melakukannya secara mandiri. Coba untuk menghubungi dokter terlebih dahulu dan melakukan konsultasi, agar Anda bisa mengetahui mengapa wajah bisa tidak simetris. Dengan diskusi, tentu Anda akan mendapat solusi yang terbaik dari dokter.

Selain itu, ada beberapa penyebab wajah seseorang tidak simetris yang perlu Anda ketahui, yaitu:

1. Faktor Genetik

Penyebab pertama seperti yang sudah disinggung di bagian awal yaitu faktor keturunan atau genetika. Ini menunjukkan bahwa fiturwajah anggota keluarga yang lain juga memiliki karakteristik yang sama. Jika Anda memiliki wajah asimetris karena genetika, jangan panik atau khawatir. Biasanya tidak akan ada masalah kesehatan pada bagian tubuh lain.

2. Penuaan

Seiring bertambahnya usia, akan ada beberapa jaringan dari wajah yang mengendur atau mengalami penuaan. Selain itu tulang rawan tidak akan berhenti bertumbuh layaknya tulang lain saat pubertas. Pertumbuhan tulang rawan bisa menjadi penyebab perubahan pada wajah Anda.

Baca juga: 8 Jenis Treatment Wajah di Klinik Kecantikan yang Populer

3. Pola Gaya Hidup

Jika pada suatu hari Anda mendapati bentuk wajah yang tidak simetris, kemungkinan besar bukan karena Anda tidak menyadari sejak muda, tetapi karena pola hidup yang dilakukan. Misalnya karena merokok. Merokok tidak hanya akan merusak organ yang ada di dalam tubuh, tetapi juga wajah. Racun dari rokok akan berpengaruh pada perubahan wajah akibat masalah yang terjadi pada pembuluh darah.

Terlalu lama terpapar sinar matahari bisa jadi alasan lain wajah tidak simetris. Sinar ultraviolet (UV) yang terdapat dalam sinar matahari bisa mengubah bentuk wajah. Posisi tidur yang tidak tepat atau kebiasaan menyandarkan wajah dengan tangan juga bisa mengubah bentuk wajah Anda menjadi tidak simetris.

4. Trauma

Cedera pada bagian wajah saat kecil atau dewasa bisa menyebabkan wajah tidak simetris. Trauma dengan kejadian luka dalam atau tabrakan kendaraan memiliki kontribusi terhadap kerusakan pada wajah.

Baca juga: 2 Cara Mengecilkan Rahang Muka yang Lebar Secara Alami

5. Stroke

Stroke adalah suatu kejadian di dalam tubuh, di mana darah yang mengalir ke otak berkurang. Jika hal ini terjadi dengan ciri seperti kesulitan berbicara, sakit kepala tiba-tiba atau tidak merasakan sesuatu pada salah satu bagian wajah, Anda perlu langsung membawa diri ke dokter untuk mendapatkan perawatan langsung. Tidak hanya untuk menghindari bentuk wajah yang tidak simetris, tetapi juga untuk keselamatan jiwa Anda.

6. Perawatan Gigi

Menggunakan veneer gigi atau melakukan pencabutan gigi, bisa membuat wajah tidak simetris. Oleh karena itu Anda perlu mengkonsultasikan kepada dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan melakukan beberapa perawatan gigi. Gunakan jasa dokter yang sudah terjamin dan bisa dipercaya agar perawatan gigi yang dilakukan tidak mengganggu struktur wajah.

7. Paparan Sinar Matahari

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan kulit, termasuk penurunan elastisitas. Pada beberapa orang, kerusakan kulit ini dapat menimbulkan adanya kerusakan akibat sinar matahari yang mana membuat wajah menjadi tidak simetris.

8. Kondisi Medis Bell’s Palsy

Bell’s Palsy adalah kondisi medis yang dapat menyebabkan kelumpuhan atau melemahnya otot pada satu sisi wajah. Penyebabnya belum sepenuhnya dipahami, tetapi diyakini terkait dengan infeksi virus, terutama virus herpes simpleks. Gejala meliputi penurunan kemampuan untuk menggerakkan otot wajah, kehilangan sensasi pada salah satu sisi wajah, dan ketidakmampuan untuk menutup mata sepenuhnya.

9. Tortikolis

Tortikolis adalah keadaan di mana kepala terlihat miring karena otot leher mengalami ketidaknormalan. Kondisi ini terkadang juga dapat terjadi pada bayi yang baru lahir akibat kondisi di dalam rahim, menyebabkan sisi wajah terlihat tidak simetris. Beberapa kasus tortikolis bersifat sementara, dan tanda-tandanya dapat menghilang seiring berjalannya waktu.

10. Posisi Tidur

Menurut sebagian orang, tidur dengan posisi tengkurap atau wajah menghadap bantal dapat menyebabkan ketidaksimetrisan pada wajah. Selain itu, tidur dengan cara menyilangkan kaki ke arah yang sama dalam jangka waktu lama dan mempertahankan postur tubuh yang buruk juga dapat berperan dalam menciptakan ketidaksimetrisan wajah. Temuan ini didukung oleh penelitian yang dilakukan pada tahun 2014. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa posisi tidur Anda benar agar tidak berdampak pada simetri wajah.

Baca juga: 13 Cara Perawatan Wajah Secara Alami Di Rumah

Semoga cara alami memperbaiki wajah tidak simetris di atas bisa menambah wawasan dan membuat Anda mempertimbangkan lebih lagi sebelum akhirnya memilih salah satu prosedur yang ada. Namun apabila Anda tertarik melakukan perawatan wajah untuk menjadikannya simetris, Jakarta Aesthetic Clinic bisa membantu melakukannya.

Dengan dokter berpengalaman dan ahli di bidangnya, Anda tidak perlu khawatir melakukan Soft Tissue Filler. Sudah ada banyak testimoni memuaskan dari para pasien yang melakukannya. Tidak hanya itu, Jakarta Aesthetic Clinic juga dapat membantu mengencangkan kulit wajah Anda dengan memanfaatkan Skin Tightening Program. Perawatan kulit satu ini aman dilakukan, bahkan untuk area-area kulit yang sulit dirawat seperti mata, double chin, dan wajah bagian bawah.

Kunjungi website kami untuk mendapatkan informasi lain terkait perawatan wajah dan estetika dengan klik di sini.

mengatasi wajah tidak simetris

Sumber:

  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/asymmetrical-face
  • https://www.healthline.com/health/asymmetrical-face#test
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/320510#what-are-dermal-fillers
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

8 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil

8 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil

Februari 22, 2024
Ketahui 6 Makanan Penyebab Inflamasi atau Peradangan Kulit Wajah

Ketahui 6 Makanan Penyebab Inflamasi atau Peradangan Kulit Wajah

Februari 22, 2024
7 Cara Menghilangkan Selulit pada Paha

7 Cara Menghilangkan Selulit pada Paha

Februari 22, 2024

Comments are closed.