11 Cara Mengecilkan Pori-Pori di Hidung

Apabila Anda salah satu orang yang memiliki pori-pori kulit yang besar khususnya pada bagian hidung, sudahkah Anda mengetahui bahwa ada cara mengecilkan pori-pori di hidung?

Umumnya orang selalu ingin tampil menawan dengan wajah yang tampak putih dan tampak halus tanpa permasalahan apa pun. Dan barangkali masalah yang paling sering dialami oleh banyak orang biasanya berkaitan dengan kehadiran pori-pori di wajah yang tampak besar.

Bagi Anda yang belum menyadari bagaimana bentuk pori-pori, Anda dapat melihat pada bagian kulit wajah Anda yang seperti lubang dan berjumlah banyak. Hadirnya pori-pori kulit wajah tentu bukan sebagai sumber masalah sebab pori-pori tersebut menjadi bagian penting yang memiliki berbagai fungsi.

Dalam artikel kali ini, Anda akan mengenal lebih dalam apa itu pori-pori hidung, permasalahannya, dan cara mengecilkan pori-pori di hidung yang terlalu tampak. Jadi langsung saja, mari kita simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Pori-Pori di Hidung?

Apa Itu Pori Pori di Hidung

Pori-pori hidung adalah bagian kulit wajah yang berbentuk lubang kecil yang menjadi tempat bukaan folikel rambut di area hidung. Pada pori-pori, folikel yang menjadi kantung kelenjar pada dasar rambut terikat langsung dengan kelenjar minyak. Sehingga pori-pori di hidung menjadi tempat keluarnya minyak alami wajah atau yang kerap disebut dengan sebum yang berfungsi untuk melembapkan wajah.

Pada tampilan yang normal, pori-pori tidak akan mudah terlihat sebab ukurannya yang relatif kecil. Jika memang membesar, berarti kemungkinan ada masalah yang berkaitan dengan kemunculan komedo di atasnya. Bisa jadi Anda secara tidak sadar kerap memencet komedo dan membiarkannya tanpa treatment yang sesuai. Hal ini akan memicu melebarnya pori-pori. 

Komedo sendiri menjadi masalah terbesar dari pori-pori, terutama pada area hidung. Umumnya, komedo muncul akibat produksi minyak berlebih pada wajah lalu menyumbat saluran minyak.

Baca juga: 7 Kebiasaan Buruk Penyebab Timbulnya Komedo

Penyebab Pori-pori Besar di Hidung

Pori-pori di hidung bisa terlihat besar disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktor utamanya adalah produksi minyak yang berlebihan oleh kelenjar minyak di kulit hidung. Minyak ini dapat menumpuk dan menyebabkan pori-pori tersumbat. Saat tersumbat, maka dapat terlihat lebih besar karena kulit di sekitarnya membengkak.

Selain itu, pori-pori hidung juga dapat terlihat besar karena faktor genetik, sel kulit mati, paparan sinar matahari yang berlebihan, polusi udara, kelembapan yang rendah, dan gaya hidup yang kurang sehat seperti kebiasaan merokok atau mengonsumsi makanan yang tidak sehat.

Meskipun tidak berbahaya, kehadirannya dapat mengganggu penampilan wajah dan menyebabkan masalah seperti jerawat dan komedo. Untuk mengatasi penyebab pori-pori besar di hidung, Anda dapat menjaga kebersihan dan kesehatan kulit dengan mengurangi paparan sinar matahari melalui penggunaan tabir surya, dan sebisa mungkin menjauhi dari asap rokok.

Selain itu, penggunaan produk perawatan kulit yang tepat, seperti pembersih wajah, toner, masker dan pelembap juga dapat membantu mengurangi ukuran pori-pori dan menjaga kulit tetap sehat.

Bagaimana Cara Mengecilkan Pori Pori di Hidung Secara Alami?

Bagaimana Cara Mengecilkan Pori Pori di Hidung Secara Alami

Saat bercermin atau menggunakan make up, Anda pasti berharap hasil yang flawless dan sempurna. Namun jika pori-pori yang justru terlihat jelas, sudah pasti sangat mengganggu dan mengesalkan bukan? Berikut beberapa cara mengecilkan ukuran pori-pori di hidung yang bisa Anda coba:

1. Bersihkan Wajah Secara Rutin

Kondisi kulit wajah tidak selalu bersih meskipun Anda hanya di rumah saja. Produksi minyak di wajah tetap berjalan dan mungkin saja dalam jumlah yang lebih banyak. Maka dari itu, mencuci dan membersihkan wajah secara rutin 2 kali sehari penting untuk diterapkan. 

Selain produksi minyak yang berlebih, sel kulit mati yang menumpuk juga akan menyumbat pori-pori sehingga menyebabkan munculnya komedo dan memicu timbulnya jerawat pada wajah Anda akibat kondisi pori-pori yang kotor. Jadi pastikan untuk selalu membersihkan kotoran wajah dua kali sehari di pagi dan malam hari sesuai dengan jenis kulit Anda untuk menjaganya tetap bersih dan terhindar dari pori-pori besar.

Baca juga: Alat Makeup Bisa Kirimkan Bakteri ke Pori-Pori Wajah

2. Rutin Menggunakan Sunscreen

Sudah sering dengar tentang pentingnya sunscreen? Hal ini bukan sekadar iklan atau kalimat tak berdasar saja. Faktanya kulit memang membutuhkan sunscreen atau tabir surya agar terlindungi dari paparan sinar matahari yang mana mengandung sinar UV. Jika Anda terpapar sinar UV dalam waktu yang lama, hal tersebut akan merusak kulit dan memengaruhi kinerja sel di dalamnya. 

Terlebih pada sel yang menghasilkan kolagen dan elastin untuk mengencangkan wajah. Apabila produksinya berkurang, wajah akan kendur dan pori-pori akan semakin tampak lebih besar. Sebab itu, Anda wajib menggunakan sunscreen dengan minimal SPF 30 pada pagi, siang, dan sore hari. Bila melakukan kegiatan di luar rumah dalam waktu lama, gunakan ulang atau reapply sunscreen setiap 3 hingga 4 jam sekali.  

3. Hindari Penggunaan Produk Beralkohol

Saat ini banyak ditemukan produk skincare terutama pembersih wajah yang mengandung alkohol di dalamnya. Mungkin pada beberapa permasalahan kulit lain alkohol membantu mengatasinya, tetapi tidak dengan pori-pori besar. Alkohol justru akan membuatnya semakin besar dan menimbulkan risiko iritasi.

Baca juga: 6 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil

4. Menjaga Kelembapan Wajah dengan Moisturizer

Moisturizer adalah produk skincare yang harus dimiliki setiap orang karena perannya yang besar untuk menjaga kulit wajah. Menghidrasi kulit wajah dengan air putih saja belum cukup, Anda tetap membutuhkan pelembap atau moisturizer sebagai langkah menjaga kelembapan kulit wajah dari luar. 

Pilih produk pelembap yang tidak mengandung komponen penyebab produksi minyak berlebih agar mencegah pembesaran pori-pori dan membantu mengecilkan pori-pori. Urutan pemakaiannya, moisturizer digunakan pada akhir rangkaian skincare jika di malam hari, namun digunakan sebelum sunscreen pada pagi hari. 

5. Rutin Melakukan Eksfoliasi Wajah

Melakukan proses pembersihan sel kulit mati dengan exfoliating nyatanya mampu membuat pori-pori Anda menjadi lebih samar. Selain itu, kotoran di wajah dan bakteri juga akan hilang sehingga membuat banyak permasalahan wajah seperti jerawat, clogged pores, hingga komedo dapat diatasi. 

Setelah exfoliating wajah akan terasa lebih halus, cerah, dan lebih kencang. Usahakan untuk memilih produk eksfoliasi dengan bahan aktif yang tidak terlalu keras untuk wajah. Misalnya, glycolic acid, AHA dan salicylic acid.

Pastikan Anda menggunakan produk eksfoliasi yang memang sesuai dengan tipe kulit dan memilih produk atau scrub yang lembut agar tidak merusak wajah Anda.

6. Kompres Pori-Pori dengan Air Dingin

Perawatan mudah dan murah yang bisa rutin Anda lakukan di rumah adalah cuci muka menggunakan air dingin. Pada dasarnya, suhu dingin pada air terutama yang sudah berbentuk es akan membuat pori-pori menjadi lebih rileks sehingga pori-pori akan mengecil sebab tidak ada reaksi peradangan atau membengkak akibat suhu panas. 

Namun, hindari menempelkan es batu secara langsung. Sebaiknya gunakan kain bersih dan lembut untuk membalut es batu yang digunakan untuk mengompres pori-pori. Hal ini dilakukan agar terhindar dari kondisi ice burn

7. Rutin Menggunakan Clay Mask

Rutin Menggunakan Clay Mask

Dibanding jenis masker lainnya, peradangan dan pori-pori besar dapat diatasi dengan clay mask (masker tanah liat). Cara kerjanya, clay mask akan meminimalisir pori-pori dengan mengurangi produksi sebum yang berlebih pada pori-pori sekaligus menghilangkan semua minyak dan kotoran di dalamnya ketika masker dibilas. Untuk hasil yang maksimal, rutin gunakan clay mask selama 1 hingga 2 kali setiap minggunya sesuai dengan tipe kulit wajah Anda.

Hal yang tak kalah penting dengan seluruh treatment di atas adalah membersihkan sisa make-up sebelum tidur. Pada jam berapapun Anda sampai di rumah, menerapkan double cleansing adalah rutinitas yang tidak boleh dilewatkan. Membiarkan kondisi wajah kotor sepanjang malam akan menyumbat pori-pori akibat produk yang digunakan, kulit berminyak, dan tentunya bakteri.

8. Memakai Retinol

Retinol adalah bentuk vitamin A yang ditemukan dalam makanan, suplemen, dan produk perawatan kulit. Retinol adalah bahan yang populer dalam produk perawatan kulit karena memiliki sifat anti-aging yang efektif.

Ini dapat membantu merangsang produksi kolagen, meningkatkan tekstur kulit, memperbaiki dan mencegah tampilan garis halus dan kerutan, dan mengurangi hiperpigmentasi dan noda hitam dan membuat kulit lebih bersih dan kencang.

Jika Anda baru pertama kali menggunakan produk retinol atau memiliki kulit sensitif, disarankan untuk memilih retinol dengan tingkat konsentrasi yang rendah, yakni 0,1% terlebih dahulu dan digunakan sebanyak 1-2 kali dalam seminggu.

9. Menggunakan Tea Tree Oil

Tea Tree Oil atau Minyak pohon teh dapat berkhasiat membuka pori-pori kulit dan mengeringkan komedo. Molekul yang disebut terpen dalam Tea Tree Oil bersifat antimikroba. Pemakaiaanya pun tidak rumit untuk dipakai di wajah, Anda dapat mengambil 2-3 sendok makan minyak pohon teh, satu sendok makan fuller’s earth dan sedikit air. Biarkan selama 15 menit dan bilas dengan air hangat.

10. Menghapus Makeup

Langkah berikutnya dalam mengatasi pori-pori di hidung adalah dengan memastikan bahwa Anda sudah membersihkan riasan sebelum tidur. Tidur dengan makeup dapat mengakibatkan penyumbatan pori-pori, yang pada gilirannya dapat menyebabkan komedo dan jerawat muncul di hidung.

11. Menggunakan Pelembap

Mengurangi pori-pori di hidung dapat dilakukan dengan menggunakan pelembap. Pemilihan pelembap yang tidak mengandung minyak dapat membantu mengurangi penampilan pori-pori serta mencegah penyumbatan. Fungsi pelembap meliputi hidrasi dan pelembutan kulit.

Baca juga: 6 Treatment untuk Mengecilkan Pori Pori yang Wajib Anda Ketahui

Meski tidak semua treatment alami dapat membantu menghilangkan pori-pori secara sempurna, setidaknya Anda bisa menyamarkan dan memperkecil ukurannya. Sehingga, tidak ada lagi yang mengganggu hasil make up atau penampilan wajah Anda. Namun bila masih merasa terganggu oleh pori-pori di hidung, Anda bisa mengunjungi dokter. 

Sebenarnya, cara mengecilkan pori-pori paling efektif dan tepat memanglah dengan prosedur perawatan dokter menggunakan alat khusus. Tak perlu bimbang menentukan pilihan klinik kecantikan yang tepat, JAC bersama dengan dokter dan seluruh tim ahli bersertifikasi siap membantu mengatasi seluruh permasalahan wajah Anda. 

Melalui Baby Gloss Treatment dari JAC, pori-pori pada wajah akan mengecil dan permasalahan lain seperti flek hitam, bekas jerawat, minyak berlebih, dan peradangan akan teratasi dengan sempurna tanpa prosedur injeksi atau bedah. 

Kandungan dalam treatment tersebut juga telah diizinkan penggunaanya oleh FDA dan BPOM RI sehingga aman dan tanpa efek samping obat-obatan. Anda juga tidak perlu ragu untuk melakukan treatment wajah di JAC karena telah terbukti kualitasnya dengan penerimaan lima penghargaan Internasional sekaligus dari 7th Golden Record Award by Merz Aesthetics. 

Jadwalkan kedatangan segera dan konsultasikan permasalahan kulit Anda dengan dokter kami. Dapatkan kulit halus, cerah, kencang, dan sehat impian Anda bersama JAC sekarang juga.

Sumber rujukan:

  • https://www.healthline.com/health/how-to-close-pores#takeaway

  • https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-secrets/face/treat-large-pores

  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22773-clogged-pores

  • https://www.stylecraze.com/articles/effective-home-remedies-for-skin-pores/

  • https://www.alodokter.com/komunitas/topic/wajah-36

  • https://www.anessa.id/for-you/penyebab-pori-pori-membesar

    dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

    dr. Olivia Ong

    Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

    Terkait

    4 Cara Menghilangkan Keloid di Wajah dan Kenali Faktor Penyebabnya

    4 Cara Menghilangkan Keloid di Wajah dan Kenali Faktor Penyebabnya

    Mei 17, 2024
    6 Cara Mengatasi Rambut Berminyak dan Ketahui Faktor Penyebabnya

    6 Cara Mengatasi Rambut Berminyak dan Ketahui Faktor Penyebabnya

    Mei 16, 2024
    5 Perbedaan Fine Lines dan Wrinkles yang Jarang Diketahui

    5 Perbedaan Fine Lines dan Wrinkles yang Jarang Diketahui

    Mei 15, 2024

    Comments are closed.