Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Punggung Secara Alami

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat di Punggung

Bagaiamana cara menghilangkan bekas jerawat di punggung? Jerawat di punggung adalah masalah kulit yang sering dialami banyak orang, dari anak-anak hingga dewasa. Penyebab timbulnya jerawat di punggung sangatlah beragam, dimulai dari kondisi kulit yang kurang bersih, adanya bakteri penyebab jerawat, pori-pori kulit tersumbat sel kulit mati, minyak berlebih pada kulit, hormon yang kurang seimbang, dan masih banyak lagi.

Biasanya, Anda dapat menghilangkan jerawat punggung dengan meningkatkan kebersihan kulit, memakai obat jerawat, membunuh bakteri penyebab jerawat, dan lain-lain. Sayangnya, setelah kempes jerawat-jerawat tersebut biasanya akan hilang dengan meninggalkan bekas luka yang terlihat gelap.

Bekas jerawat di punggung mungkin memang tidak terlalu mengganggu penampilan jika dibandingkan dengan bekas jerawat di wajah. Namun tetap saja, untuk penampilan yang indah, Anda perlu menghilangkan bekas jerawat di punggung. Saat menggunakan baju pesta misalnya, punggung yang penuh bekas jerawat tentu membuat Anda kurang percaya diri. Keberadaannya juga cukup membuat Anda pusing meski tertutup. Lantas, apa saja cara untuk mengatasi jerawat di punggung yang bisa Anda lakukan?

Jenis-Jenis Bekas Jerawat Punggung

Sebelum melangkah ke cara menghilangkan jerawat di punggung, Anda perlu ketahui jenis – jenis bekas jerawat di area punggung.

Ada 3 jenis bekas jerawat (acne scars) yaitu hipertrofik yang ditandai salah satu dengan adanya lapisan jaringan parut ekstra di atas kulit Anda. Ini adalah jenis yang paling umum yang disebabkan oleh jerawat punggung

Berikutnya keloid yaitu bekas jerawat yang disebabkan oleh pertumbuhan jaringan parut yang mengkilap dan halus. Jenis ketiga adalah Atrofi yakni jerawat punggung yang dapat menghasilkan bekas luka yang terlihat cekung atau menyerupai tusukan.

Baca juga: Jenis Jerawat: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyebab Bekas Jerawat Punggung

Saat jerawat hilang, tubuh mencoba memperbaiki dan akhirnya menimbulkan bekas jerawat. Seberapa banyak bekasnya ditentukan oleh bagaimana tubuh Anda merespons jerawat tersebut. Bekas jerawat lainnya disebabkan oleh hilangnya jaringan, yang menciptakan lubang atau lekukan pada kulit. Berikut adalah penyebab bekas jerawat di punggung:

1. Produksi Minyak Berlebih

Salah satu penyebab utama munculnya jerawat di punggung adalah produksi minyak berlebih oleh kelenjar sebaceous. Minyak yang berlebihan ini membuat pori-pori yang tersumbat, menyebabkan jerawat dan akhirnya meninggalkan bekas. Faktor hormonal, seperti fluktuasi yang terjadi selama siklus menstruasi atau pubertas, juga dapat meningkatkan produksi minyak.

2. Keringat Berlebih

Keringat yang dihasilkan oleh aktivitas fisik atau cuaca panas dapat menumpuk di permukaan kulit dan bercampur dengan minyak dan kotoran, sehingga menciptakan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan bakteri. Hal ini berpotensi menyebabkan jerawat, terutama jika tidak dibersihkan dengan baik setelah berolahraga atau berkeringat.

3. Penggunaan Pakaian Ketat

Pakaian yang ketat atau berbahan sintetis dapat menyebabkan gesekan dan iritasi pada kulit punggung, yang bisa memperburuk masalah jerawat. Ketika kulit tertekan dan tidak dapat bernapas, pori-pori dapat tersumbat kemudian memicu pembentukan jerawat punggung.

4. Kebersihan Kulit yang Kurang

Kurangnya perawatan eksfoliasi dan kebersihan kulit punggung dapat berkontribusi pada munculnya jerawat. Membersihkan punggung dengan sabun yang tepat dan eksfoliasi secara teratur sangat penting untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan kotoran yang dapat menyumbat pori-pori.

5. Pengaruh Diet dan Gaya Hidup

Diet yang tinggi gula, lemak jenuh, dan produk susu dapat mempengaruhi kesehatan kulit. Makanan ini dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh dan memicu jerawat. Selain itu, stres dan kurang tidur juga dapat berkontribusi terhadap masalah kulit, termasuk jerawat di punggung, yang sering kali menghasilkan bekas yang sulit dihilangkan.

9 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Punggung

Bahkan setelah berhasil mengatasi jerawat punggung, masalah Anda belum benar-benar tuntas. Selama proses perbaikan, tubuh Anda memproduksi kolagen, yakni sebuah zat yang memberikan dukungan pada kulit. Jika tubuh memproduksi kolagen terlalu sedikit atau malah terlalu banyak, maka Anda akan melihat bekas jerawat. Tapi, jangan khawatir. Berikut ini adalah 5 cara menghilangkan bekas jerawat di punggung yang bisa Anda ikuti.

1. Oleskan Jus lemon

beberapa potong lemon untuk menghilangkan bekas jerawat di punggung

Jus lemon mengandung banyak vitamin C dan antioksidan, sehingga sangat ampuh dalam perawatan untuk mencerahkan kulit dan mengurangi hiperpigmentasi atau flek hitam. Oleh karena itu, Anda bisa mencoba menggunakan jus lemon untuk membantu menghilangkan bekas jerawat punggung.

Caranya mudah, pertama peras 1 buah lemon dan ambil jusnya. Lalu, bersihkan dulu punggung Anda dengan air hangat. Kemudian, gunakan kapas untuk mengoleskan jus lemon pada bekas luka atau jerawat di punggung Anda. Biarkan jus lemon di kulit Anda selama 10 menit sebelum dibilas. Lakukan 2-3 kali seminggu untuk hasil maksimal.

Perlu diperhatikan, jus lemon dapat membuat kulit Anda sensitif terhadap sinar matahari, jadi gunakan juga produk tabir surya atau tutup punggung Anda dengan kemeja jika Anda berencana untuk keluar di bawah sinar matahari setelah perawatan ini.

Baca Juga: Tips dan Cara Mengempeskan Jerawat dengan Cepat Tanpa Efek Samping

2. Gosok Menggunakan Tomat

beberapa potong tomat

Mirip dengan jus lemon, tomat pun mengandung vitamin dan antioksidan yang dapat membantu menghilangkan flek hitam pada kulit, termasuk bekas jerawat punggung. Bedanya, tomat bersifat lebih lembut dan tidak seasam jus lemon. Sehingga, tomat bisa menjadi pilihanyang tepat untuk Anda yang memiliki kulit lebih sensitif.

Cara pengaplikasiannya pun tidak sulit. Cukup potong tomat menjadi dua dan gosok setengah dari tomat pada bekas jerawat punggung Anda. Biarkan ampas tomat menempel di kulit Anda selama 15 menit, lalu bilas punggung Anda dengan air hangat. Untuk hasil yang maksimal, disarankan untuk melakukan perawatan ini sebanyak 2-3 kali seminggu.

3. Oleskan Krim Kunyit

bubuk kunyit untuk dijadikan krim penghilang bekas jerawat di punggung

Kunyit adalah salah satu rempah tradisional yang paling bermanfaat untuk menghilangkan bekas jerawat punggung. Sebab, kunyit mengandung antioksidan serta bersifat anti-radang, sehingga efektif dalam mencerahkan flek hitam dan membuat kulit menjadi mulus kembali. Tidak hanya demikian, kunyit juga memiliki sifat anti-mikrobial. Sehingga, kunyit bisa membunuh bakteri penyebab jerawat di punggung dan mencegah jerawat punggung muncul kembali.

Untuk cara menghilangkan bekas jerawat punggung ini, belilah bubuk kunyit. Lalu, campurkan 1 sendok makan bubuk kunyit dengan krim pelembap atau moisturizer yang biasa Anda gunakan. Kemudian, oleskan krim kunyit tersebut pada bekas luka jerawat di punggung Anda. Diamkan selama 15-20 menit sebelum membilasnya dengan air hangat. Untuk hasil maksimal, Anda bisa melakukan perawatan ini sebanyak 4 kali per minggu.

4. Gunakan Aloe Vera

lidah buaya

Aloe vera atau lidah buaya menjadi tanaman yang multifungsi, terutama untuk kesehatan dan kecantikan. Selain dimanfaatan untuk menjaga kilau alami rambut, aloe vera juga bisa digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat di punggung. Kandungan antioksidan polyphenol di dalam aloe vera menghasilkan sifat anti-bakteri. Jadi, hanya dengan mengoleskannya, noda hitam bekas jerawat punggung pun akan memudar.

Cara mengatasi jerawat di punggung dan bekasnya adalah dengan aloe vera cukup mudah. Anda cukup mengupas lidah buaya hingga terlihat gel putihnya. Selama satu minggu, Anda bisa mengaplikasikan gel tersebut langsung pada area yang berjerawat dua kali sehari. Anda juga bisa mencampur 1 sendok makan gel lidah buaya, ½ sendok teh madu mentah agar lebih maksimal manfaat yang didapatkan, tambahkan juga sedikit bubuk kunyit untuk kemudian diaplikasikan pada punggung yang berjerawat. Diamkan sekitar 15 – 20 menit, kemudian bilas dengan air.

5. Gunakan Asam Salisilat

Asam salisilat adalah kandungan yang sering digunakan dalam obat jerawat. Selain baik untuk menghilangkan jerawat punggung, ternyata salicylic acid juga bisa digunakan untuk memudarkan bekas jerawat punggung. Asam salisilat merupakan BHA yang berguna untuk mengangkat sel kulit mati, membersihkan pori-pori, dan mencerahkan kulit. Jadi, asam salisilat mampu membantu menghilangkan jerawat dan bekas jerawat punggung sekaligus mencegah jerawat punggung tumbuh kembali.

Biasanya, Anda bisa mendapatkan obat untuk mengatasi jerawat dengan kandungan asam salisilat di apotek. Biasanya, obat jerawat dengan kandungan salicylic acid 2% cocok untuk kebanyakan orang. Tapi, bila kulit Anda sensitif atau Anda masih ragu, silahkan berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

6. Membersihkan Diri Setelah Berolahraga

Penting untuk segera mandi setelah berolahraga untuk menghindari keringat dan kotoran yang menempel pada kulit. Menyisakan keringat di kulit dapat meningkatkan risiko munculnya jerawat di area punggung. Oleh karena itu, disarankan untuk selalu menjaga kebersihan tubuh Anda terutama pada punggung.

7. Mengenakan Pakaian yang Longgar

Olahraga dengan pakaian yang ketat dapat menahan kotoran dan keringat, meningkatkan risiko penumpukan di dalam pori-pori dan memicu pertumbuhan jerawat. Oleh karena itu, disarankan untuk memilih pakaian yang longgar saat berolahraga agar pori kulit dapat bernapas dengan baik, mengurangi risiko iritasi, dan mencegah terjadinya jerawat.

8. Menggunakan Tabir Surya yang Sesuai

Untuk mengatasi jerawat pada punggung, penting untuk memilih tabir surya yang tepat. Ini menjadi langkah yang krusial terutama saat berada di pantai atau berenang dengan pakaian terbuka. Paparan sinar matahari dapat meningkatkan produksi minyak dan menyebabkan penumpukan di permukaan kulit, berpotensi munculnya jerawat di punggung. Oleh karena itu, disarankan untuk secara rutin menggunakan tabir surya sebagai upaya menghilangkan jerawat pada tubuh, khususnya di punggung.

9. Menghindari Jenis Obat Tertentu

Mengatasi jerawat pada tubuh atau punggung juga dapat dilakukan dengan menghindari penggunaan obat-obatan tertentu. Contohnya adalah obat androgen (hormon pria) dan lithium, yang dapat meningkatkan risiko jerawat. Jika menggunakan obat-obatan tersebut, konsultasikan dengan dokter mengenai opsi obat lain yang mungkin lebih aman.

Penyebab Jerawat Punggung

Jerawat punggung muncul karena pori-pori tersumbat oleh kelebihan minyak, sel kulit mati, dan keringat yang bercampur dengan bakteri. Aktivitas fisik yang intens, seperti olahraga, dapat memperburuk kondisi jerawat jika keringat tidak segera dibersihkan. Selain itu, penggunaan pakaian ketat yang tidak menyerap keringat juga bisa menyebabkan gesekan dan menumpuknya bakteri pada kulit.

Faktor lain seperti stres, perubahan hormon, hingga penggunaan produk perawatan tubuh yang tidak cocok juga turut memicu jerawat di area punggung. Untuk mencegahnya, penting menjaga kebersihan tubuh, mengganti pakaian setelah berkeringat, dan memilih produk perawatan kulit yang non-komedogenik.

Sebelum Bekasnya, Ini Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung

Jerawat punggung (back acne) sering kali muncul karena kebiasaan sehari-hari yang tampaknya sepele, namun memiliki dampak besar pada kesehatan kulit punggung. Untuk mencegahnya, penting memahami kebiasaan buruk yang sebaiknya dihindari. Berikut adalah beberapa kebiasaan yang perlu Anda perhatikan dan ubah untuk menjaga kulit punggung tetap bersih dan bebas dari jerawat:

1. Hindari Menggunakan Pakaian yang Tidak Menyerap Keringat

Pakaian yang tidak menyerap keringat, seperti bahan sintetis, dapat memerangkap kelembapan dan minyak, menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri penyebab jerawat. Pilih pakaian berbahan katun untuk menjaga sirkulasi udara.

2. Mandi Setelah Berkeringat

Keringat yang dibiarkan mengering di kulit setelah olahraga atau aktivitas berat dapat menyumbat pori-pori, memicu munculnya jerawat. Pastikan untuk segera mandi setelah berkeringat.

3. Menggunakan Produk Tubuh yang Sesuai

Produk seperti lotion atau sabun mandi dengan kandungan minyak berlebih dapat memperparah jerawat. Gunakan produk yang non-komedogenik dan diformulasikan khusus oleh dokter untuk kulit berjerawat.

4. Menjaga Kebersihan Seprai dan Handuk

Seprai dan handuk yang jarang dicuci dapat menjadi bahan dan tempat berkumpulnya bakteri dan kotoran. Rutin mencuci perlengkapan tidur dan handuk dengan deterjen hypoallergenic dapat mencegah penyebaran bakteri ke kulit punggung.

5. Mengonsumsi Makanan yang Tepat

Selain kebiasaan di atas, pola makan juga berperan penting dalam mencegah jerawat punggung. Hindari konsumsi makanan yang dapat memicu peradangan dan meningkatkan produksi minyak pada kulit, antara lain:

  • Makanan Berminyak dan Gorengan: Makanan yang tinggi lemak trans dan minyak dapat merangsang produksi sebum berlebih sehingga pori-pori mudah tersumbat.
  • Makanan Tinggi Gula dan Karbohidrat Sederhana: Peningkatan gula darah dari makanan manis dan karbohidrat olahan dapat memicu peradangan, yang berpotensi menyebabkan jerawat.
  • Produk Susu: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi produk susu dapat mempengaruhi hormon yang berkontribusi terhadap timbulnya jerawat.
  • Makanan Cepat Saji dan Olahan: Makanan dengan kandungan bahan pengawet dan lemak trans yang tinggi juga dapat memicu peradangan dan memperparah kondisi jerawat.

Itulah beberapa cara menghilangkan bekas jerawat di punggung yang bisa Anda lakukan. Bila beberapa cara alami di atas belum cukup, Anda bisa mempertimbangkan peeling & skincare dari Jakarta Aesthetic Clinic (JAC). Prosedur di JAC ini menggunakan teknologi lebih canggih dan proses lebih halus, sehingga memberikan Anda perawatan kulit yang terpercaya. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

Banner JAC General Purpose

Sumber rujukan:

  • https://www.sehatq.com/artikel/ini-cara-menghilangkan-jerawat-di-punggung-yang-ampuh/amp
  • https://www.halodoc.com/artikel/begini-cara-menghilangkan-bekas-jerawat-di-punggung
  • https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-back-acne
  • https://www.aad.org/public/diseases/acne/derm-treat/scars/causes
  • https://www.healthline.com/health/back-acne-scars
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

Treatment untuk Mengecilkan Pori Pori

7 Treatment untuk Mengecilkan Pori Pori yang Wajib Anda Ketahui

August 19, 2026
Cara Menghilangkan Kerutan Di Wajah

10 Cara Menghilangkan Kerutan di Wajah dengan Mudah dan Murah

August 18, 2026
muka bolong bolong

Muka Bolong-bolong? Kenali Penyebab Bopeng dan Cara Mencegahnya agar Kulit Tetap Halus

August 18, 2026

Comments are closed.