Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat Saat Travelling Jarak Jauh

Sudahkah Anda tahu cara menjaga kulit tetap sehat saat travelling jauh? Perjalanan jarak jauh dapat membuat kulit terpapar perubahan suhu, udara kabin, polusi, hingga kondisi kelembapan yang tidak stabil. Faktor-faktor tersebut berpotensi membuat kulit terasa lebih kering, kusam, atau bahkan lebih sensitif dari biasanya jika tidak dirawat dengan tepat.

Anda mungkin tidak dapat mengontrol kualitas udara atau tingkat kelembapan selama perjalanan, tetapi bisa mempersiapkan perawatan kulit yang tepat. Artikel ini akan membantu Anda memahami langkah praktis menjaga kesehatan kulit agar tetap nyaman dan terlihat segar selama travelling.

baca juga: Tips Wajah Tampak Cerah Sepanjang Hari

Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat saat Travelling

6 cara menjaga kulit tetap sehat saat travelling jauh

Menjaga kulit tetap sehat saat travelling sebenarnya tidak membutuhkan rutinitas yang rumit. Prinsip utamanya adalah memastikan kulit Anda tetap terlindungi dan terhidrasi. Berikut beberapa langkah praktis yang dapat dilakukan:

1. Gunakan Pelembap Wajah dengan Tekstur Ringan

Kulit cenderung lebih cepat kehilangan kelembapan selama perjalanan jauh, terutama jika Anda berada di ruangan ber-AC atau kabin pesawat. Anda disarankan menggunakan moisturizer dengan tekstur ringan agar mudah diserap kulit dan tidak menimbulkan rasa lengket.

Pelembap membantu menjaga lapisan pelindung kulit agar tetap stabil. Dengan kondisi skin barrier yang terjaga, kulit Anda akan lebih nyaman menghadapi perubahan lingkungan selama travelling.

2. Aplikasikan Sunscreen Secara Rutin

Paparan sinar matahari yang mengandung sinar UV dapat tetap mengenai kulit meskipun Anda berada di dalam kendaraan. Penggunaan sunscreen  dengan SPF minimal 30 membantu melindungi kulit dari risiko kerusakan akibat radiasi matahari.

Anda dapat mengaplikasikan sunscreen 5-10 menit sebelum perjalanan dimulai. Ulangi pemakaian setelah 2-3 jam jika perjalanan berlangsung sangat panjang, terutama jika sering berada di luar ruangan.

3. Jaga Kecukupan Hidrasi Tubuh

Perjalanan jauh sering membuat tubuh kehilangan cairan tanpa disadari karena udara kabin yang cenderung kering. Sebab itu, pastikan Anda minum air putih dalam jumlah yang cukup membantu menjaga kelembapan kulit dari dalam tubuh.

4. Hindari Menyentuh Wajah Terlalu Sering

Tangan merupakan bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan berbagai permukaan selama perjalanan. Kebiasaan menyentuh wajah dapat meningkatkan risiko perpindahan bakteri yang dapat memicu iritasi kulit. Jaga kebersihan tangan dan kurangi kontak langsung dengan wajah untuk mempertahankan kondisi kulit tetap bersih.

5. Gunakan Face Mist untuk Kesegaran Instan

Face mist dapat memberikan efek menyegarkan pada kulit selama perjalanan jauh. Produk ini membantu menjaga kenyamanan kulit ketika Anda mulai merasakan wajah terasa kering. Gunakan face mist secara secukupnya dan pilih produk yang memang diformulasikan untuk kulit wajah agar tidak memicu iritasi.

6. Kurangi Penggunaan Makeup Tebal

Penggunaan makeup yang terlalu tebal selama travelling dapat membuat kulit terasa kurang nyaman karena pori pori menjadi lebih tertutup. Apalagi, biasanya Anda akan menggunakan make up dalam jangka waktu lama selama bepergian.

Kulit tetap membutuhkan ruang untuk melakukan proses regenerasi alami. Jika memungkinkan, gunakan riasan yang lebih ringan agar kulit tetap terasa nyaman selama perjalanan. Namun apabila harus tetap menggunakan make up tebal, pastikan selalu melakukan double cleansing di malam hari. 

baca juga: 10 Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering dan Mengelupas

Mengapa Kulit Jadi Bermasalah Setelah Bepergian?

Mengapa kulit jadi bermasalah setelah bepergian

Perubahan kondisi kulit setelah bepergian bukan sesuatu yang jarang terjadi. Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi kesehatan skin barrier Anda. Berikut penjelasan selengkapnya:

1. Perbedaan Udara

Perbedaan kualitas udara antara satu lokasi dengan lokasi lainnya dapat memengaruhi kondisi kulit Anda. Udara yang lebih kering atau terlalu lembap dapat membuat kulit beradaptasi secara perlahan.

Saat Anda bepergian, terutama menggunakan transportasi dengan sistem pendingin udara, kulit dapat kehilangan kelembapan alami lebih cepat. Akibatnya, kulit terasa lebih kering atau kurang nyaman dibandingkan biasanya.

2. Stres Selama Perjalanan

Perjalanan jauh, baik untuk liburan maupun urusan pekerjaan, tetap dapat memicu stres ringan pada tubuh. Stres dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan berpotensi membuat kulit menjadi lebih sensitif.

Ketika tubuh berada dalam kondisi lelah atau tegang, kulit juga dapat menunjukkan respon yang sama. Anda mungkin melihat kulit tampak lebih kusam atau terasa lebih mudah iritasi setelah perjalanan selesai.

3. Konsumsi Makanan yang Tidak Sehat Berlebihan

Selama perjalanan, pilihan makanan sering terbatas pada makanan praktis yang tinggi gula, garam, atau lemak jenuh. Pola konsumsi seperti ini dapat memengaruhi kondisi kulit karena asupan nutrisi yang tidak seimbang dapat memicu peningkatan produksi minyak pada kulit dan membuat kulit tampak lebih kusam.

Walaupun efeknya tidak selalu muncul secara langsung, kebiasaan makan selama perjalanan tetap perlu diperhatikan agar kondisi kulit Anda tetap terjaga setelah travelling jauh.

4. Jarang Membersihkan Muka dengan Benar

Saat bepergian, Anda mungkin cenderung membersihkan wajah secara cepat karena merasa lelah atau terburu-buru. Misalnya hanya membasuh wajah tanpa membersihkan sisa minyak, kotoran, atau residu skincare sebelumnya. 

Kebiasaan tersebut dapat membuat kotoran menumpuk pada permukaan kulit dan memengaruhi kenyamanan kulit setelah perjalanan jauh. Kondisi kulit dapat terasa kurang bersih dan lebih mudah mengalami ketidakseimbangan pada skin barrier.

5. Malas Skincare

Rutinitas skincare yang berubah selama travelling juga dapat memengaruhi kesehatan kulit Anda. Rasa lelah atau keterbatasan waktu sering membuat seseorang menunda perawatan kulit.

Padahal, menjaga rutinitas skincare dasar seperti penggunaan pelembap dan sunscreen tetap membantu mempertahankan kondisi skin barrier. Konsistensi lebih penting daripada menggunakan banyak produk sekaligus.

baca juga: Cara Membersihkan Wajah dengan Benar menurut Ahli Dermatologi

Kulit Bermasalah Setelah Travelling? Tak Perlu Khawatir Karena Ada JAC!

Perubahan kondisi kulit setelah travelling merupakan hal yang cukup wajar karena kulit Anda perlu beradaptasi dengan lingkungan baru, aktivitas yang berubah, serta paparan udara berbeda. Ingat, cara menjaga kulit tetap sehat saat travelling jauh tidak hanya berkaitan dengan skincare, tetapi juga hidrasi tubuh, istirahat cukup, dan perlindungan kulit. 

Jika kulit Anda menunjukkan perubahan ringan setelah bepergian, hal tersebut biasanya masih dapat dikendalikan dengan perawatan yang tepat. Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) hadir dengan dukungan dokter ahli bersertifikasi internasional untuk membantu Anda. 

Biasanya, pori terasa lebih tersumbat akibat penumpukan kotoran selama perjalanan. Anda bisa coba Peeling Komedo untuk membantu membersihkan pori secara lebih menyeluruh sehingga kulit terasa lebih bersih dan halus kembali. 

Selain itu, kombinasikan juga dengan Skin Booster jika Anda merasa kulit lebih kering atau kehilangan kelembapannya. Sebab treatment ini membantu meningkatkan hidrasi kulit dari dalam sehingga wajah tampak lebih segar dan sehat. 

Sementara itu, Prime Exosome bisa jadi pilihan untuk perawatan lanjutan yang membantu memperbaiki kualitas kulit secara menyeluruh dengan mendukung proses regenerasi kulit agar tampilan wajah kembali cerah dan terawat.

Jadwalkan konsultasi dengan JAC sekarang dan kembalikan kulit sehat, bersinar, serta bebas masalah setelah liburan.

banner prime exosome

Sumber:

https://dallasdermatology.net/8-essential-skin-care-tips-for-radiant-skin-while-traveling-this-spring/

https://dorisdaymd.com/blogs/dr-days-blog/vacation-skin-tips-for-taking-care-of-your-skin-while-traveling

dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

Image Post Jakarta Aesthetic Clinic

Cara Mengecilkan Paha dan Perut agar Bentuk Tubuh Lebih Proporsional

September 11, 2026
keloid bekas sc

Keloid Bekas SC: Penyebab, Pencegahan, dan Cara Mengatasinya

September 11, 2026
pantangan setelah suntik filler

Baru Filler? Ini 5 Pantangan Setelah Suntik Filler yang Perlu Dihindari

September 10, 2026

Comments are closed.