5 Efek Samping Masker Kopi untuk Kulit dan Tips Mengurangi Efek Sampingnya

Pernah mencoba masker kopi untuk perawatan kulit? Meski populer karena manfaatnya, tahukah Anda bahwa masker kopi juga memiliki efek samping yang perlu diwaspadai? Dalam artikel ini, JAC akan mengungkap berbagai efek samping masker kopi yang mungkin tidak Anda sadari.

Dari potensi iritasi hingga reaksi alergi, ketahui informasi penting ini sebelum menambahkan masker kopi ke rutinitas kecantikan Anda. Temukan juga cara aman untuk merawat kulit dengan bijak!

Efek Samping Penggunaan Masker Kopi untuk Wajah

Inilah Efek Samping Masker Kopi untuk Wajah

Masker kopi dapat mengangkat sel kulit mati pada wajah Anda, sehingga tekstur kulit menjadi lebih halus dan bersih. Namun ada beberapa efek samping yang perlu Anda perhatikan jika cara penggunaannya kurang tepat. Misalnya terlalu sering menggunakannya, hingga memicu timbulnya jerawat. Berikut efek samping masker kopi untuk wajah yang mungkin muncul.

1. Reaksi Alergi

Efek Samping Masker Kopi Mengakibatkan Reaksi Alergi

Seluruh produk perawatan kulit sebenarnya berpotensi menimbulkan reaksi alergi, termasuk masker wajah kopi alami. Alergi kulit muncul akibat reaksi sistem kekebalan tubuh. Jadi, kekebalan tubuh melepaskan senyawa histamin untuk melawan kandungan pada kopi. Sayangnya, senyawa histamin ini memicu alergi pada kulit wajah Anda.

Beberapa gejala alergi yang mungkin muncul seperti gatal, kemerahan, kulit kering, dan timbul bentol-bentol. Saat masker kopi diaplikasikan pada kulit wajah Anda, imun tubuh menganggap senyawa pada kopi sebagai sesuatu yang berbahaya. Pada akhirnya muncul gejala alergi kemerahan.

Baca juga: Tes Alergi Dulu Sebelum Lakukan Cryolipolysis, Kenapa?

2. Iritasi Kulit

Efek Samping Masker Kopi Mengakibatkan Iritasi Kulit

Kulit wajah diketahui lebih tipis daripada kulit pada bagian tubuh lainnya. Sehingga, saat Anda mengaplikasikan masker kopi dapat memicu iritasi kulit akibat tekstur butiran kopi yang kasar. Dalam hal ini, wajah mengalami gesekan dengan butiran kopi. Gesekan ini nyatanya bisa mengikis lapisan alami atau skin barrier pada kulit. Wajah yang mengalami iritasi kulit biasanya ditandai dengan sensasi perih, kemerahan, bahkan luka. 

3. Infeksi Kulit

Efek Samping Masker Kopi Mengakibatkan Infeksi Kulit

Efek samping yang ditimbulkan setelah wajah Anda mengalami iritasi kulit ternyata bisa berlanjut hingga infeksi. Ketika kulit wajah Anda bergesekan dengan masker kopi, bakteri dan mikroorganisme lainnya rentan bersarang di dalamnya dan mengakibatkan infeksi. Efek dari infeksi kulit yang Anda alami yaitu kemerahan, ruam, bengkak, nyeri, bernanah, dan gatal-gatal.

Baca juga: Apakah Minyak Zaitun Bisa Menghilangkan Jerawat

4. Bercak Kehitaman

Bercak Kehitaman

Bercak kehitaman yang muncul tidak lepas dari efek luka dan infeksi yang ditimbulkan setelah menggunakan masker kopi secara kurang tepat. Kulit yang mengalami luka dan infeksi ini akan mengalami peradangan. Setelah luka mulai sembuh, kulit pun akan tampak kehitaman.

Bekas luka yang menimbulkan bercak kehitaman ini disebut dengan hiperpigmentasi pasca-inflamasi atau post-inflammatory hyperpigmentation (PIH). 

Peradangan yang terjadi ternyata dapat memicu pembentukan melanin atau pewarna alami yang diproduksi lapisan kulit. Selanjutnya, melanin akan dilepaskan menuju bagian kulit yang terluka dan menimbulkan bekas berupa bercak kehitaman.

5. Menyebabkan Penuaan Dini

Dikarenakan kandungan kafein dapat terjaga dan meningkatkan tingkat energi, akan memberikan efek perubahan signifikan di dalam tubuh. Salah satu dampaknya adalah ketidakseimbangan hormon.

Disamping itu, kafein menyebabkan penyempitan pembuluh darah, menghambat suplai nutrisi ke lapisan dermis. Situasi ini dapat menyebabkan munculnya garis-garis halus dan kerutan. Pengurangan aliran oksigen ke dermis melalui vasokontriksi juga dapat menyebabkan kulit tampak kusam dan lebih pucat.

Baca juga: Mitos Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Bawang Putih yang Perlu Dihindari

Tips Mengurangi Efek Samping Masker Kopi

Cara Perawatan Wajah Tanpa Perlu Masker Kopi

Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi efek samping dari masker kopi apabila tetap ingin menggunakannya. Cek ulasannya berikut ini.

1. Bilas Wajah di Bawah Air Mengalir

Untuk mengurangi risiko iritasi dan infeksi saat menggunakan masker kopi, pilihlah bubuk kopi yang halus dan hindari menggosok wajah terlalu keras. Setelah masker didiamkan beberapa menit, bilas wajah Anda di bawah air mengalir hingga bersih. Tekanan air yang lembut akan membantu menghilangkan sisa bubuk kopi tanpa perlu menggosok, sehingga mengurangi risiko iritasi pada kulit.

2. Lakukan Tes Reaksi Alergi

Sebelum menggunakan masker kopi untuk pertama kalinya, penting untuk melakukan tes alergi. Oleskan sedikit masker kopi di bagian belakang telinga atau di siku bagian dalam, dan tunggu selama 48 jam. Jika tidak ada reaksi alergi seperti kemerahan, gatal, atau iritasi, Anda dapat melanjutkan penggunaan masker kopi. Namun, jika muncul gejala alergi, sebaiknya tunda penggunaannya.

3. Pilih Bubuk Kopi yang Halus

Menggunakan bubuk kopi dengan tekstur halus dapat mengurangi risiko iritasi pada kulit. Tekstur halus ini membantu mengurangi gesekan yang terlalu keras, yang dapat melukai kulit.

Efek samping masker kopi memang bisa menimbulkan masalah kulit baru, namun Anda bisa meminimalkan risikonya dengan memilih biji kopi yang lebih halus.

4. Alternatif Lain: Gunakan Skincare dengan Kandungan Kafein

Untuk mengurangi bahaya masker kopi, Anda juga bisa memilih produk skincare yang mengandung kafein atau antioksidan. Produk perawatan kulit biasanya sudah melewati standardisasi yang ketat, sehingga kebersihan dan konsentrasi kandungannya lebih stabil.

Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan manfaat perawatan kulit yang lebih optimal dan aman tanpa risiko efek samping yang berlebihan.

Baca juga: 5 Masker untuk Menghilangkan Flek Hitam Berbahan Alami

Konsultasikan Perawatan Wajah Anda dengan Dokter Kecantikan JAC

Jika ingin melakukan perawatan wajah yang minim efek samping, Anda dapat melakukan treatment Peeling Komedo di Jakarta Aesthetic Clinic (JAC). Perawatan ini dapat mengeringkan jerawat, melunakkan dan mengencerkan komedo, dan dapat dibersihkan hanya dengan memijat lembut kulit wajah. 

JAC-Face-Procedure-scaled

Prosedur ini kemudian diakhiri dengan penggunaan housemade masker gel dari bahan alami. Treatment yang menghadirkan pengalaman seperti spa mewah ini dapat membuat wajah Anda menjadi lebih rileks. Kulit wajah Anda juga akan lebih segar, ringan, dan bercahaya. Tertarik melakukan perawatan di JAC? Hubungi kami sekarang juga untuk mulai berkonsultasi.

Sumber:

  • https://thedermreview.com/truth-coffee-face-masks/
  • https://skinkraft.com/blogs/articles/coffee-for-skin
  • https://bebodywise.com/blog/coffee-face-pack-benefits/
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

7 Cara Merawat Leher Agar Tidak Keriput dengan Cepat

7 Cara Merawat Leher Agar Tidak Keriput dengan Cepat

Juni 21, 2024
4 Cara Mengatasi Rambut Ketombe: Solusi Efektif untuk Kulit Kepala Sehat

4 Cara Mengatasi Rambut Ketombe: Solusi Efektif untuk Kulit Kepala Sehat

Juni 20, 2024
4 Cara Menghilangkan Keloid di Wajah dan Kenali Faktor Penyebabnya

4 Cara Menghilangkan Keloid di Wajah dan Kenali Faktor Penyebabnya

Mei 17, 2024

Comments are closed.