5 Efek Sinar UV pada Kulit yang Perlu Kamu Ketahui

Efek sinar UV pada kulit memang sangat berbahaya dan berpotensi merusak kesehatan kulit. Paparan sinar UV terlalu sering dan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan yang bahkan berakibat tidak bisa diperbaiki pada kulit. Sinar matahari terhadap kulit telah menjadi perhatian yang cukup besar bagi para ahli kesehatan dan kecantikan. 

Sinar UV yang merupakan bagian dari sinar matahari terdiri dari sinar UVA dan UVB yang memiliki panjang gelombang berbeda-beda. Oleh karenanya, dalam artikel kali ini, JAC akan berbagi informasi mengenai bahaya sinar UV dan cara mengatasinya. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Efek Sinar UV pada Kulit yang Berbahaya

efek sinar UV

Radiasi ultraviolet (UV) merupakan bagian dari energi yang dihasilkan oleh sinar matahari yang memproduksi vitamin D pada tubuh tetapi di sisi lain juga dapat merusak kulit manusia jika terpapar terlalu lama atau terlalu sering. Berikut ini adalah beberapa efek samping sinar UV pada kulit:

1. Kulit Terbakar

Efek pertama yang paling terlihat dari paparan sinar UV adalah kulit terbakar. Kulit yang terbakar akan terasa sakit dan terlihat merah, kering, dan terkelupas. Sinar UV jenis A (UVA) adalah penyebab utama kulit terbakar dengan cara merusak sel-sel kulit dan menyebabkan peradangan. 

Biasanya, jika Anda berjemur atau terpapar matahari terlalu lama, kulit akan muncul warna merah dan terasa panas. Kondisi ini biasanya dapat terjadi selama 1 – 2 hari, namun pada kasus yang lebih berat, kulit terbakar dapat membuat kulit bengkak dan proses penyembuhannya pun akan lebih lama.

2. Penuaan Dini

Kulit yang terpapar sinar UV terlalu sering akan kehilangan elastisitasnya dan muncul keriput disertai juga dengan bintik-bintik hitam. Penyebab utama penuaan dini pada kulit yaitu adanya kerusakan kolagen atau protein yang membantu kulit tetap kencang dan elastis. 

Saat produksi kolagen dan elastin tidak lagi maksimal, kulit akan mulai kendur dan berubah menjadi keriput dan garis halus pada beberapa bagian. Selain itu, kulit juga akan kehilangan elastisitasnya.

Baca juga: 8 Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit Wajah

3. Kanker Kulit

Kanker kulit adalah kondisi di mana sel-sel kulit tumbuh secara abnormal dan tidak terkendali. Paparan sinar UV secara berlebihan meningkatkan risiko terkena kanker kulit termasuk melanoma atau jenis kanker kulit paling ganas yang dapat menyebar ke organ tubuh lain. 

Kanker kulit paling umum disebabkan oleh sinar UVA yang dapat merusak DNA dalam sel-sel kulit. Beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan faktor risiko kanker kulit antara lain kulit cerah, kulit dengan bintik hitam, dan memiliki riwayat keturunan. 

4. Merusak Sel di Dalam Kulit Wajah

Paparan berlebihan dari sinar UV juga dapat merusak sel-sel di dalam kulit wajah seperti melanosit yang merupakan sel untuk produksi melanin dan pigmen yang memberi warna pada kulit. 

Terkena sinar matahari dalam jangka waktu yang lama dan terlalu sering dapat membuat sel yang satu ini menghasilkan melanin secara berlebihan, hingga pada akhirnya menyebabkan hiperpigmentasi atau bintik-bintik gelap pada kulit.

5. Iritasi

Paparan sinar UV juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit, terutama pada orang yang memiliki kulit sensitif. Iritasi ditandai dengan gatal-gatal, kemerahan, atau lepuh kecil pada kulit. Iritasi kulit biasanya terjadi karena sel di dalam kulit rusak dan menyebabkan peradangan.

Baca juga: Berjemur yang Baik Jam Berapa? Cari Tahu Disini!

4 Cara Melindungi Kulit dari Efek Sinar UV

cara melindungi kulit dari sinar UV

Dari beberapa efek samping di atas, dapat disimpulkan bahwa sinar UV dapat membahayakan kulit terutama area wajah. Untuk menghindari efek samping sinar UV pada kulit, ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Berikut ini adalah ulasan 4 cara melindungi kulit dari efek sinar UV yang bisa dilakukan:

1. Gunakan Sunscreen

Sunscreen adalah produk yang dirancang khusus untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang bekerja dengan menyerap atau memantulkan sinar UV sehingga tidak akan merusak kulit. Dalam kata lain, sunscreen adalah alat yang dapat menangkal sunscreen

Pastikan sunscreen yang digunakan memiliki SPF minimal 30 dan dapat menangkal baik UVA maupun UVB. Sunscreen perlu diaplikasikan secara merata pada kulit 15-30 menit sebelum terpapar sinar matahari dan perlu diulangi setiap 2-3 jam sekali. Penggunaannya perlu dilakukan setiap pagi, siang, dan sore hari.

2. Gunakan Skincare dengan Kandungan Tertentu

Selain sunscreen, skincare juga dapat membantu melindungi kulit dari efek sinar UV. Beberapa bahan yang terbukti efektif melindungi kulit dan mengembalikan kesehatan kulit yang rusak akibat sinar UV adalah vitamin C, vitamin E, retinol, dan niacinamide. Kandungan-kandungan tersebut membantu memperkuat skin barrier dan mengembalikan kondisi kulit dan memperkuat kulit.

3. Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan pada Siang Hari

Sinar matahari paling kuat terjadi antara pukul 10 pagi hingga 4 sore. Jika memungkinkan, kurangi aktivitas di luar ruangan pada jam-jam tersebut atau lindungi diri dengan menggunakan pakaian tertutup dan topi. Jika terpaksa harus keluar ruangan, pastikan untuk selalu menggunakan sunscreen serta sunblock dan menutupi bagian-bagian tubuh yang sensitif seperti wajah, leher, dan lengan.

Baca juga: 6 Perbedaan Moisturizer dan Sunscreen, Sudah Tahu Belum?

4. Lindungi Badan dan Wajah dengan Pakaian Tertutup

Pakaian tertutup seperti kaos berlengan panjang, kemeja, atau jaket dapat membantu melindungi kulit dari sinar matahari. Pilih pakaian yang terbuat dari bahan yang ringan dan nyaman agar tidak membuat gerah. Selain itu, topi dengan tepi lebar juga dapat membantu melindungi wajah dan leher dari sinar UV.

Sekarang, Anda sudah mengetahui apa saja efek sinar UV pada kulit. ​​Penting bagi setiap orang untuk menyadari bahwa paparan sinar UV yang terlalu sering dan berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada kulit dan dapat berujung pada masalah kulit yang serius bahkan seperti kanker kulit.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan dan melindungi kulit kita dari paparan sinar UV. Ingatlah bahwa kulit kita adalah organ terbesar dalam tubuh kita dan merawatnya dengan baik adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan dan kecantikan kulit kita.

Bagaimana untuk menjaga kulit tetap aman meski beraktivitas di luar ruangan dan harus terpapar sinar matahari? Anda bisa memanfaatkan treatment infus antioksidan dari JAC. perawatan ini efektif untuk mengurangi noda bekas jerawat, mencegah jerawat, menjaga kulit dari munculnya bercak hitam yang disebabkan oleh sinar UV.

Melakukan perawatan berupa injeksi tentu perlu dilakukan oleh ahlinya dengan bahan yang aman. Di JAC, Anda tak perlu khawatir sebab seluruh prosedurnya dilakukan oleh dokter dan tim ahli bersertifikat dan bahan yang digunakan pun aman sebab merupakan gabungan dari vitamin C, vitamin B kompleks, dan antioksidan lain. 

Perpaduan tersebut dapat mewujudkan impian Anda memiliki kulit wajah yang kembali bersih, halus, dan bercahaya. Jadi tunggu apalagi? Segera hubungi JAC dan jadwalkan kehadiran Anda sekarang juga!

JAC

Sumber rujukan:

  • https://my.clevelandclinic.org/health/articles/5240-sun-damage-protecting-yourself
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3709783/
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/10985-ultraviolet-radiation
  • https://www.epa.gov/sunsafety/health-effects-uv-radiation
  • https://www.alodokter.com/sinar-uv-tidak-hanya-membahayakan-kulit
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

8 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil

8 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil

Februari 22, 2024
Ketahui 6 Makanan Penyebab Inflamasi atau Peradangan Kulit Wajah

Ketahui 6 Makanan Penyebab Inflamasi atau Peradangan Kulit Wajah

Februari 22, 2024
7 Cara Menghilangkan Selulit pada Paha

7 Cara Menghilangkan Selulit pada Paha

Februari 22, 2024

Comments are closed.