Filler Hidung Bertahan Berapa Lama? Simak Penjelasannya!

Filler hidung

Filler hidung bertahan berapa lama? Dalam dunia perawatan kecantikan, prosedur filler hidung telah menjadi solusi instan untuk memperbaiki bentuk hidung Anda. Jika selama ini Anda merasa kurang percaya diri dengan bentuk hidung Anda, filler hidung merupakan pilihan tepat. Hanya dengan menyuntikan gel pada area hidung, Anda mendapatkan bentuk hidung yang Anda inginkan tanpa melakukan operasi dan tidak perlu membuang waktu yang cukup lama.

Namun, dibalik kemudahannya tersebut, banyak mitos-mitos mengenai prosedur kecantikan filler hidung, mulai dari manfaat, risiko, hingga ke pertanyaan filler hidung bertahan berapa lama? Nah, untuk menjawab rasa penasaran Anda mengenai filler hidung, berikut serba serbinya.

Manfaat Filler Hidung bagi Kecantikan

Hidung merupakan bagian wajah yang sangat mempengaruhi rasa percaya diri seorang wanita dibanding bagian wajah lainnya. Untuk mengubah bentuk hidung impian tersebut, Anda dapat melakukan filler hidung. Anda akan mendapatkan bentuk hidung sesuai yang Anda inginkan seperti melancipkan, menambah volume, hingga meninggikan hidung.

Munculnya tanda-tanda proses penuaan dengan ciri kulit menjadi kendur dan tidak kencang akan sangat mengganggu penampilan Anda. Filler hidung juga dapat menjadi solusi untuk mengencangkan kulit di bagian hidung dan sekitarnya dari tanda-tanda penuaan.

Prosedur filler hidung tergolong praktis dan sederhana daripada operasi plastik. Prosedur ini dilakukan dengan cara menyuntikkan cairan filler (misalnya, hyaluronic acid) pada bagian batang dan ujung hidung untuk memberikan efek kencang dan mancung alami pada hidung. Wajah Anda akan terlihat lebih kencang dan sehat. Anda dapat tampil percaya diri dengan penampilan terbaik Anda.

Baca juga: 5 Pantangan Setelah Filler Agar Hasil lebih Sempurna

Dampak dan Risiko Filler Hidung

Selain memberikan manfaat, filler hidung tentu memiliki risiko. Sebelum Anda memutuskan untuk menjalani prosedur filler hidung, Anda harus mengetahui dampak dan risiko yang akan dirasakan. Berikut dampak dan risikonya:

1. Bengkak dan Kemerahan Bagian Wajah

Pasca suntikan filler, wajah Anda akan terjadi reaksi pada wajah dan permukaan kulit Anda. Dampak yang umum terjadi adalah munculnya bengkak dan efek kemerahan pada bagian wajah. Namun Anda tidak perlu khawatir karena dampak ini akan berangsur menghilang dengan perawatan yang tepat.

2. Reaksi Alergi

Dampak filler lainnya adalah terjadinya reaksi alergi pada area sekitar injeksi. Komplikasi seperti alergi biasanya akan ditandai dengan timbulnya rasa gatal dan bercak berwarna putih. Jika hal seperti ini tidak kunjung membaik, maka perlu mendapatkan penanganan dokter untuk pemulihannya.

3. Memperburuk Sinusitis

Bagi Anda yang memiliki sinusitis, injeksi filler dapat mengganggu kesehatan sinus Anda. Sebaiknya, sebelum melakukan filler hidung konsultasikan terlebih dahulu kondisi Anda bila agar tidak mengganggu kesehatan hidung Anda.

4. Infeksi

Meskipun risikonya rendah, hasil filler hidung selalu berpotensi menyebabkan infeksi. Kontaminasi selama prosedur atau setelahnya dapat menyebabkan peradangan dan infeksi. Penting untuk mengikuti pedoman perawatan pasca-prosedur yang direkomendasikan oleh dokter dan melaporkan segera jika ada tanda-tanda infeksi seperti bengkak, kemerahan, atau nyeri yang berlebihan.

5. Perubahan Bentuk atau Asimetri Hidung

Penggunaan filler yang tidak tepat atau kelebihan dosis dapat menyebabkan perubahan bentuk hidung yang tidak diinginkan atau asimetri. Ini dapat terjadi jika filler tidak merata atau terletak di lokasi yang salah. Konsultasi yang baik dengan dokter sebelumnya untuk memahami tujuan dan risiko adalah langkah penting untuk menghindari komplikasi ini.

Baca juga: Mengenal Apa itu Skin Booster

Filler Hidung Bertahan Berapa Lama?

Anda mungkin bertanya-tanya, berapa lama daya tahan bentuk hidung Anda setelah melakukan filler hidung? Sama seperti filler pada bagian lainnya filler hidung tidak dapat bertahan seumur hidup. Daya tahan filler hidung berkisar antara 6-12 bulan, hal tersebut tergantung dari metabolisme dan gaya hidup yang Anda jalani.

Berikut daya tahan filler hidung berdasarkan bahan dasarnya:

1. Asam Hialuronat (Hyaluronic Acid Fillers)

Filler hidung berbahan dasar asam hialuronat umumnya memberikan hasil yang sementara. Durasi ketahanannya bervariasi antara 6 hingga 18 bulan tergantung pada berbagai faktor. Asam hialuronat cenderung terurai secara alami oleh tubuh seiring waktu. Faktor-faktor yang memengaruhi lamanya efek filler ini termasuk metabolisme tubuh, jenis dan merek filler, serta teknik aplikasi oleh profesional medis.

2. Poliaktat Asam (PLA)

Filler hidung berbasis polilaktat asam (PLA) cenderung memberikan hasil yang lebih bertahan lama dibandingkan asam hialuronat. Lama ketahanannya biasanya berkisar antara 1 hingga 2 tahun. PLA merangsang produksi kolagen oleh tubuh, sehingga efeknya muncul seiring waktu dan terkait dengan proses regenerasi alami kulit.

3. Kalsium Hidroksiapatit (CaHA)

Filler hidung yang menggunakan kalsium hidroksiapatit (CaHA) sebagai bahan dasar juga memiliki durasi ketahanan yang relatif lama. Biasanya, hasilnya dapat bertahan selama 12 hingga 24 bulan. CaHA bekerja dengan merangsang produksi kolagen dan memberikan struktur yang lebih tahan lama pada area yang diisi.

Oleh karena itu, rajinlah merawat kesehatan kulit dengan mengkonsumsi makanan bergizi agar dapat membantu menjaga filler Anda tetap awet dan tahan lama.

Baca juga: 5 Cara Mengetahui Jenis Kulit Wajah dan Cara Merawatnya

Minimalisir Risiko Efek Samping Filler Hidung dengan Memilih Klinik Kecantikan Terbaik

Mempertimbangkan berbagai hal kesehatan, filler hidung diperbolehkan mereka yang berusia 17 tahun ke atas. Sebelum melakukan filler hidung, pastikan bahwa bahan yang digunakan tergolong aman bagi kulit. Selain itu, guna memperkecil risiko terjadinya berbagai efek samping filler hidung, maka sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai keluhan dan hasil yang Anda inginkan.

Dokter akan mengecek kondisi tubuh Anda dan mencocokan dengan keinginan Anda. Di Jakarta Aesthetic Clinic, Anda bisa mendapatkan layanan filler hidung yang aman dengan dokter dan praktisi yang telah berpengalaman dan terpercaya.

Hasil filler terbaik akan Anda dapatkan melalui metode terbaik yang dilakukan oleh dermatologis berpengalaman di Klinik Kecantikan Jakarta Aesthetic Clinic yang terbukti aman dan nyaman. Jadi, kapan Anda akan menjadwalkan konsultasi dan melakukan filler bersama kami yang menggunakan prosedur soft tissue filler?

Sumber

https://klubwanita.com/filler-hidung

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3085980/inilah-efek-samping-filler-hidung

dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

8 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil

8 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil

Februari 22, 2024
Ketahui 6 Makanan Penyebab Inflamasi atau Peradangan Kulit Wajah

Ketahui 6 Makanan Penyebab Inflamasi atau Peradangan Kulit Wajah

Februari 22, 2024
7 Cara Menghilangkan Selulit pada Paha

7 Cara Menghilangkan Selulit pada Paha

Februari 22, 2024

Comments are closed.