Mengenal Filler Kantung Mata yang Berguna untuk Penampilan

Filler Kantung Mata Setiap orang memiliki palung air mata (tear trough), yang berada di area hidung hingga bawah mata. Seiring bertambahnya usia, kulit wajah akan mengendur sehingga tear trough terlihat semakin jelas. Alhasil, area bawah mata atau kantung mata pun jadi terlihat cekung dan terbentuk lingkaran hitam, walaupun memang ada beberapa orang yang terlahir dengan kondisi ini karena keturunan biologis. Kondisi kantung mata yang cekung ini dapat membuat Anda terlihat tidak segar. Nah, di sinilah perawatan filler kantung mata dapat menjadi solusi yang tepat dan aman. Menariknya lagi, perawatan kecantikan ini tidak membutuhkan prosedur bedah atau operasi. Hasilnya pun bisa didapatkan dalam waktu relatif cepat. Anda bisa kembali tampil lebih segar dan tampak muda tanpa harus menunggu lama.

Baca juga: Serba Serbi Filler Hidung yang Perlu Anda Ketahui

Apa Itu Perawatan Filler?

Karena kantung mata jadi cekung akibat berkurangnya elastisitas kulit, maka bisa “diisi” kembali agar Anda terlihat lebih segar. Melalui prosedur filler, area lingkaran hitam bawah mata akan “diisi” dengan hyaluronic acid menggunakan jarum suntik super tipis. Hasilnya, area kantung mata akan lebih “tersamarkan”. Prosedur ini tentunya melibatkan teknik-teknik khusus yang hanya bisa dilakukan oleh dokter profesional. Menariknya, prosedur filler juga tidak membutuhkan waktu terlalu lama, umumnya sekitar lima belas menit saja. Anda bisa mendapatkan hasil dalam waktu relatif cepat, tapi setelahnya harus tetap melakukan kontrol.

Jenis Filler Kantung Mata

Filler untuk mengatasi kantung mata digunakan untuk merubah penampilan mata agar terlihat lebih segar dan cerah, juga membantu mengurangi lingkar hitam di area mata. Berikut adalah beberapa jenis filler untuk kantung mata:

1. Asam Hialuronat

Asam hialuronat secara alami diproduksi oleh tubuh, namun filler jenis ini terbuat dari gel sintetis yang meniru zat alami tubuh. Cairan filler ini dapat mendukung produksi kolagen, mengikat air dan menambah volume di kulit sehingga hasil cekungan mata tidak lagi hitam dan kerutan menghilang. Asam hialuronat juga bersifat transparan, mudah dihaluskan, dan memiliki risiko rendah untuk menggumpal. Meskipun efeknya singkat, asam hialuronat dianggap memberikan tampilan yang alami di area kantung mata.

2. Asam Poli L-laktat

Asam poli L-laktat adalah bahan sintetis biokompatibel yang dapat disuntikkan melalui proses threading linier. Zat ini dapat meningkatkan produksi kolagen secara signifikan.

3. Kalsium Hidroksilapatit

Filler kantung mata ini terbuat dari fosfat dan kalsium. Bahan ini merangsang produksi kolagen dan mendukung jaringan ikat, memberikan tambahan volume pada area kantung mata. Kalsium hidroksilapatit lebih kental dari asam hialuronat dan memerlukan anestesi sebelum injeksi. Beberapa praktisi menghindari penggunaan filler ini karena khawatir dapat memberikan warna putih yang berlebihan pada area kantung mata.

4. Transfer Lemak

Jenis filler kantung mata ini melibatkan suntikan lemak dari bagian tubuh lain sebagai pengisi filler. Lemak diambil dari area seperti perut, panggul, pantat, atau paha.

Baca Juga: Apa Itu Filler?

Apa Beda Suntik Filler Kantung Mata dengan Tindakan Operasi Medis?

Prosedur suntik artinya Anda tidak perlu melalui proses pembedahan atau operasi untuk mendapatkan filler untuk menyamarkan dan menghilangkan kantung mata. Memangnya, apa perbedaannya? Filler memungkinkan Anda untuk mendapatkan hasil yang relatif lebih natural jika dibandingkan dengan operasi. Selain itu, tanpa operasi, Anda juga tidak perlu melewati proses pembiusan, tidak perlu menginap di rumah sakit, dan tidak ada bekas luka dari pembedahan kulit. Prosesnya yang cepat juga membuat Anda tidak perlu sampai izin kerja berhari-hari.

Sampai Kapan Hasilnya Akan Bertahan Lama?

Beda kondisi dan penanganan, idealnya ketahanan filler akan berbeda pula pada tiap orang. Namun, umumnya hasil dari filler dapat bertahan lama hingga sembilan sampai dua belas bulan jika kebutuhan awal sudah terpenuhi. Tidak sedikit juga yang bisa bertahan sampai dua sampai tiga tahun, bahkan lebih. Biasanya, jarak waktu antar prosedur akan semakin lama. Misalnya, pada saat melakukan prosedur filler pertama kali, Anda mendapatkan dua kali suntikan. Lalu, satu sampai dua tahun kemudian, Anda hanya perlu mendapatkan satu kali suntikan. Nah, jadwal prosedur filler selanjutnya biasanya akan lebih lama dari itu, biasa dua hingga tiga tahun lagi.

Baca Juga: Filler Dagu Amankan bagi Tubuh?

Apakah Prosedur Ini Aman Dilakukan?

Selama dilakukan oleh dokter yang tepat dan profesional, perawatan filler merupakan prosedur yang relatif aman. Memang, terkadang prosedur ini bisa menimbulkan efek samping, seperti kulit kemerahan atau sedikit bengkak. Namun, idealnya kondisi tersebut bisa mereda dalam waktu tiga sampai lima hari. Dokter profesional dan berpengalaman pasti akan berusaha meminimalisir risiko-risiko tersebut.

Kesimpulan

Pastikan juga prosedur filler yang akan Anda jalani telah mendapatkan izin edar resmi dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Contohnya seperti prosedur Soft Tissue Filler yang disediakan Jakarta Aesthetic Clinic. Bahkan selain izin resmi dari Depkes RI, produk Soft Tissue Filler dari JAC juga telah mengantongi sertifikasi dari FDA Amerika Serikat dan CE dari Eropa. Sebelum prosedur berlangsung, Anda pun akan mendapat sesi konsultasi dulu dengan dokter ahli.

JAC

Dengan prosedur filler, Anda akan terlihat lebih segar dan tampak lebih muda dalam waktu relatif singkat. Pastikan untuk melakukan prosedur tersebut di klinik resmi yang telah terbukti reputasinya seperti Jakarta Aesthetic Clinic.

Sumber:

  • https://www.harpersbazaar.com/uk/beauty/a28828784/non-surgical-eye-bag-removal/
  • https://www.self.com/story/under-eye-filler-what-to-expect
  • https://www.glamour.com/story/under-eye-filler-cost-before-after
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

4 Cara Menghilangkan Keloid di Wajah dan Kenali Faktor Penyebabnya

4 Cara Menghilangkan Keloid di Wajah dan Kenali Faktor Penyebabnya

Mei 17, 2024
6 Cara Mengatasi Rambut Berminyak dan Ketahui Faktor Penyebabnya

6 Cara Mengatasi Rambut Berminyak dan Ketahui Faktor Penyebabnya

Mei 16, 2024
5 Perbedaan Fine Lines dan Wrinkles yang Jarang Diketahui

5 Perbedaan Fine Lines dan Wrinkles yang Jarang Diketahui

Mei 15, 2024

Comments are closed.