Garis Senyum di Wajah: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lipatan nasolabial atau garis senyum adalah kerutan pada kulit yang berjalan dari kedua sisi hidung hingga sudut mulut. Kerutan ini dapat menjadi lebih jelas dan permanen yang mana merupakan sebagai tanda penuaan. Mereka sering disebut sebagai garis tawa atau garis senyum. 

Garis senyum sangat umum terjadi pada wanita dan pria dari berbagai ras, terutama saat Anda semakin tua. Garis senyum menjadi lebih terlihat ketika Anda tersenyum. Seiring bertambahnya usia, kerutan jenis ini mungkin tidak bisa dihindari. Namun, Anda memiliki banyak pilihan yang dapat membantu menghilangkannya. Lalu, apa saja penyebab garis senyum di wajah? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

7 Penyebab Munculnya Garis Senyum di Wajah

penyebab garis senyum di wajah

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan munculnya garis senyum di wajah, dan penting untuk memahami penyebabnya agar dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dalam mengatasi masalah ini. Berikut ini adalah 7 penyebab utama munculnya garis senyum di wajah:

1. Penuaan

Salah satu penyebab utama munculnya garis senyum di wajah adalah penuaan. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin dalam kulit menurun. Kolagen dan elastin adalah protein yang memberikan kekuatan dan elastisitas pada kulit. Ketika produksi kolagen dan elastin menurun, kulit cenderung menjadi lebih tipis dan kendur dan membuat garis halus dan kerutan muncul, termasuk juga garis senyum di wajah.

2. Paparan Sinar Matahari yang Berlebihan

Mungkin, Anda bertanya tentang apa yang menyebabkan sel di dalam kulit wajah semakin lama semakin menipis. Penyebab terbesarnya adalah kerusakan sel akibat paparan sinar matahari.  Perlu Anda ketahui bahwa sinar UV dapat merusak serat-serat kolagen dan elastin dalam kulit, sehingga menyebabkan kulit kehilangan kekencangannya dan garis halus menjadi lebih terlihat. 

Selain itu, terpapar sinar matahari terus-menerus juga dapat memicu produksi melanin yang berlebihan dan  menyebabkan bintik-bintik gelap serta hiperpigmentasi di sekitar garis senyum atau bagian wajah lainnya.

3. Penurunan atau Peningkatan Berat Badan yang Berlebihan

Perubahan berat badan yang drastis, baik penurunan maupun kenaikan, dapat berdampak pada elastisitas kulit dan menyebabkan munculnya garis senyum di wajah. Saat seseorang mengalami penurunan berat badan yang cepat, kulit yang sebelumnya meregangkan diri untuk menampung lemak akan kehilangan elastisitasnya. 

Hasilnya, kulit menjadi kendur dan garis-garis halus di sekitar wajah mulai muncul, bahkan membentuk garis senyum. Di sisi lain, peningkatan berat badan yang cepat juga dapat memengaruhi struktur dan elastisitas kulit dan menimbulkan keriput di beberapa area wajah tak terkecuali smile line.

4. Kebiasaan Merokok

Perlu Anda ketahui bahwa merokok adalah kebiasaan yang dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan kulit. Zat-zat kimia di dalamnya seperti nikotin dan adanya radikal bebas, dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit, menghambat aliran darah ke kulit, dan mengurangi pasokan nutrisi dan oksigen ke jaringan kulit. 

Akibatnya, kulit dapat kehilangan elastisitasnya dan menjadi lebih rentan terhadap munculnya kerutan dan garis senyum di wajah. Bukan hanya itu saja, merokok juga menjadi salah satu kebiasaan yang dapat merusak kolagen dan elastin dalam kulit yang nantinya terjadi kerusakan struktural dan penuaan dini.

Baca juga: 8 Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit Wajah

5. Kulit Kurang Terhidrasi

Kulit yang kurang terhidrasi cenderung menjadi kering dan kehilangan elastisitasnya. Kelembapan alami dalam kulit berperan penting dalam menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit. Dalam kondisi ini, garis-garis halus dan kerutan lebih mudah terbentuk, termasuk garis senyum di wajah. 

Kulit yang kering dan tidak terhidrasi sendiri dapat terjadi akibat beberapa faktor seperti cuaca kering, paparan udara yang panas, dan penggunaan produk perawatan kulit yang tidak cocok dapat menyebabkan kulit menjadi dehidrasi.

6. Jumlah Sel Kolagen yang Menipis

Sel-sel kulit manusia secara alami menghasilkan kolagen, protein yang memberikan kekuatan struktural pada kulit wajah. Namun, seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dalam tubuh dapat menurun. 

Kurangnya kolagen dalam kulit dapat mengurangi elastisitasnya, kemudian membuat garis senyum lebih terlihat. Di sisi lain, faktor-faktor seperti polusi, pola makan yang tidak sehat, dan stres juga dapat memengaruhi produksi kolagen dalam tubuh.

7. Genetik

Faktor genetik juga dapat menjadi kecenderungan seseorang untuk memiliki garis senyum di wajah. Beberapa orang mungkin terlahir dengan genetik yang membuat kulit lebih rentan terhadap kerutan dan garis-garis halus. Jika anggota keluarga lain memiliki garis senyum yang jelas, kemungkinan Anda juga akan mengalaminya.

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Kulit Keriput di Usia Muda

Cara Mengatasi Garis Senyum

cara mengatasi garis senyum

Meskipun tidak mudah menghilangkan garis senyum, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi penampilan dan menjaga kulit tetap sehat. Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi garis senyum:

1. Menerapkan Pola Hidup Sehat

Menerapkan pola hidup dan gaya hidup sehat adalah rahasia penting dalam menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Jadi, pastikan Anda mengonsumsi makanan yang seimbang dan bergizi, menghindari konsumsi alkohol yang berlebihan, dan istirahat yang cukup. Pola hidup sehat seimbang ini akan sangat membantu menjaga kestabilan hormon dan meningkatkan kondisi kulit secara keseluruhan.

2. Gunakan Sunscreen di Pagi dan Siang Hari

Jika sinar UV adalah penyebab munculnya garis halus dan keriput, maka melindungi kulit dari paparan sinar matahari adalah kunci penting dalam mencegah kerusakan sel di dalam kulit dan munculnya garis senyum. 

Sebelum keluar rumah, selalu gunakan sunscreen dengan faktor perlindungan matahari (SPF) minimal 30 PA++ setiap hari, terutama pada pagi dan siang hari. Pastikan untuk mengoleskannya secara merata pada wajah, termasuk area sekitar mulut untuk melindungi kulit. Bila perlu, gunakan masker dan topi untuk mencegah wajah terpapar sinar matahari atau sebaiknya jangan terlalu sering bepergian di siang hari. 

3. Pilih Skincare dengan Kandungan Retinol

Retinol adalah bahan aktif yang efektif dalam merangsang produksi kolagen dan mengurangi kerutan pada kulit. Pilih produk perawatan kulit yang mengandung retinol dan gunakan secara teratur sesuai petunjuk. Retinol dapat membantu memperbaiki tekstur kulit, menghaluskan garis-garis halus, dan meminimalkan garis senyum yang tampak di wajah.

4. Bersihkan Wajah dan Gunakan Moisturizer secara Rutin

Membersihkan wajah secara teratur membantu menghilangkan kotoran, minyak, dan sisa-sisa produk yang dapat menyumbat pori-pori. Namun tidak cukup sampai di situ, setelah memastikan wajah bersih Anda juga perlu menggunakan moisturizer yang cocok untuk jenis kulit. Penggunaan moisturizer secara rutin ini dapat membantu menjaga kelembapan kulit, menjaga elastisitas, dan tentunya mengurangi munculnya garis senyum.

5. Melatih Otot-otot Wajah

Selain menggunakan produk-produk perawatan kulit, salah satu metode untuk mengurangi garis senyum yang disarankan adalah melatih otot-otot wajah agar lebih tegang. Hal ini dilakukan untuk memperkuat otot wajah. Anda dapat melakukannya dengan melakukan pemijatan saat mengaplikasikan produk perawatan kulit atau melalui rutinitas senam wajah. Pusatkan pemijatan dan gerakan senam wajah pada area sekitar mulut dan bibir.

6. Suntik Filler

Suntik filler dilakukan untuk mengatasi garis senyum tanpa perlu menjalani operasi. Prosedur ini melibatkan penyuntikan bahan khusus ke area-area tertentu di sekitar bibir hingga hidung. Metode ini efektif untuk mengurangi garis senyum dalam waktu singkat, dengan hasil yang dapat bertahan selama beberapa bulan. Namun, perlu diingat bahwa pengulangan injeksi dapat meningkatkan risiko bekas luka yang dapat terbentuk pada wajah.

7. Prosedur Klinis di Dokter Ahli

Jika Anda menginginkan solusi yang lebih lanjut dan efektif, konsultasikan kondisi wajah dengan dokter ahli kecantikan. Dokter ahli yang berpengalaman dapat menawarkan berbagai prosedur klinis yang membantu mengatasi garis senyum.

Beberapa prosedur yang bisa Anda pilih untuk mengatasi garis halus di area smile line adalah pengisian filler dan ultherapy. Prosedur ini dapat membantu menyamarkan garis-garis halus dan memberikan hasil yang tahan lama bahkan permanen. Namun perlu diingat, jangan sembarangan memilih tempat treatment dan pastikan dokter telah tersertifikasi. 

JAC-Face-Procedure-scaled

Bingung menentukan tempat yang tepat? Anda bisa langsung saja ke JAC. Melalui prosedur anti aging yang ditangani langsung oleh dokter dan tim ahli bersertifikasi, Anda bisa mendapatkan kembali wajah yang halus dan tampak lebih muda. 

JAC selalu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk Anda. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan yang diterima JAC pada treatment combination berupa anti wrinkle injection dan ultherapy, sehingga dapat dipastikan aman dan dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Anda.

Tunggu apalagi? Kembalikan kepercayaan diri dengan menghilangkan garis senyum di wajah bersama JAC dan selalu tampil maksimal setiap saat sekarang juga.

 

Sumber rujukan:

  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/23027-nasolabial-folds
  • https://www.healthline.com/health/smile-lines#treatment
  • https://www.sknclinics.co.uk/conditions/laughter-lines
  • https://hellosehat.com/penyakit-kulit/perawatan-kulit/cara-menghilangkan-garis-senyum/
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

9 Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit Wajah

9 Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit Wajah

Februari 23, 2024
Cara Diet Nasi Merah Tepat Sesuai Anjuran Dokter dan Pakar Gizi

Cara Diet Nasi Merah Tepat Sesuai Anjuran Dokter dan Pakar Gizi

Februari 23, 2024
Panduan Terbaik Mengenai Cara Mengecilkan Lengan Atas

Panduan Terbaik Mengenai Cara Mengecilkan Lengan Atas

Februari 23, 2024

Comments are closed.