10 Kebiasaan yang Membuat Rambut Rontok
Tahukah Anda kebiasaan yang membuat rambut rontok? Meskipun sebagian besar orang menganggapnya sebagai hal biasa, rambut rontok yang berlebihan dapat menjadi tanda adanya permasalahan yang lebih serius. Salah satu penyebab utama rambut rontok adalah kebiasaan buruk yang sering dilakukan tanpa disadari. Dari cara mengikat rambut hingga gaya hidup yang kurang sehat, berbagai faktor ini dapat berdampak buruk pada kesehatan rambut Anda.
Dalam artikel ini, JAC akan membahas secara mendalam berbagai kebiasaan yang mungkin menjadi penyebab rambut rontok dan bagaimana Anda bisa mulai mengubahnya. Dengan memahami akar permasalahan, Anda dapat menjaga rambut tetap sehat dan terhindar dari kerontokan rambut yang berlebihan. Langsung saja simak selengkapnya di bawah ini.
Apa Saja Kebiasaan yang Membuat Rambut Rontok?
Rambut rontok adalah masalah yang sering dialami oleh banyak orang, baik pria maupun wanita. Penyebab rambut rontok bisa beragam, mulai dari faktor genetik hingga kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari dapat merusak kesehatan rambut. Berikut adalah 9 kebiasaan yang sering menyebabkan kerontokan rambut:
1. Mengikat Rambut Terlalu Kencang
Mengikat rambut terlalu kencang menjadi salah satu penyebab rambut rontok. Kebiasaan ini dapat memberikan tekanan berlebih pada akar rambut, yang akhirnya membuat rambut menjadi mudah patah dan rontok.
Gaya rambut seperti ponytail, bun, atau kepang yang terlalu kencang sering kali menimbulkan ketegangan pada kulit kepala. Dalam jangka panjang, ketegangan ini dapat menyebabkan alopecia traction, yaitu kondisi rambut rontok akibat tarikan yang berlebihan pada folikel rambut. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan cara mengikat rambut agar tidak merusak struktur dan kekuatan rambut Anda.
Baca Juga: Kenapa Rambut Lepek Terus? Penyebab dan Tips Mengatasinya
2. Merokok
Merokok merupakan penyebab rambut rontok tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan tubuh, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan rambut Anda. Kandungan nikotin dan zat kimia lain dalam rokok dapat mengganggu aliran darah ke folikel rambut, sehingga dapat mengeringkan rambut danhambat asupan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan rambut.
Selain itu, merokok juga dapat mempercepat proses penuaan dini pada rambut, sehingga membuatnya lebih rapuh dan mudah rontok. Kebiasaan merokok juga dapat merusak kolagen dan elastin pada kulit kepala yang merupakan dua protein penting untuk menjaga kekuatan dan kelenturan rambut.
3. Kebiasaan Keramas yang Kurang Tepat
Kebiasaan keramas yang kurang tepat juga bisa menjadi penyebab rambut rontok. Menggunakan sampo yang tidak sesuai dengan jenis rambut atau terlalu sering mencuci rambut dapat menghilangkan minyak alami yang melindungi rambut Anda. Selain itu, cara menggosok batang rambut yang terlalu keras saat keramas dapat merusak kutikula rambut dan menyebabkan kerontokan.
Oleh karena itu, American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan untuk memijat sampo secara lembut pada kulit kepala. Saat membilasnya, biarkan air membawa sampo ke batang dan ujung rambut tanpa perlu menggosok rambut. Selama Anda keramas, hindari keinginan untuk menggosok rambut.
4. Styling Rambut
Penggunaan alat styling seperti hair dryer, catokan, dan curling iron dapat menyebabkan kerusakan pada rambut, terutama jika digunakan secara berlebihan dan tanpa perawatan yang tepat. Panas dari alat-alat ini dapat menghilangkan kelembapan alami rambut dan bikin rambut kering, rapuh, serta mudah patah. Apalagi jika terdapat penggunaan bahan kimia dalam produk styling, hal ini juga dapat merusak struktur rambut dan mengakibatkan kerontokan yang lebih parah.
5. Tidak Menggunakan Heat Protection
Heat protection atau pelindung panas adalah produk yang dapat melindungi rambut Anda dari masalah akibat efek buruk panas saat menggunakan alat styling. Sayangnya, banyak orang yang melewatkan penggunaan heat protection ini, sehingga rambut menjadi lebih rentan terhadap kerusakan.
Tanpa perlindungan, panas dari alat styling dapat merusak kutikula rambut, sehingga membuatnya kering, kusam, dan mudah mengalami rontok. Jika Anda sering menggunakan alat styling, pastikan selalu menggunakan heat protection untuk mengurangi risiko kerusakan pada rambut.
6. Stres
Stres adalah salah satu faktor yang sering kali menjadi penyebab rambut rontok, meskipun banyak orang tidak menyadarinya. Ketika Anda mengalami stres, tubuh akan memproduksi hormon kortisol yang dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut.
Stres berkepanjangan juga dapat memicu kondisi yang dikenal sebagai telogen effluvium, di mana banyak rambut tumbuh tiba-tiba memasuki fase istirahat dan akhirnya rontok lebih banyak dari biasanya.
7. Bleaching dan Sering Cat Rambut
Bleaching dan sering cat rambut menggunakan bahan kimia yang keras dapat menyebabkan kerusakan parah pada rambut. Hal ini karena proses bleaching melibatkan penggunaan zat kimia untuk menghilangkan warna alami rambut, sehingga merusak struktur rambut dan membuatnya lebih rapuh.
Sementara itu, pewarnaan rambut yang berulang kali dapat membuat rambut kehilangan kelembapan alaminya, membuatnya kering, bercabang, dan mudah patah. Jika Anda sering melakukan pewarnaan rambut, sebaiknya berikan jeda waktu antar pewarnaan dan lakukan perawatan untuk meminimalisir kerusakan.
8. Diet Tidak Sehat
Pola makan yang tidak seimbang atau diet yang ketat, kekurangan nutrisi, dan tidak sehat juga dapat menjadi penyebab rambut rontok. Pasalnya, rambut membutuhkan berbagai nutrisi seperti protein, zat besi, dan vitamin untuk tumbuh dengan sehat.
Saat Anda menjalankan diet yang rendah nutrisi dapat mengakibatkan kekurangan gizi yang pada akhirnya memengaruhi kesehatan rambut Anda. Misalnya, kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, sehingga mengganggu suplai darah ke folikel rambut dan membuat rambut menjadi lebih rapuh dan mudah rontok.
9. Menggaruk Rambut Terlalu Kuat
Hati-hati, menggaruk kulit kepala yang gatal terlalu kuat pada faktanya dapat menyebabkan kerusakan pada folikel rambut dan menyebabkan rambut rontok. Kebiasaan ini sering kali disebabkan oleh ketombe atau iritasi pada kulit kepala dan dianggap sepele.
Padahal, menggaruk rambut dengan kuku yang tajam dapat membuat kulit kepala luka dan folikel rambut menjadi lemah. Selain itu, garukan yang berulang kali dapat menyebabkan peradangan pada kulit kepala hingga akhirnya memperburuk kondisi rambut rontok.
10. Menyisir Rambut Saat Basah
Saat basah, rambut berada dalam kondisi paling rapuh karena kutikula rambut terbuka, sehingga lebih rentan terhadap gesekan dan tarikan. Menyisir dalam keadaan rambut basah dapat menyebabkan rambut mudah patah, bercabang, bahkan merusak folikel rambut dalam jangka panjang. Sebaiknya, keringkan rambut terlebih dahulu hingga setengah lembap sebelum mulai menyisir rambut, dan gunakan sisir bergigi jarang atau detangling brush untuk mengurangi risiko kerontokan.
Cara Mengatasi Rambut Rontok

Mengatasi rambut rontok memerlukan pendekatan yang tepat sesuai dengan penyebabnya. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah rambut rontok yang disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari:
1. Mengubah Cara Mengikat Rambut
Salah satu langkah pertama dalam mengatasi penyebab rambut rontok adalah dengan mengubah cara Anda mengikat rambut. Jika sering mengikat rambut terlalu kencang, cobalah beralih ke gaya yang lebih longgar. Gunakan ikat rambut berbahan kain yang lembut seperti scrunchie daripada karet yang dapat merusak rambut.
Selain itu, hindari gaya rambut yang memberikan tekanan berlebihan, seperti ponytail tinggi atau kepang ketat, terutama saat tidur. Biarkan rambut tergerai sesekali agar kulit kepala beristirahat dari tarikan berlebihan. Anda juga bisa mengganti posisi ikatan rambut untuk mengurangi tekanan di area yang sama setiap hari.
2. Produk Perawatan Rambut yang Tepat
Memperbaiki kebiasaan perawatan rambut adalah langkah penting dalam mengatasi rambut rontok. Pertama, pilihlah produk sampo dan kondisioner yang sesuai dengan jenis rambut Anda, dan pastikan kandungan produknya aman serta bebas dari bahan kimia yang keras seperti sulfat dan paraben.
Selanjutnya, hindari menggosok rambut terlalu keras saat keramas, cukup pijat lembut kulit kepala dengan ujung jari untuk merangsang sirkulasi darah. Setelah keramas, jangan mengeringkan rambut dengan menggosok menggunakan handuk kasar. Namun sebaliknya, tepuk-tepuk rambut dengan lembut.
Gunakan masker rambut atau hair oil secara berkala untuk menjaga kelembapan dan nutrisi rambut. Bahan alami seperti minyak kelapa, minyak zaitun, dan minyak argan dapat membantu memperkuat akar rambut serta memberikan kilau alami. Anda juga bisa menggunakan leave-in conditioner atau serum rambut untuk melindungi rambut dari faktor eksternal yang dapat menyebabkan kerusakan.
Baca Juga: Ketahui Cara Menjaga Kesehatan Rambut
3. Gaya Hidup Sehat
Mengadopsi gaya hidup sehat sangat penting untuk mengatasi rambut rontok. Konsumsi makanan yang kaya akan vitamin, mineral, dan protein seperti ikan, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan buah-buahan untuk mendukung dan menjaga kesehatan rambut dari dalam. Pastikan asupan zat besi, vitamin B, vitamin E, dan asam lemak omega-3 tercukupi, karena nutrisi ini berperan penting dalam menjaga kekuatan rambut.
Selain itu, pastikan Anda cukup minum air putih setiap hari untuk menjaga hidrasi tubuh dan rambut. Hindari kebiasaan merokok dan kurangi konsumsi alkohol karena dapat memengaruhi sirkulasi darah ke folikel rambut, sehingga dapat membuat rambut kering rusak dan rontok.
Olahraga secara rutin juga dapat membantu mengelola stres dan meningkatkan aliran darah ke kulit kepala yang penting untuk pertumbuhan rambut yang sehat. Selain itu, pastikan tidur yang cukup dan berkualitas sebab ini berperan besar dalam menjaga keseimbangan hormon yang berdampak pada kesehatan rambut Anda.
4. Mengurangi Styling dan Gunakan Serum Heat Protector
Jika Anda sering melakukan styling dengan alat-alat panas seperti hair dryer, catokan, atau curling iron, usahakan untuk mengurangi frekuensinya. Panas yang berlebihan dari alat-alat ini dapat merusak kutikula rambut, membuatnya kering, rapuh, dan mudah patah. Jika memang harus menggunakan alat styling, selalu aplikasikan serum heat protector terlebih dahulu untuk melindungi rambut dari panas.
Selain itu, pilih suhu yang lebih rendah saat menggunakan alat styling dan jangan biarkan alat tersebut bersentuhan dengan rambut dalam waktu lama. Untuk variasi, Anda juga bisa mencoba gaya rambut alami atau menggunakan metode tanpa panas seperti overnight curls yang menggunakan roll rambut atau kepang.
5. Perawatan Lanjutan ke Dokter Ahli
Jika rambut rontok Anda sudah dalam tahap yang mengkhawatirkan atau tidak kunjung membaik meskipun sudah melakukan perawatan di rumah, konsultasikan dengan dokter ahli atau dermatologis.
Dokter dapat membantu mengidentifikasi penyebab pasti dari rambut rontok yang Anda alami dan memberikan solusi perawatan yang lebih efektif. Beberapa metode yang mungkin direkomendasikan, salah satunya terapi prime exosome yang dapat merangsang pertumbuhan rambut.
Selain itu, dokter juga dapat memberikan saran mengenai pola makan dan perawatan yang sesuai dengan kondisi rambut Anda. Beberapa kondisi medis tertentu seperti anemia, gangguan hormon, atau penyakit autoimun dapat memengaruhi kesehatan rambut, sehingga penanganan yang tepat sangat diperlukan. Dengan mendapatkan bantuan dari profesional, Anda dapat menemukan solusi yang lebih tepat dan efektif untuk mengatasi masalah rambut rontok secara menyeluruh.
Itu dia berbagai kebiasaan yang membuat rambut rontok dan secara tidak sadar dilakukan sehari-hari. Mengatasi rambut rontok memerlukan pendekatan yang tepat sesuai dengan masalahnya, termasuk perubahan gaya hidup, perawatan yang tepat, dan mengurangi styling rambut. Dengan menghindari kebiasaan yang membuat rambut rontok dan menerapkan perawatan yang sesuai, Anda dapat menjaga rambut tetap sehat dan kuat.
Namun, jika Anda merasa perawatan mandiri belum cukup efektif, penting untuk mempertimbangkan langkah lebih lanjut yang dapat merawat rambut hingga ke sel terdalam. Salah satu solusi inovatif yang dapat Anda coba adalah perawatan prime exosome rambut di Jakarta Aesthetic Clinic (JAC).
Menggunakan teknologi yang merawat sel rambut dari dalam, perawatan ini bekerja membuang sel-sel lemah dan mati yang dapat memicu peradangan serta meningkatkan fase pertumbuhan rambut.
Prime exosome rambut ini cocok untuk pria dan wanita yang menghadapi masalah hair line sebab diformulasikan khusus oleh tim dokter ahli JAC yang berpengalaman di bidang estetika. Tunggu apa lagi? Dapatkan hasil perawatan rambut yang lebih spesifik dan tepat sasaran di Jakarta Aesthetic Clinic untuk mengembalikan rambut sehat dan kepercayaan diri Anda.
Sumber:
https://www.aad.org/public/everyday-care/hair-scalp-care/hair/habits-that-damage-hair
https://www.newimagehairclinic.com/blog/6-bad-habits-that-lead-to-hair-loss.html
https://www.medicalnewstoday.com/articles/327005
Guo, E. L., & Katta, R. (2017). Diet and hair loss: effects of nutrient deficiency and supplement use. Dermatology practical & conceptual, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.5826/dpc.0701a01
Comments are closed.




















Make Appointment Now