Manfaat Facial Dermabrasi untuk Wajah yang Cerah Alami

dermabrasi adalah

Apa itu dermabrasi? Dermabrasi adalah salah satu jenis pengelupasan kulit wajah menggunakan suatu alat berputar untuk menghilangkan lapisan luar. Sebenarnya apa lagi manfaat facial dermabrasi yang banyak dibicarakan ini?

Ya, benar sekali. Dermabrasi menjadi bagian dari perawatan kulit wajah agar dapat tampil lebih bersih dan cerah. Dalam beberapa waktu terakhir, dermabrasi semakin banyak dipilih sebagai perawatan facial yang harus dilakukan. Yuk, berkenalan dengan dermabrasi melalui informasi yang telah dirangkum di bawah ini.

Apa itu Dermabrasi?

Sesuai pertanyaan di atas, dermabrasi (dermabrasion) adalah teknik pengelupasan pada lapisan kulit terluar wajah yang bekerja dengan menggunakan alat berputar. Perawatan ini mampu menghilangkan lapisan luar kulit wajah yang memang sudah waktunya mengelupas. Prosedur ini bertujuan untuk mengangkat lapisan kulit yang rusak.

Perawatan wajah ini terhitung populer di berbagai kalangan yang ingin memperbaiki tekstur kulit mereka terutama pada perubahan warna kulit. Beberapa kondisi yang dapat diobati menggunakan dermabrasi, seperti garis-garis halus, kerusakan akibat sinar matahari, bekas luka akibat operasi, bekas jerawat, hingga tekstur tidak rata.

Prosedur dermabrasi diawali dengan membuat kulit Anda menjadi mati rasa dengan anestesi. Tahap ini dilakukan sebelum melepaskan lapisan paling luar dari kulit Anda. 

Jika ingin mendapatkan hasil lebih maksimal, maka ada proses pembersihan dan pengelupasan kulit secara profesional. Prosesnya memakan waktu lebih lama agar menghasilkan efek kulit halus sesuai keinginan. Dampak positifnya sudah pasti jauh lebih terasa dengan dukungan dari facial dermabrasi.

Baca Juga : Apa Itu Peeling? Inilah Manfaat Dan Efek Sampingnya

Mengapa Harus Melakukan Dermabrasi?

Dermabrasi yang menghilangkan lapisan luar kulit rusak membuat wajah Anda terlihat lebih muda dan halus. Selain memberikan efek itu, ada beberapa alasan lain mengapa Anda harus melakukan dermabrasi:

  • Bekas jerawat

  • Bintik-bintik penuaan

  • Kerutan halus

  • Patch kulit prakanker

  • Rhinophyma, kemerahan, dan kulit tebal di hidung

  • Bekas luka akibat operasi atau cedera

  • Kerusakan akibat sinar matahari

  • Tato

  • Warna kulit tidak merata

  • Memiliki kondisi pertumbuhan jaringan parut atau keloid berlebih.

Sebenarnya tidak dermabrasi saja yang bisa menghilangkan beberapa masalah kulit. Masih ada jenis perawatan wajah lainnya yang dapat Anda pilih.

Namun untuk dermabrasi sendiri ada beberapa pantangan yang harus diperhatikan. Tidak semua jenis kondisi kulit wajah bisa menerima perawatan dermabrasi. Beberapa kondisi yang sebaiknya menghindari dermabrasi adalah peradangan jerawat dan bekas luka bakar. 

Jika Anda rutin meminum obat dengan efek samping penipisan kulit, sebaiknya hindari dermabrasi juga. Khusus untuk kondisi kulit yang sangat gelap juga biasanya lebih disarankan untuk menghindari perawatan ini.

Dermabrasi memiliki beberapa efek samping ketika Anda memilihnya. Beberapa efek sampingnya seperti:

  • Kulit mengencang

  • Kulit kemerahan

  • Memar kecil

  • Kulit lebih sensitif

  • Hiperpigmentasi pasca inflamasi (PIH)

  • Lecet kulit kecil

  • Bintik-bintik berdarah

  • Memar pada kulit mata (khususnya jika mengonsumsi aspirin atau pengencer darah)

  • Pembuluh darah pecah halus (telangiectasia)

  • Reaktivasi cold sore di sekitar bibir

Tentu saja tidak setiap orang akan merasakan efek samping dari perawatan dermabrasi ini. Apalagi manfaat facial dermabrasi juga cukup memberikan dampak positif bagi penampilan Anda nantinya.

Baca Juga : Ketahui 5 Efek Polusi Udara pada Kulit Wajah dan Cara Mencegahnya

Manfaat Facial Dermabrasi

Manfaat facial dermabrasi juga cukup banyak. Dengan menghilangkan lapisan kulit luar yang memang sudah rusak dan mati, maka langsung terlihat perubahan dramatis. Dimulai dari perubahan warna, tekstur, hingga tampilan dalam satu sesi saja. 

Beberapa manfaat dari dermabrasi adalah:

  • Kulit tampak lebih segar

  • Kerutan berkurang

  • Meminimalkan garis halus

  • Kulit lebih halus

  • Warna kulit lebih cerah

  • Warna kulit lebih baik

  • Pori-pori mengecil

  • Berkurangnya bintik-bintik penuaan

  • Bekas luka memudar

  • Kulit lebih kencang dan kenyal

  • Kulit tampak lebih bersih

  • Wajah lebih cerah

  • Peremajaan penampilan wajah

Manfaat Lain Dermabrasi

Selain itu ada beberapa manfaat lainnya jika Anda melakukan perawatan dermabrasi yang hanya memakan jangka waktu sekitar 30 menit saja:

  • Lebih nyaman

  • Tidak ada pembedahan

  • Hampir tidak menyakitkan

  • Proses berlangsung dalam satu waktu

Perawatan dermabrasi bisa dilakukan dengan dua cara, menggunakan jasa dokter kecantikan profesional atau melakukannya sendiri di rumah. Khusus untuk di rumah, Anda bisa memilih menggunakan krim atau mesin.

Penggunaan krim untuk dermabrasi memang lebih mudah pada awalnya. Namun prosesnya jauh lebih lama dan harus dilakukan terus menerus. Setelah menjalani tindakan facial dermabrasi, Anda akan diminta untuk melakukan kontrol dan meminta Anda untuk menghindari paparan sinar matahari langsung dan gunakan sunscreen pada saat berada di luar ruangan.

Sedangkan untuk mesin dermabrasi yang sudah banyak dijual bebas, jauh lebih cepat dan mudah. Apalagi bantuan teknologi membuat perawatan wajah ini semakin efektif.

Baca Juga : Ketahui 5 Makanan Penyebab Inflamasi atau Peradangan Kulit Wajah

Efek Samping Dermabrasi

Selain manfaatnya, Anda juga perlu memahami efek samping dermabrasi agar Anda dapat melakukan persiapan. Berikut efek sampingnya:

  • Kemerahan pada kulit dan Peradangan

  • Perdarahan

  • Munculnya rasa nyeri

  • Perubahan Warna Kulit

  • Infeksi

  • Sensitivitas terhadap Sinar Matahari

  • Periode Pemulihan yang Panjang

Efek samping dermabrasi di atas dapat berbeda berdasarkan kondisi kulit setiap orang, sehingga Anda penting untuk selalu kontrol ke dokter ahli untuk memerika keadaan kulit Anda setelah menjalani perawatan dermabrasi.

Prosedur Dermabrasi

Sebelum menjalani prosedur dermabrasi, dokter akan melakukan tinjauan mendalam tentang kondisi kulit Anda. Setelah itu, dokter akan menentukan apakah prosedur ini sesuai dengan keadaan kulit Anda.

Selain itu, sebelum menjalani dermabrasi, perlu diperhatikan beberapa hal berikut:

  • Berhenti menggunakan obat aspirin, pengencer darah, dan obat lainnya, karena hal ini dapat memengaruhi proses penyembuhan.

  • Berhenti merokok untuk meningkatkan aliran darah selama masa penyembuhan.

  • Mengonsumsi obat antivirus.

  • Minum obat antibiotik.

  • Menggunakan krim retinoid untuk membantu proses penyembuhan.

  • Menghindari paparan langsung sinar matahari.

  • Menerima suntikan onabotulinumtoxin (Botox) tiga hari sebelum prosedur untuk hasil yang optimal, sesuai dengan rekomendasi dokter.

2. Proses Dermabrasi

Selama pelaksanaan prosedur dermabrasi, dokter akan menggunakan perangkat bermotor kecil yang digerakkan melintasi kulit dengan tekanan yang konstan dan lembut. Perangkat ini dilengkapi dengan roda atau sikat abrasif pada ujungnya, yang berfungsi untuk menghapus lapisan kulit terluar.

Durasi prosedur dermabrasi dapat bervariasi, mulai dari beberapa menit hingga lebih dari satu jam, tergantung pada luasnya area kulit yang diobati. Jika terdapat jaringan parut yang dalam atau perlu dilakukan perawatan kulit yang intensif, kemungkinan Anda akan membutuhkan lebih dari satu sesi dermabrasi atau menjalani proses secara bertahap.

3. Perawatan Setelah Dermabrasi

Setelah prosedur selesai, kulit akan diolesi pelembab dan dibalut dengan kain. Setelah tiba di rumah, gantilah balutan sesuai dengan petunjuk dokter. Anda akan diinformasikan kapan dapat mulai membersihkan wajah dan kapan harus mengaplikasikan pelembab khusus. Selama masa pemulihan, beberapa kondisi berikut mungkin akan dialami:

  • Kulit dapat menjadi merah dan bengkak.

  • Muncul sensasi terbakar, kesemutan, atau rasa nyeri.

  • Terbentuknya keropeng pada kulit saat proses penyembuhan dimulai.

  • Rasa gatal mungkin muncul ketika kulit baru mulai tumbuh.

Diperlukan waktu sekitar 3 bulan setelah prosedur agar kulit pulih kembali normal.

Perbedaan Dermabrasi dan Mikrodermabrasi

Selain dermabrasi ada juga perawatan yang dinamakan mikrodermabrasi. Apa perbedaan dermabrasi dengan mikrodermabrasi? Berikut penjelasannya:

1. Proses Perawatan

Perbedaan pertama yaitu, proses dermabrasi lebih agresif dan menghilangkan lapisan kulit yang lebih dalam. Mikrodermabrasi lebih lembut dan hanya menghilangkan lapisan atas kulit yang sudah mati.

2. Waktu Pemulihan

Dermabrasi memiliki waktu pemulihan yang lebih lama dibandingkan mikrodermabrasi.

3. Efek Samping

Dermabrasi dapat memiliki efek samping seperti kemerahan, perdarahan, dan nyeri yang lebih signifikan dibandingkan dengan mikrodermabrasi.

4. Indikasi Perawatan

Dermabrasi sering digunakan untuk mengatasi masalah kulit yang lebih serius seperti kerutan yang dalam, bekas luka akibat jerawat, atau hiperpigmentasi yang signifikan. Sedangkan, Mikrodermabrasi lebih cocok untuk masalah kulit ringan hingga sedang seperti kulit kusam, garis halus, dan tekstur kulit yang tidak merata.

5. Jumlah Sesi yang Dibutuhkan

Biasanya, hasil dermabrasi dapat dilihat setelah satu sesi, tetapi mungkin diperlukan beberapa sesi untuk mencapai hasil optimal, terutama untuk perawatan kondisi kulit yang lebih serius. Sedangkan pada mikrodermabrasi, dikarenakan sifatnya yang lebih ringan, mikrodermabrasi sering memerlukan serangkaian sesi yang berkelanjutan untuk mencapai hasil yang diinginkan. Sesi biasanya dijadwalkan dengan selang waktu tertentu.

JAC
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

9 Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit Wajah

9 Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit Wajah

Februari 23, 2024
Cara Diet Nasi Merah Tepat Sesuai Anjuran Dokter dan Pakar Gizi

Cara Diet Nasi Merah Tepat Sesuai Anjuran Dokter dan Pakar Gizi

Februari 23, 2024
Panduan Terbaik Mengenai Cara Mengecilkan Lengan Atas

Panduan Terbaik Mengenai Cara Mengecilkan Lengan Atas

Februari 23, 2024

Comments are closed.