9 Pantangan Setelah Chemical Peeling yang Wajib Diketahui

pantangan setelah chemical peeling

Chemical peeling adalah sebuah perawatan yang efektif untuk membentuk kulit Anda dengan memperbaiki garis-garis halus, jerawat, hiperpigmentasi, atau berbagai masalah kulit lainnya. Namun penting bagi kita untuk merawat wajah saat proses penyembuhan berlangsung. Hal ini dilakukan untuk membantu kulit bersih kembali dan memaksimalkan manfaat dari chemical peeling. Berikut ini adalah beberapa pantangan setelah chemical peeling yang harus diikuti agar bisa mendapatkan hasil yang benar-benar maksimal.

Sekilah tentang Chemical Peeling

Chemical peeling akan menghilangkan permukaan terluar dari kulit Anda untuk membantu mengurangi tanda-tanda penuaan kulit, jerawat, dan perubahan warna yang terlihat. Pada saat yang sama, mereka memberikan jalan pada kulit yang lebih cerah dan halus di bawah untuk bisa terlihat. 

Chemical peeling terdiri dari kekuatan ringan hingga intens, dengan beberapa formula dari profesional yang tersedia untuk digunakan di rumah. Sementara yang lain hanya tersedia di salon, spa, atau klinik. Tergantung dari sensitivitas kulit Anda, sangat normal untuk mengalami berbagai efek samping saat kulit menjalani proses pembaruan pasca pengelupasan.

9 Pantangan Setelah Chemical Peeling

Apa yang tidak boleh dilakukan setelah peeling? Salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah menjaga dan merawat kulit ketika berada pada proses ini. Berikut ini adalah beberapa pantangan yang sangat harus Anda hindari agar hasil dari pengelupasan bisa keluar secara maksimal:

1. Mengupas Kulit dengan Paksa

Chemical peeling berguna untuk mengangkat permukaan dan menyingkirkan lapisan sel kulit kering yang rusak. Untuk melakukan ini, kulit harus mengelupas, namun Terkadang kita tidak bisa menahan diri untuk mengambil kulit kering sebelum bisa lepas sendirinya. Hal ini dapat menyebabkan jaringan parut dan kemerahan yang berlebih.

Baca juga: Jarang Diketahui, Ini Manfaat Peeling Wajah Berjerawat

2. Tidak Menggunakan Sunscreen

Sangat penting untuk melindungi kulit dari sinar matahari setiap saat, terutama setelah pengelupasan. Idealnya, seseorang akan menghindari matahari selama satu atau dua minggu pertama, namun jika terpaksa maka kita harus memakai sunscreen/tabir surya. Jika tidak, maka akan muncul bercak bernoda dan pewarnaan kulit yang tidak teratur. Direkomendasikan SPF 30 atau lebih tinggi dan harus diusapkan sekitar setengah jam sebelum pergi ke luar ruangan.

3. Membiarkan Kulit Menjadi Kering

Hal yang tidak boleh dilakukan setelah peeling adalah mengabaikan kebersihan kulit wajah. Menjaga kebersihan kulit setelah dikupas sangatlah penting. Pilihan terbaik adalah mencucinya dengan air dingin dan sabun yang lembut.

Baca juga: Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering dan Mengelupas dengan Bahan Alami

4. Tidak Menggunakan Pelembap

Selain mencuci kulit secara teratur, menjaga kelembapannya juga penting. Pelembap yang bebas pewangi, bebas pewarna, dan lembut harus dioleskan segera setelah mencuci bagian kulit yang sudah mengalami chemical peeling.

Baca juga: Inilah 5 Cara Menghilangkan Mata Panda dengan Cepat

5. Pelembap yang Terlalu Banyak

Menggunakan pelembap memang hal yang sangat penting, namun jangan sampai berlebihan. Inti dari chemical peeling adalah membiarkan lapisan permukaan yang kering terkelupas. Jika terlalu lembap, mereka mungkin tidak akan bisa mengelupas dengan benar, menyebabkan treatment yang Anda lakukan akan menjadi sia-sia.

6. Paparan Sinar Matahari Langsung

Setelah melakukan chemical peeling, sangat penting untuk menghindari paparan sinar matahari langsung. Kulit yang baru saja mengalami peeling menjadi lebih sensitif dan rentan terhadap kerusakan akibat sinar UV. Jika terpapar sinar matahari tanpa perlindungan, Anda berisiko mengalami iritasi, hiperpigmentasi, dan bahkan terbakar matahari. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menghindari aktivitas luar ruangan yang terlalu lama di bawah sinar matahari, terutama dalam beberapa hari pertama setelah peeling.

7. Menggunakan Skincare Berbahan Aktif

Setelah peeling tidak boleh pakai apa? Jawabannya adalah tidak disarankan menggunakan skincare yang mengandung bahan aktif seperti retinol, AHA, BHA, vitamin C, atau benzoyl peroxide. Bahan-bahan tersebut bersifat eksfoliatif atau iritatif dan dapat memperparah sensitivitas kulit pasca treatment chemical peeling, yang sedang berada dalam kondisi rentan dan dalam tahap pemulihan. Penggunaan bahan aktif terlalu cepat setelah peeling bisa menyebabkan kemerahan, perih, hingga iritasi berat.

8. Melakukan Aktivitas Olahraga dan yang Berkeringat

Pantangan setelah chemical peeling lainnya ialah melakukan aktivitas fisik yang menyebabkan banyak keringat, seperti olahraga intens. Keringat dapat mengiritasi kulit yang baru saja menjalani perawatan kulit, meningkatkan risiko infeksi, dan memperlambat proses pemulihan. Selain itu, panas tubuh yang meningkat saat berolahraga juga dapat memperparah peradangan dan menyebabkan bekas jerawat atau bekas luka menjadi lebih terlihat. Hindari aktivitas ini setidaknya selama 2–3 hari pasca peeling.

9. Menggunakan Produk Perawatan yang Terlalu Berat

Selama masa pemulihan setelah chemical peeling, hindari penggunaan produk perawatan yang terlalu berat atau bertekstur kental seperti krim malam yang mengandung banyak minyak atau silikon. Produk seperti ini bisa menyumbat pori-pori dan menghambat pengelupasan alami kulit, serta memicu munculnya jerawat baru. Sebaiknya gunakan produk yang ringan, non-komedogenik, dan diformulasikan khusus untuk kulit sensitif.

Keuntungan Peeling secara Rutin

Peeling wajah merupakan salah satu metode perawatan kulit yang bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati dan mempercepat regenerasi kulit. Dengan melakukan chemical peeling secara rutin, Anda bisa mendapatkan sejumlah manfaat yang signifikan bagi kesehatan dan penampilan kulit wajah. Berikut adalah beberapa keuntungan dari peeling secara rutin:

1. Mencerahkan Kulit Wajah

Peeling membantu mengangkat lapisan sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit, sehingga warna kulit wajah terlihat lebih cerah dan segar. Proses ini juga merangsang pertumbuhan sel-sel kulit baru yang lebih sehat, menjadikan kulit tampak lebih bersinar dan merata. Jadi, warna kulit menjadi lebih merata.

2. Mengurangi Masalah Jerawat dan Komedo

Peeling membantu membersihkan pori-pori dari kotoran dan minyak berlebih yang dapat menyebabkan jerawat dan komedo. Dengan membersihkan pori-pori secara efektif, peeling secara rutin bisa membantu mencegah timbulnya jerawat, mengatasi masalah bekas jerawat, dan mengurangi kemunculan komedo, terutama di area wajah yang berminyak.

3. Menyamarkan Garis Halus dan Kerutan

Seiring bertambahnya usia, garis halus dan kerutan mulai muncul pada kulit wajah. Peeling berfungsi sebagai perawatan anti-penuaan dengan merangsang produksi kolagen, yang penting untuk menjaga elastisitas dan kekencangan kulit. Dengan rutin melakukan peeling, kulit akan terlihat lebih muda dan garis halus akan berkurang.

4. Memperbaiki Tekstur Kulit

Peeling secara rutin membuat tekstur kulit menjadi lebih halus dan rata. Setelah sel kulit mati terangkat, kulit yang baru dan lebih halus akan terlihat di permukaan. Ini sangat membantu bagi Anda yang memiliki tekstur kulit tidak merata atau bekas luka jerawat.

5. Meningkatkan Penyerapan Produk Skincare

Ketika lapisan kulit mati terangkat, kulit menjadi lebih responsif terhadap produk perawatan yang diaplikasikan setelahnya. Dengan peeling, pori-pori akan lebih terbuka dan produk skincare seperti serum dan pelembap akan lebih mudah meresap ke dalam kulit, sehingga efektivitasnya meningkat.

Cara Kerja Peeling

Peeling mengangkat sel-sel kulit mati dan merangsang regenerasi kulit baru agar tampak lebih cerah, halus, dan merata. Prosedur ini dapat dilakukan secara kimiawi maupun mekanis, tergantung jenis dan kebutuhan kulit. Berikut adalah tahap-tahap cara kerja peeling secara umum:

1. Mengangkat Sel Kulit Mati

Peeling bekerja dengan melalui proses pengelupasan lapisan kulit terluar yang terdiri dari sel-sel kulit mati dan kusam. Proses ini mempercepat pergantian sel kulit, yang secara alami bisa melambat akibat usia atau paparan polusi.

2. Merangsang Regenerasi Sel Kulit

Setelah lapisan kulit mati terangkat, tubuh akan merespons dengan mempercepat pembentukan sel kulit baru. Inilah yang membuat kulit terlihat lebih cerah, segar, dan terasa lebih halus setelah prosedur peeling.

3. Membersihkan Poros-Poros Kulit

Peeling juga membantu membuka dan membersihkan pori-pori yang tersumbat oleh minyak berlebih, kotoran, atau sisa kosmetik. Hal ini sangat bermanfaat untuk mengurangi komedo, jerawat ringan, serta mencegah peradangan kulit.

Berbagai pantangan setelah chemical peeling di atas harus bisa Anda hindari dengan baik, jika tidak hasil akhir yang didapatkan dari proses chemical peeling tidak akan bisa maksimal. Selalu perhatikan kesehatan kulit Anda setelah melewati prosedur ini. Pastikan juga Anda sudah memilih klinik profesional yang bisa menyajikan perawatan terbaik agar tidak kecewa nantinya. Seperti Facial, Peeling & Skincare dari JAC ini yang siap membantu dalam merawat kulit wajah Anda. Hubungi kami segera untuk merasakan perawatan wajah dari dokter estetika dan para ahli di Jakarta Aesthetic Clinic.

Banner JAC Face Procedure

Sumber: 

  • https://www.bwcmiami.com/about-us/blog/2016/may/10-things-to-avoid-after-getting-a-chemical-peel/
  • https://www.glowday.com/blog/chemical-peel-aftercare-dos-and-don-ts
  • https://www.skinspirit.com/blog/7-tips-on-how-to-care-for-your-skin-after-a-chemical-peel/
  • https://www.dermalogica.com/blogs/living-skin/how-to-care-for-your-skin-after-a-peel
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

Image Post Jakarta Aesthetic Clinic

Cara Mengecilkan Paha dan Perut agar Bentuk Tubuh Lebih Proporsional

September 11, 2026
keloid bekas sc

Keloid Bekas SC: Penyebab, Pencegahan, dan Cara Mengatasinya

September 11, 2026
pantangan setelah suntik filler

Baru Filler? Ini 5 Pantangan Setelah Suntik Filler yang Perlu Dihindari

September 10, 2026

Comments are closed.