Kenali 5 Penyebab Double Chin dan Tips Menghilangkannya

Pernahkah Anda merasa bentuk wajah terlihat berbeda saat becermin atau saat melihat hasil foto? Tanpa disadari, double chin bisa muncul secara perlahan akibat berbagai faktor yang saling berkaitan. Untuk memahami kondisi ini secara lebih mendalam, penting bagi Anda mengenali penyebab adanya double chin.

Meskipun sering dikaitkan dengan kelebihan berat badan, kenyataannya penyebab double chin tidak sesederhana itu. Faktor usia, kebiasaan sehari-hari, hingga pengaruh genetik turut memainkan peran dalam pembentukan lipatan di bawah dagu. Lalu bagaimana cara untuk mengatasinya agar tak lagi mengganggu penampilan? Mari simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.

baca juga: Bagaimana Cara Menghilangkan Lemak di Dagu?

Penyebab Adanya Double Chin yang Anda Harus Tahu

Penyebab Adanya Double Chin yang Anda Harus Tahu

Bagi sebagian orang, double chin bisa muncul perlahan tanpa disadari, hingga akhirnya menimbulkan rasa tidak percaya diri. Kondisi ini memang umum terjadi, tetapi bisa disebabkan oleh hal-hal yang tidak selalu sesederhana penumpukan lemak. Berikut 5 penyebab double chin yang sering luput dari perhatian namun penting untuk Anda ketahui:

1. Berat Badan dan Penumpukan Lemak di Area Bawah Dagu

Penyebab paling umum munculnya double chin adalah akumulasi lemak submental yaitu lemak yang berada tepat di bawah dagu. Ketika tubuh menyimpan lemak berlebih, area dagu sering kali menjadi salah satu tempat penyimpanan cadangan tersebut. Hal ini bisa terjadi pada orang obesitas, kelebihan berat badan, bahkan pada orang dengan berat badan ideal, karena distribusi lemak di tubuh setiap individu tidak selalu merata.

2. Penuaan Kulit dan Penurunan Elastisitas Kulit

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dalam kulit akan menurun secara alami. Ini menyebabkan kulit menjadi kurang kencang dan lebih mudah kendur, termasuk di area bawah rahang. Saat kehilangan elastisitas kulit, jaringan di bawahnya juga ikut melemah, sehingga menciptakan ilusi adanya lipatan tambahan yang sering kali disalahartikan sebagai lemak murni.

3. Postur Tubuh yang Buruk

Anda mungkin tidak menyangka bahwa kebiasaan menunduk terlalu lama, seperti saat menggunakan ponsel atau bekerja di depan komputer, dapat jadi penyebabnya serta memperburuk tampilan double chin. Postur tubuh yang buruk menyebabkan otot-otot leher dan dagu melemah karena tidak digunakan secara optimal. Dalam jangka panjang, kondisi ini membuat garis rahang kehilangan definisinya.

4. Faktor Genetik

Beberapa orang memang memiliki kecenderungan genetik atau keturunan untuk menyimpan lebih banyak lemak di area wajah dan leher. Jika anggota keluarga Anda memiliki bentuk wajah dengan area bawah dagu yang lebih berisi, kemungkinan besar Anda juga berpotensi mengalami risiko yang sama. Meski begitu, bukan berarti double chin tidak dapat dikendalikan sebab faktor genetik hanya salah satu bagian dari keseluruhan kondisi.

5. Gaya Hidup yang Tidak Seimbang

Kebiasaan makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, serta pola tidur yang tidak teratur dapat mempercepat pembentukan double chin. Ketidakseimbangan gaya hidup ini membuat metabolisme tubuh melambat dan menyebabkan penumpukan lemak yang tidak perlu. Selain itu, konsumsi gula dan garam berlebih juga berkontribusi terhadap retensi cairan yang memperburuk tampilan area dagu dan leher.

baca juga: 6 Gerakan Ini Efektif Menghilangkan Double Chin, Lho!

4 Tips Menghilangkan Double Chin yang Mengganggu Penampilan

4 Tips Menghilangkan Double Chin

Untuk mengembalikan bentuk wajah yang lebih tegas dan proporsional, Anda perlu mengambil langkah aktif. Perubahan kecil dalam rutinitas sehari-hari bisa memberikan hasil signifikan jika dilakukan secara konsisten dan tepat sasaran. Berikut 4 tips yang dapat membantu Anda mengatasi double chin:

1. Lakukan Terapkan Rutinitas Perawatan Kulit yang Konsisten

Pastikan Anda membersihkan wajah dan leher setiap hari, lalu aplikasikan toner dan moisturizer untuk menjaga kelembapan. Gunakan teknik pemijatan lembut ke arah atas saat mengoleskan produk untuk membantu melancarkan peredaran darah serta merangsang otot di area bawah dagu.

2. Hindari Makanan yang Menyebabkan Retensi Cairan

Beberapa jenis makanan, terutama yang tinggi garam dan gula, dapat memicu pembengkakan ringan pada wajah akibat retensi cairan. Mengurangi asupan tersebut dan menggantinya dengan pilihan makanan yang lebih seimbang akan membantu mengurangi tampilan bengkak pada wajah, termasuk di area dagu. Selain itu, pastikan Anda mencukupi kebutuhan cairan tubuh setiap hari agar metabolisme tetap optimal.

3. Aktif Bergerak dan Rutin Berolahraga

Olahraga secara teratur membantu membakar lemak tubuh secara keseluruhan, termasuk lemak yang tersimpan di area wajah dan leher. Anda tidak perlu langsung melakukan aktivitas berat cukup mulai dengan berjalan kaki, naik-turun tangga, atau gerakan kardio ringan yang dilakukan secara konsisten. Tubuh yang aktif akan meningkatkan proses pembentukan kembali garis wajah yang lebih tegas.

4. Tidur Cukup dan Berkualitas

Kualitas tidur yang buruk bisa memengaruhi bentuk tubuh. Ini dapat memperlambat proses metabolisme dan memperburuk kondisi kulit. Saat Anda tidak cukup tidur, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon stres yang dapat memicu penumpukan lemak. Sebaliknya, tidur yang cukup dan berkualitas akan membantu proses regenerasi kulit berjalan lebih baik dan menjaga kontur wajah tetap sehat.

Jangan Biarkan Dagu Berlipat Mengganggu Penampilan Anda, JAC Punya Solusinya!

Double chin bukan hanya soal penampilan, tetapi juga cerminan dari bagaimana tubuh Anda merespons usia, gaya hidup, hingga kebiasaan sehari-hari. Dengan memahami penyebab adanya double chin, Anda dapat mulai menyusun langkah perbaikan yang lebih tepat dan menyeluruh. 

Namun, jika Anda merasa upaya yang telah dilakukan belum memberi hasil maksimal, mungkin saatnya mempertimbangkan solusi medis yang lebih terarah dan profesional. Terlebih bagi Anda yang ingin mengembalikan kontur wajah yang tegas tanpa prosedur invasif, pendekatan teknologi modern bisa menjadi pilihan tepat.

Untuk itu, Ultherapy Prime di Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) hadir sebagai solusi unggulan bagi Anda yang ingin mengencangkan kulit wajah hingga area double chin secara aman, cepat, dan nyaman. Prosedur ini memanfaatkan Teknologi radiofrekuensi dan ultrasound yang terbukti efektif dalam mengurangi kekenduran kulit tanpa perlu operasi. Hasilnya? Kulit terasa lebih kencang, kerut berkurang, dan wajah kembali memiliki garis rahang yang tegas.

baca juga: Perawatan Kulit Leher Kendur yang Ampuh, Sudah Tahu Belum?

Didukung oleh tim dokter estetika berpengalaman dan pendekatan berbasis analisis personal, JAC memastikan setiap pasien mendapatkan perawatan yang spesifik sesuai kebutuhan. Tidak hanya wajah, Ultherapy Prime juga dapat diterapkan pada area tubuh lain seperti leher, perut, hingga paha. Hal ini menjadikannya pilihan menyeluruh untuk Anda yang menginginkan kulit sehat, kontur tubuh yang terdefinisi, serta sirkulasi darah yang lebih baik.

Ingin mencoba? Kunjungi JAC sekarang juga dan mulai perawatan untuk penampilan yang lebih  maksimal!

banner prime exosome

Sumber:

https://www.webmd.com/beauty/how-to-get-rid-of-a-double-chin

https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-double-chin

https://www.medicalnewstoday.com/articles/318131

dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

filler dagu vs implan dagu

Filler Dagu vs Implan Dagu, Mana yang Lebih Cocok untuk Bentuk Wajah Anda?

September 14, 2026
filler pelipis

Filler Pelipis untuk Atasi Wajah Cekung, Apa Saja Manfaatnya?

September 14, 2026
Image Post Jakarta Aesthetic Clinic

Cara Mengecilkan Paha dan Perut agar Bentuk Tubuh Lebih Proporsional

September 11, 2026

Comments are closed.