Penyebab Bopeng di Pipi dan Cara Menghilangkannya
Bopeng di pipi bisa membuat Anda merasa kurang percaya diri, terutama jika muncul akibat jerawat yang sulit dihindari. Meskipun tampaknya sepele, bopeng bisa menjadi masalah yang memengaruhi penampilan wajah Anda. Jika Anda penasaran mengenai penyebab bopeng di pipi dan bagaimana cara menghilangkannya, artikel ini akan memberikan informasi yang lengkap untuk Anda. Yuk, simak ulasannya!
baca juga: Cara Memudarkan Bekas Jerawat yang Merah dengan Efektif
Apa itu Bopeng?

Bopeng adalah bekas luka berupa lubang atau cekungan kecil pada kulit yang muncul setelah proses penyembuhan dari jerawat, trauma, atau infeksi. Bopeng sering kali muncul di area wajah, terutama di pipi, dan bisa membuat kulit wajah terlihat tidak rata. Proses pembentukan bopeng ini terjadi ketika lapisan kulit yang lebih dalam rusak dan menyebabkan kolagen di kulit tidak dapat kembali ke bentuk semula, menciptakan bekas yang menonjol.
Bopeng di pipi bisa mengganggu penampilan, namun ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkannya. Sebelum menuju cara mengatasi bopeng, mari kita bahas terlebih dahulu penyebab utama munculnya bopeng di pipi.
Penyebab Bopeng di Pipi yang Harus Diketahui

Terdapat beberapa penyebab utama yang dapat menyebabkan bopeng di pipi. Setiap penyebab memiliki cara penanganan yang berbeda, namun semuanya memerlukan perhatian yang lebih untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut adalah beberapa penyebab yang paling umum:
1. Jerawat Parah
Penyebab bopeng di pipi yang paling sering terjadi adalah jerawat. Jerawat yang parah atau meradang dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan kulit yang lebih dalam. Ketika jerawat pecah atau dipencet, jaringan kulit bisa rusak, dan proses penyembuhan yang tidak sempurna menyebabkan terbentuknya bopeng. Makin lama jerawat dibiarkan, makin besar kemungkinan kulit akan meninggalkan bekas luka yang sulit hilang.
2. Infeksi Kulit
Infeksi pada kulit, seperti infeksi bakteri yang menyebabkan abses atau bisul, bisa menyebabkan luka yang dalam. Ketika infeksi ini sembuh, kulit bisa meninggalkan bekas berupa bopeng. Jika Anda sering mengalami infeksi kulit atau mengalami luka terbuka yang terinfeksi, risiko terkena bopeng juga makin tinggi.
3. Penyakit Kulit Lainnya
Beberapa penyakit kulit seperti cacar air (chickenpox) atau penyakit menular lainnya juga dapat meninggalkan bekas luka yang mirip dengan bopeng. Meski cacar air kini jarang terjadi karena vaksinasi, bekas luka yang ditinggalkan oleh penyakit ini masih bisa terlihat jelas di pipi atau area tubuh lainnya. Bopeng yang disebabkan oleh penyakit seperti ini sering kali membutuhkan waktu yang lebih lama untuk hilang.
4. Luka atau Trauma pada Kulit
Luka akibat kecelakaan, operasi, atau cedera fisik lainnya dapat merusak lapisan kulit dan meninggalkan bekas bopeng. Proses penyembuhan yang tidak sempurna atau infeksi pada luka dapat menyebabkan bekas luka yang lebih dalam dan sulit hilang, yang akhirnya menjadi bopeng.
baca juga: Inilah 11 Cara Menghilangkan Scar di Wajah secara Ampuh
Cara Menghilangkan Bopeng di Pipi

Meski bopeng di pipi tidak bisa hilang begitu saja tanpa perawatan, ada beberapa tindakan medis yang dapat membantu memperbaiki penampilan kulit Anda. Menghilangkan bopeng memerlukan teknik yang lebih dari sekadar perawatan di rumah. Berikut adalah beberapa pilihan tindakan medis yang bisa Anda pertimbangkan:
1. Microneedling
Microneedling, atau terapi induksi kolagen, melibatkan penggunaan jarum kecil untuk merangsang produksi kolagen di kulit. Prosedur ini membantu memperbaiki tekstur kulit dan mengurangi penampilan bopeng dengan merangsang penyembuhan alami kulit. Anda akan membutuhkan beberapa sesi untuk mendapatkan hasil yang optimal.
2. Dermal Filler
Penggunaan dermal filler adalah salah satu cara untuk mengangkat bopeng yang lebih dalam dengan menyuntikkan bahan seperti asam hyaluronic ke dalam kulit. Dermal filler dapat memberikan hasil yang cepat, namun efeknya sementara dan membutuhkan perawatan ulang setelah beberapa bulan.
3. Chemical Peels
Chemical peel menggunakan asam kimia untuk mengelupas lapisan luar kulit, sehingga memberikan kesempatan bagi kulit baru yang lebih halus untuk tumbuh. Peeling ini juga dapat mengurangi penampilan bopeng dan memperbaiki warna kulit yang tidak merata. Prosedur ini biasanya dilakukan dalam beberapa tahap untuk hasil yang lebih maksimal.
Bopeng di pipi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari jerawat, infeksi kulit, hingga luka atau trauma. Meskipun bopeng tidak dapat hilang dengan sendirinya, ada berbagai tindakan medis yang dapat membantu mengurangi dan memperbaiki penampilannya, seperti dermabrasi, microneedling, penggunaan laser, dermal filler, dan chemical peels.
baca juga: Perbedaan Bekas Jerawat PIE dan PIH yang Perlu Dipahami
Konsultasikan Masalah Bopeng di Pipi Bersama JAC
Jika Anda menginginkan hasil optimal dalam mengatasi bopeng di pipi, pertimbangkan perawatan Prime Exosome di Jakarta Aesthetic Clinic. Prime exosome adalah perawatan yang bertujuan untuk menghilangkan sel-sel mati dan lemah yang dapat memicu peradangan serta munculnya flek hitam, dan juga memperkuat sel-sel sehat yang ada.
Jadi, tunggu apa lagi? Konsultasikan kondisi bopeng di pipi Anda dengan tim profesional JAC dan atur jadwal kunjungan Anda sekarang. Dapatkan kulit yang lebih halus dan tampak bercahaya!
Sumber:
https://www.healthline.com/health/boxcar-scars
https://www.medicalnewstoday.com/articles/71615
https://curology.com/blog/what-causes-pockmarks-heres-what-skincare-experts-say/
https://skincancer-specialists.com/blog/causes-and-treatments-of-pockmarks/
Comments are closed.




















Make Appointment Now