5 Penyebab Kulit Bergelambir yang Perlu Anda Ketahu

Kulit bergelambir adalah masalah yang sering dialami banyak orang, baik pria maupun wanita. Kondisi ini bisa membuat penampilan menjadi kurang maksimal dan menurunkan rasa percaya diri. Memahami penyebab kulit bergelambir penting untuk menemukan solusi yang tepat agar kulit Anda tetap kencang dan sehat.

Tidak sedikit orang yang merasa bingung dan bertanya-tanya, mengapa kulit bisa menjadi kendur meskipun sudah merawatnya dengan baik? Faktor-faktor seperti penuaan, kebiasaan sehari-hari, dan bahkan kondisi medis tertentu dapat memengaruhi kondisi kulit Anda. Dalam artikel ini, JAC akan membahas penyebab utama kulit bergelambir dan bagaimana merawat kulit dengan lebih efektif.

5 Penyebab Kulit Bergelambir

Penyebab Kulit BergelambirKulit bergelambir dapat muncul di berbagai bagian tubuh, seperti perut, lengan, paha, dan wajah. Penyebab dari kulit bergelambir sangat beragam dan sering kali disebabkan oleh perubahan yang terjadi pada tubuh seiring waktu. Berikut adalah penyebab utama kulit bergelambir yang perlu Anda ketahui:

Baca Juga: 5 Cara Menghilangkan Gelambir di Lengan secara Efektif

1. Penurunan Berat Badan yang Besar

Penurunan berat badan yang drastis, terutama dalam waktu singkat, adalah salah satu penyebab utama kulit menjadi bergelambir. Ketika seseorang mengalami penambahan berat badan, kulit meregang untuk menyesuaikan diri dengan peningkatan lemak tubuh. 

Namun, ketika berat badan turun dengan cepat, elastisitas kulit tidak selalu mampu menyesuaikan diri secepat penurunan tersebut, sehingga mengakibatkan kulit yang kendur dan tampak bergelambir. Proses ini biasanya terjadi pada orang yang melakukan diet ketat, operasi bariatrik, atau program penurunan berat badan yang intensif. 

Pasalnya, kulit kehilangan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan bentuk tubuh, terutama jika penurunan berat badan terjadi setelah kulit mengalami peregangan dalam waktu yang lama. Ditambah lagi kolagen dan elastin, dua protein utama yang bertanggung jawab untuk kekencangan dan elastisitas kulit, tidak dapat dengan cepat pulih sehingga kulit menjadi kendur.

2. Penuaan

Penuaan adalah faktor alami yang memengaruhi banyak aspek tubuh, termasuk kondisi kulit. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin pada kulit menurun. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kolagen memberikan kekuatan pada kulit, sementara elastin menjaga kulit tetap kencang dan elastis. Penurunan produksi kedua protein ini membuat kulit kehilangan kemampuan untuk kembali ke bentuk semula setelah peregangan.

Selain itu, penuaan juga berpengaruh pada distribusi lemak tubuh dan struktur kulit secara keseluruhan. Lemak subkutan (lemak yang terletak tepat di bawah kulit) yang berfungsi mendukung struktur kulit cenderung berkurang seiring bertambahnya usia dan menyebabkan kulit tampak lebih tipis dan kendur. Proses penuaan ini tidak bisa dihindari, tetapi bisa diperlambat dengan perawatan kulit yang tepat dan pola hidup sehat.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Kulit Bergelambir Setelah Diet

3. Hamil dan Melahirkan

Kehamilan adalah momen penting dalam hidup seorang wanita, namun perubahan yang terjadi pada tubuh selama kehamilan dapat menyebabkan kulit bergelambir, terutama di area perut, paha, dan payudara. Selama kehamilan, kulit meregang untuk menampung pertumbuhan bayi, dan setelah melahirkan, kulit sering kali membutuhkan waktu kembali ke bentuk semula dan terlihat kendur.

Faktor lain yang memengaruhi adalah hormon selama kehamilan yang dapat melemahkan struktur kolagen, sehingga kulit kehilangan sebagian besar elastisitasnya. Setelah melahirkan, banyak wanita mengalami kesulitan mengembalikan kekencangan kulit, terutama jika tidak diiringi dengan olahraga atau perawatan kulit khusus.

4. Kondisi Medis Tertentu

Beberapa kondisi medis dapat memengaruhi elastisitas kulit, seperti sindrom Marfan dan sindrom Ehlers-Danlos. Kedua kondisi ini adalah gangguan genetik yang memengaruhi jaringan ikat dalam tubuh, termasuk kulit, sehingga menyebabkan kulit menjadi sangat lentur dan mudah kendur. Orang yang menderita kondisi ini sering kali memiliki kulit yang lebih tipis dan mudah mengalami kerusakan.

Selain itu, kondisi medis lain seperti hipotiroidisme juga dapat memengaruhi elastisitas kulit. Pada penderita hipotiroidisme, tubuh kekurangan hormon tiroid yang penting untuk menjaga metabolisme dan kesehatan jaringan kulit, sehingga dapat menyebabkan kulit menjadi kendur dan bergelambir.

5. Paparan Sinar Matahari Terus-menerus

Perlu diketahui bahwa paparan sinar matahari yang berlebihan dan berkepanjangan juga berkontribusi terhadap kerusakan kulit. Hal ini dikarenakan sinar ultraviolet (UV) dapat merusak serat kolagen dan elastin di dalam kulit, sehingga membuat kulit kehilangan kekuatannya dan menjadi kendur. 

Sebab, radiasi UV dapat menembus lapisan kulit dan mempercepat proses penuaan kulit atau yang sering disebut sebagai proses penuaan akibat matahari (photoaging). Kulit yang sering terpapar sinar matahari tanpa perlindungan yang memadai juga cenderung lebih mudah berkerut dan kehilangan elastisitasnya. 

Cara Mengencangkan Kulit yang Bergelambir

Cara Mengencangkan Kulit yang BergelambirSetelah memahami penyebab kulit bergelambir, langkah selanjutnya adalah mencari cara untuk mengencangkan kembali kulit yang kendur. Beberapa metode dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini, baik melalui perawatan di rumah maupun prosedur medis. Dalam penjelasan berikut, JAC akan membagikan cara mengencangkan kulit yang bergelambir untuk Anda:

1. Menggunakan Produk Perawatan Kulit yang Mengandung Retinoid

Retinoid adalah turunan vitamin A yang dikenal memiliki efek luar biasa dalam merangsang produksi kolagen pada kulit. Penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung retinoid seperti krim atau serum dapat membantu mengencangkan kulit yang kendur. Retinoid sendiri bekerja dengan meningkatkan pergantian sel kulit dan memperbaiki struktur kulit dari dalam, sehingga kulit tampak lebih kencang dan halus.

Produk yang mengandung retinoid biasanya digunakan pada malam hari karena dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari. Sebelum menggunakan retinoid, pastikan untuk melakukan tes alergi pada kulit dan mengikuti petunjuk penggunaan dengan tepat untuk menghindari iritasi.

2. Rutin Melakukan Latihan Fisik dan Olahraga

Olahraga rutin dapat membantu mengencangkan kulit yang kendur dengan cara meningkatkan massa otot dan merangsang aliran darah ke area yang membutuhkan perbaikan. Latihan kekuatan seperti angkat beban, yoga, dan pilates sangat efektif untuk membentuk otot dan memberikan tampilan kulit yang lebih kencang.

Selain itu, latihan kardiovaskular seperti berlari, bersepeda, dan berenang dapat membantu membakar lemak tubuh berlebih yang sering kali berkontribusi terhadap tampilan kulit bergelambir. Dengan mengombinasikan berbagai jenis olahraga, Anda dapat meningkatkan keseluruhan penampilan kulit.

3. Menjalani Perawatan Terapi Laser

Bagi Anda yang ingin hasil lebih cepat, perawatan medis seperti terapi laser dapat menjadi pilihan. Terapi laser menggunakan cahaya untuk memperbaiki struktur kulit dan merangsang regenerasi sel kulit baru.

Prosedur ini biasanya dilakukan oleh dokter spesialis kulit atau ahli kecantikan profesional dan memerlukan beberapa sesi untuk mendapatkan hasil yang optimal. Agar prosedurnya aman dan hasilnya maksimal, Anda perlu memilih klinik estetika yang tepat dan dilengkapi oleh dokter ahli bersertifikasi seperti Jakarta Aesthetic Clinic.

Baca Juga: 7 Tipe Perawatan Tubuh Wanita yang Membuat Kulit Lebih Sehat

4. Mengonsumsi Makanan Kaya Kolagen dan Antioksidan

Apa yang Anda makan sangat memengaruhi kondisi kulit. Mengonsumsi makanan yang kaya akan kolagen dan antioksidan, seperti buah-buahan, sayuran, ikan, dan kacang-kacangan, dapat membantu menjaga elastisitas kulit. Sebab selain kolagen yang penting untuk menjaga kekuatan dan kekenyalan kulit, antioksidan juga berfungsi untuk melawan radikal bebas yang merusak sel kulit.

Mengonsumsi suplemen kolagen juga dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan asupan kolagen dalam tubuh. Namun, pastikan untuk memilih suplemen yang sudah teruji dan memiliki kandungan bahan yang aman.

5. Menghindari Kebiasaan yang Merusak Kulit

Beberapa kebiasaan buruk seperti merokok, kurang tidur, dan konsumsi alkohol berlebihan dapat memperburuk kondisi kulit. Merokok merupakan kebiasaan yang mengurangi aliran darah ke kulit dan merusak kolagen, sehingga kulit menjadi lebih mudah kendur. Tidur yang cukup dan pola hidup sehat akan membantu kulit Anda tetap kencang dan sehat.

Jangan lupa juga untuk menghindari paparan sinar matahari langsung dan gunakan sunblock atau sunscreen secara rutin untuk melindungi kulit dari kerusakan lebih lanjut. Dengan menjaga kebiasaan hidup sehat, Anda dapat membantu kulit tetap dalam kondisi terbaiknya.

JAC

Jadi, itu dia penyebab kulit bergelambir dari berbagai faktor, seperti penurunan berat badan yang drastis, penuaan, kehamilan, kondisi medis tertentu, dan paparan sinar matahari yang berlebihan. Sebelum mengatasinya, memahami penyebabnya adalah langkah pertama yang penting. Dengan perawatan yang konsisten dan gaya hidup sehat, Anda bisa membantu kulit menjadi lebih kencang dan tampak lebih muda.

Namun, untuk hasil yang lebih efektif dan signifikan, terutama pada area-area tertentu, perawatan profesional menjadi solusi terbaik. Jika Anda mengalami kekenduran kulit dan ingin mendapatkan perawatan tanpa operasi yang nyaman dan cepat, Anda bisa mempertimbangkan skin tightening treatment di Jakarta Aesthetic Clinic (JAC).

Dengan teknologi Radiofrekuensi dan Ultrasound terbaik di kelasnya, JAC menawarkan solusi perawatan kulit yang tidak hanya mengencangkan, tetapi juga mengurangi kerutan, selulit, dan stretch marks, sehingga memberikan hasil optimal.

Bukan hanya itu saja, seluruh proses perawatannya juga didukung oleh tim dokter ahli berpengalaman sehingga solusinya lebih tepat sesuai kebutuhan masing-masing orang. Dokter ahli bersertifikasi dari JAC akan menganalisa kondisi kulit Anda secara spesifik untuk memberikan rekomendasi perawatan yang sesuai dan tepat sasaran. 

Tertarik untuk mencobanya? Dapatkan kembali kulit yang mulus dan kontur tubuh yang kencang dengan perawatan di JAC yang dirancang khusus untuk Anda!

 

Sumber:

https://www.healthline.com/health/skin/saggy-skin#treatment

https://www.efmedispa.com/conditions/sagging-skin

https://www.medicalnewstoday.com/articles/326536

Orihashia, K., Mitsunaga, H., Kawai, M., Kitagawa, H., Zou, A., Tan, Y. (2022). An overview of Japanese cosmetic acupuncture: 日本美容针灸概述. World Journal of Acupuncture – Moxibustion, 32 (1), 85-88. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S1003525721001045 

JAC

Terkait

Image Post Jakarta Aesthetic Clinic

Cara Mengecilkan Paha dan Perut agar Bentuk Tubuh Lebih Proporsional

September 11, 2026
keloid bekas sc

Keloid Bekas SC: Penyebab, Pencegahan, dan Cara Mengatasinya

September 11, 2026
pantangan setelah suntik filler

Baru Filler? Ini 5 Pantangan Setelah Suntik Filler yang Perlu Dihindari

September 10, 2026

Comments are closed.