Memahami Penyebab Kulit Kering dan Keriput di Usia Muda

Penyebab kulit kering dan keriput di usia muda disebabkan beragam faktor. Pada umumnya, kulit kering dan keriput seringkali muncul dikarenakan bertambahnya usia, namun di usia muda pun dapat terjadi/ Setiap orang tentu mendambakan kulit yang sehat dan awet muda tanpa banyak muncul masalah. Ketika masalah kulit kering, mengelupas, muncul rasa perih, dan disertai dengan keriput di beberapa bagian, Anda pasti akan berusaha untuk mengatasinya sesegera mungkin.

Dalam artikel ini, Anda akan mengenal berbagai penyebab kulit kering dan keriput di usia muda serta berbagai cara untuk mengatasinya. Jadi, pastikan untuk membaca informasi di bawah ini hingga akhir agar seluruh permasalahan kulit Anda dapat teratasi.

7 Penyebab Kulit Kering dan Keriput di Usia Muda

faktor penyebab kulit kering dan keriput

Memiliki jenis kulit yang kering terkadang dapat membuat Anda tidak nyaman, apalagi jika ditambah munculnya keriput di usia yang masih dikatakan muda. Kulit kering dan keriput di usia muda pada dasarnya disebabkan oleh beberapa faktor baik dari luar maupun dari dalam. Berikut adalah 5 penyebab utama kulit kering dan keriput di usia muda:

1. Sinar Matahari

Salah satu penyebab munculnya keriput di usia muda adalah dengan seringnya terkena paparan sinar matahari. Sinar matahari memiliki paparan yang sangat besar pada kulit dan dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan keriput. Radiasi UV yang terkandung dalam cahaya matahari menyebabkan kerusakan pada kulit dan mempercepat proses penuaan. 

Terdapat dua jenis sinar UV yang dapat mencapai kulit, yaitu UVA dan UVB. Adapun sinar UVA memiliki energi yang lebih rendah dan mampu menembus ke lapisan kulit yang lebih dalam, sedangkan sinar UVB memiliki energi yang lebih tinggi dan hanya dapat menembus ke lapisan kulit permukaan.

Efek sinar UVA dapat mengakibatkan produksi radikal bebas yang dapat merusak protein dan lipid dalam kulit, sehingga mengurangi elastisitas dan mempercepat proses penuaan. Sementara efek sinar UVB yang memiliki energi lebih tinggi dapat menyebabkan kerusakan kulit yang lebih terlihat, seperti bintik-bintik hitam, tahi lalat, dan kulit yang kering dan kasar.

Baca juga: 9 Cara Merawat Kulit Tubuh Agar Semakin Cantik & Sehat

2. Stres dan Kurang Tidur

Stres dapat memengaruhi kesehatan kulit secara negatif. Saat stres, tubuh melepaskan hormon stres yang dapat mempercepat proses penuaan kulit dan menyebabkan keriput. Stres juga dapat menyebabkan penurunan produksi kolagen dan elastin, protein yang membantu menjaga elastisitas kulit.

Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan kulit. Saat tidur, tubuh meregenerasi sel-sel kulit dan memperbaiki kerusakan yang terjadi selama hari. Kurang tidur pada dasarnya juga dapat menyebabkan peningkatan produksi hormon stres seperti kortisol yang dapat merusak sel-sel kulit dan mempercepat proses penuaan. 

3. Merokok

Merokok adalah hal yang sangat buruk bagi kulit dan dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan keriput. Asap rokok mengandung bahan-bahan kimia yang sangat berbahaya bagi kulit, seperti karbon monoksida dan radikal bebas. Ini dapat mempercepat proses penuaan dan menyebabkan keriput pada kulit. Merokok juga dapat menyebabkan kerusakan pada kolagen dan elastin, dua protein yang penting bagi elastisitas kulit.

4. Konsumsi Alkohol

Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat memengaruhi kondisi kulit dan menyebabkan kulit menjadi kering dan keriput. Alkohol dapat menyebabkan dehidrasi dan mempercepat proses penuaan kulit. Konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel kulit dan memperlambat proses penyembuhan luka.

5. Diet Ketat yang Kurang Tepat

Diet yang tidak sehat dapat memengaruhi kesehatan kulit secara negatif. Makan terlalu banyak makanan yang tinggi lemak, garam, gula, hingga junk food dapat menyebabkan banyak masalah kulit termasuk kulit kering dan penuaan dini. 

Sayuran dan buah mengandung antioksidan yang dapat melindungi kulit dari kerusakan radikal bebas dan membantu menjaga elastisitas kulit. Jadi sangat disarankan untuk makan diet yang seimbang dan bergizi, yang mencakup banyak sayuran dan buah. Jangan lupa juga untuk selalu memastikan bahwa Anda meminum banyak air agar kulit tetap terhidrasi dan sehat.

6. Kurang Tidur

Orang dewasa disarankan untuk tidur selama 7-8 jam pada malam hari. Ternyata, kurang tidur dapat mempercepat proses penuaan pada kulit. Hal ini disebabkan karena kurang tidur dapat mengurangi kadar kolagen pada kulit dan meningkatkan risiko munculnya keriput, terlepas dari usia seseorang.

Kurang tidur dapat mengurangi tingkat kolagen kulit seseorang hingga 70 persen. Bahkan, kebiasaan begadang secara teratur dapat membuat seseorang terlihat hingga 2,5 tahun lebih tua.

7. Sering Melakukan Eksfoliasi

Melakukan eksfoliasi untuk menghilangkan sel-sel kulit mati memang merupakan langkah penting dalam perawatan kulit. Namun, jika dilakukan secara berlebihan, dapat menyebabkan kulit menjadi kering, kasar, dan muncul kerutan halus.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering dengan Bahan Alami 

8 Cara Mencegah Kulit Kering dan Keriput di Usia Muda

Cara Mencegah Kulit Kering dan Keriput

Setelah mengetahui 5 penyebab utama kulit kering dan keriput di usia muda, sekarang mari membahas cara untuk mencegah hal tersebut agar kulit tetap terlihat sehat dan muda. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini:

1. Gunakan Sunscreen

Menggunakan sunscreen adalah cara yang efektif untuk mencegah kulit kering dan keriput. Ini akan melindungi kulit dari paparan sinar UV dan menghalangi kerusakan pada kulit. Gunakan produk sunscreen dengan SPF yang tinggi setiap hari dan aplikasikan secara merata pada area yang terpapar sinar matahari.

2. Hindari Paparan Ekstrem Cuaca dan Iklim

Menghindari paparan ekstrem cuaca dan iklim adalah hal yang dapat membantu mencegah kulit kering dan keriput. Jika Anda akan terpapar sinar matahari yang kuat, pakailah topi dan kacamata hitam untuk melindungi wajah dan mata. Jika cuaca dingin, pastikan untuk menjaga kulit tetap lembap dengan menggunakan pelembap dan produk lainnya.

3. Berhenti Merokok dan Hindari Alkohol

Berhenti merokok adalah langkah penting untuk mencegah kulit kering dan keriput. Ini akan membantu mencegah kerusakan pada kolagen dan elastin dan memperlambat proses penuaan. Berhenti merokok juga akan membantu memperbaiki kondisi kulit dan meningkatkan elastisitas kulit.

Menghindari atau membatasi konsumsi alkohol adalah hal yang dapat membantu mencegah kulit kering dan keriput. Ini akan membantu mencegah dehidrasi dan memperlambat proses penuaan kulit. Hindari minum alkohol secara berlebihan dan pastikan untuk minum cukup air untuk membantu menjaga kulit tetap lembap.

4. Rutin Menggunakan Skincare

Selain digunakan untuk menjaga kesehatan kulit saja, tetapi juga untuk mengatasi berbagai permasalahan. Anda perlu melengkapi tahapan skincare dengan 4 rangkaian dasar yaitu sabun cuci muka, serum, moisturizer, dan sunscreen. Jika hal ini digunakan secara rutin, maka masalah kulit Anda perlahan dapat teratasi seiring dengan berjalannya waktu. 

Baca juga: Perbedaan Moisturizer dan Sunscreen, Sudah Tahu Belum?

5. Makan Sehat dan Bergizi

Menjaga kebiasaan kesehatan adalah hal penting untuk mencegah kulit kering dan keriput. Pastikan untuk tidur cukup setiap malam dan makan makanan yang sehat dan bergizi. Juga, cobalah untuk meminimalkan stres dan melakukan olahraga secara teratur untuk membantu menjaga kondisi kulit.

6. Tidur yang Cukup 

Tidur yang cukup sangat penting bagi kesehatan kulit. Selama tidur, tubuh memproduksi kolagen dan melakukan proses pemulihan kulit yang rusak. Kurang tidur dapat menyebabkan peningkatan produksi hormon stres dan penurunan produksi kolagen, mempercepat proses penuaan kulit dan menyebabkan keriput.

Untuk memastikan kulit tetap sehat dan terlihat muda, disarankan untuk tidur sekitar 7-9 jam setiap malam dan menjaga agar tidur tetap berkualitas dengan menghindari aktivitas elektronik sebelum tidur dan memastikan lingkungan tidur yang tenang dan nyaman.

Baca juga: Perawatan Tubuh secara Alami sebelum Anda Tidur

7. Kelola Stres

Selain itu, jangan lupakan pengaruh stres pada kulit wajah. Meski masalah pada pikiran sulit dihindari, setidaknya Anda perlu tahu bagaimana cara mengelola stres yang tepat versi Anda sendiri. 

Namun jika membutuhkan cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi stres dan menjaga kulit tetap sehat, Anda dapat melakukan aktivitas relaksasi seperti yoga, meditasi, atau berolahraga. Di sisi lain, mencoba mengelola waktu dan prioritas untuk mengurangi beban stres juga dapat dilakukan agar tak membuat diri Anda menerima banyak tekanan dan pikiran.

8. Konsultasi ke Dokter

Sayangnya, beberapa masalah pada kulit terutama kerutan tidak selalu dapat dipulihkan dengan menerapkan beberapa cara di atas saja. Agar hilang secara sempurna, Anda perlu melakukan konsultasi dengan dokter ahli. Pasalnya kerutan umumnya hanya bisa dihilangkan melalui treatment menggunakan alat khusus. 

Sekarang Anda tak perlu bingung menentukan dokter terbaik dan tepercaya untuk mengatasi segala permasalahan kulit wajah. Percayakan seluruh prosedur perawatan yang aman untuk masalah kerutan Anda pada JAC. 

JAC menyediakan Anti Wrinkle Injection yang dikhususkan untuk meningkatkan kepercayaan diri Anda dengan mengembalikan kulit yang halus, bebas kerutan, dan wajah tampak lebih muda. Tenang saja, JAC melakukan treatment ini sesuai dengan kebutuhan pasiennya. Jadi hasilnya pun akan tampak lebih natural. 

Tak ada yang perlu diragukan lagi. Sejauh ini, JAC sudah menerima berbagai penghargaan baik di Indonesia maupun di kancah internasional. Hal ini membuktikan bahwa kami selalu berkomitmen untuk selalu memberikan perawatan terbaik bagi para pasien, termasuk Anda. 

Tunggu apalagi? Atasi segala penyebab kulit kering dan keriput di usia muda dengan prosedur perawatan di JAC dan kembalikan kulit sehat Anda sekarang juga. 

Sumber rujukan

  • https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/23105-premature-aging
  • https://www.webmd.com/healthy-aging/ss/slideshow-body-aging-faster
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

Cara Mengatasi Rambut Rontok Ibu Menyusui

Cara Mengatasi Rambut Rontok Ibu Menyusui

Juli 5, 2024
Cara Diet Sehat dan Cepat dengan Buah dan Sayur

Cara Diet Sehat dan Cepat dengan Buah dan Sayur

Juli 5, 2024
Apa Itu Filler Dagu dan Amankah Bagi Tubuh?

Apa Itu Filler Dagu dan Amankah Bagi Tubuh?

Juli 5, 2024

Comments are closed.