5 Penyebab Kulit Keriput di Usia Muda dan Tips Mengatasinya

Dalam perjalanan melawan penuaan, kulit yang tampak kencang dan bercahaya sering menjadi standar kecantikan. Namun, seringkali terdapat kondisi di mana kulit mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan lebih cepat di usia muda. Penyebab kulit keriput di usia muda dapat berbeda-beda pada setiap orang, sehingga memahami akar permasalahan ini adalah langkah awal untuk menjaga kulit tetap sehat dan muda. Dalam artikel ini, JAC akan memaparkan lebih rinci penyebab-penyebab tersebut dan memberikan informasi tentang bagaimana cara agar dapat melindungi kulit kita dari tanda-tanda penuaan yang tidak diinginkan. Simak selengkapnya di bawah ini.

Penyebab Kulit Keriput di Usia Muda

ketahui penyebab kulit keriput di usia muda Kulit yang kencang dan berkilau merupakan impian setiap individu, terutama di usia muda. Namun, sayangnya, berbagai faktor dapat mempercepat proses penuaan kulit, yang salah satunya adalah munculnya keriput. 

1. Paparan Sinar Matahari yang Berlebihan

Paparan sinar matahari yang berlebihan merupakan salah satu faktor utama penyebab keriput pada kulit di usia muda. Sinar UV yang merusak kulit dapat menyebabkan kerusakan kolagen dan elastin, protein-protein penting yang menjaga kekenyalan dan kekenyalan kulit. Jika Anda sering terpapar sinar matahari tanpa perlindungan, ini dapat menyebabkan kerusakan kulit jangka panjang dan mempercepat proses penuaan. Untuk melindungi kulit dari sinar matahari, pastikan Anda menggunakan sunscreen dengan SPF yang minimal 30 PA++ setiap kali beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, hindari paparan langsung sinar matahari pada puncaknya yaitu antara pukul 10 pagi hingga 4 sore.

2. Polusi Udara dan Debu

Polusi udara dan debu merupakan ancaman tak terlihat namun berbahaya bagi kulit. Pasalnya, partikel-partikel polusi dapat menyumbat pori-pori kulit dan merusak lapisan pelindung alami. Selain itu, senyawa kimia dalam polusi udara dapat merusak kolagen dan menyebabkan keriput lebih cepat muncul.

Baca Juga : Cara Mengencangkan Kulit Yang Keriput Secara Alami

3. Kebiasaan Merokok

Merokok bukan hanya berdampak buruk pada kesehatan paru-paru, tetapi juga dapat merusak kulit. Zat-zat kimia beracun dalam asap rokok dapat menyebabkan peradangan pada kulit dan memecahkan kolagen, menyebabkan keriput lebih awal. Kebiasaan merokok juga mengurangi aliran darah ke kulit, menghambat regenerasi sel-sel kulit yang sehat.

4. Kurangnya Asupan Air

Air memainkan peran penting dalam menjaga kelembaban kulit dan membantu proses regenerasi sel-sel di dalamnya. Kurangnya asupan air dapat menyebabkan kulit kehilangan kelembaban dan menjadi kering, sehingga membuat garis-garis halus dan keriput lebih terlihat.  Selain itu, kulit yang terhidrasi dengan baik memiliki elastisitas yang lebih baik, membantu melawan tanda-tanda penuaan. Pastikan Anda cukup mengonsumsi air setiap hari untuk menjaga kelembaban kulit Anda. Selain itu, hindari minuman berkafein dan beralkohol yang dapat menyebabkan dehidrasi.

5. Kekurangan Nutrisi Penting pada Kulit

Nutrisi yang tepat diperlukan untuk menjaga kesehatan kulit. Kekurangan vitamin dan mineral tertentu dapat menyebabkan kulit kehilangan kelembaban, kehilangan elastisitas, dan akhirnya mengalami keriput. Padahal, pada praktiknya, vitamin C, E, dan A, yang bekerja sama dengan omega-3 dan antioksidan, dapat membantu menjaga kesehatan kulit terutama dari munculnya tanda-tanda penuaan dini seperti keriput.

Baca Juga : Ketahui 5 Ciri-Ciri Penuaan Dini, Jangan Sampai Terlambat

Tips Mengatasi Kulit Keriput di Usia Muda

Dalam mengatasi kulit keriput di usia muda, menyadari faktor-faktor penyebabnya dapat membantu Anda membuat keputusan yang tepat untuk menjaga kesehatan kulit. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk mengatasinya: 

1. Perawatan Kulit

Perawatan kulit merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan dan kecantikan kulit Anda. Salah satu aspek perawatan kulit yang tidak boleh diabaikan adalah membersihkan wajah secara teratur. Kebiasaan sederhana ini nyatanya dapat membantu menghilangkan kotoran dan minyak yang menempel pada kulit serta menjaga pori-pori tetap bersih dan mencegah timbulnya jerawat. Selain itu, pemilihan produk perawatan kulit yang tepat juga memiliki peran krusial dalam menjaga keindahan kulit. Sesuaikan produk dengan jenis kulit Anda dan pilihlah yang mengandung bahan-bahan berkualitas seperti retinol, vitamin C, dan hyaluronic acid. Bahan-bahan ini tidak hanya membersihkan kulit secara mendalam tetapi juga memberikan nutrisi yang diperlukan untuk menjaga kelembaban dan elastisitas kulit. Rutin melakukan eksfoliasi juga dapat menjadi bagian integral dari rutinitas perawatan kulit Anda. Proses ini membantu mengangkat sel kulit mati, membuka pori-pori, dan merangsang produksi kolagen baru. Kolagen sendiri adalah protein utama yang menjaga kekenyalan dan kekencangan kulit, sehingga eksfoliasi secara teratur dapat membantu mencegah munculnya tanda-tanda penuaan.

Baca Juga : 10 Cara Mengatasi Kulit Keriput di Usia Muda

2. Kebiasaan Hidup Sehat

Tak hanya perawatan dari luar, tetapi juga kebiasaan hidup sehat memiliki dampak besar pada kesehatan kulit. Mulailah dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi yang kaya akan vitamin dan mineral penting seperti vitamin C, vitamin E, dan omega-3. Nutrisi ini tidak hanya mendukung kesehatan kulit dari dalam tetapi juga membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel kulit. Selanjutnya, pastikan tubuh Anda terhidrasi dengan baik dengan minum air yang cukup setiap hari. Sebab air tak hanya membantu menjaga kelembaban kulit, tetapi juga menjadi alat yang menyalurkan nutrisi ke sel-sel kulit, dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Tidur yang cukup dan teratur juga berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit karena saat Anda tidur, kulit memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan memproduksi kolagen baru. Mulai dari sekarang, hindari kebiasaan kurang tidur agar proses regenerasi kulit dapat lebih maksimal dan terhindar dari kulit yang tampak kusam dan lelah. Di sisi lain, kondisi stres yang berlebihan dapat memicu produksi hormon kortisol yang dapat merusak kolagen pada kulit sehingga penting bagi Anda untuk mengetahui cara mengelolanya yang tepat. Untuk mengatasinya, Anda bisa mencoba menemukan metode relaksasi yang cocok untuk Anda, seperti meditasi atau yoga. Terakhir, berhenti merokok adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit. Seperti yang telah disebutkan di atas, asap rokok mengandung zat-zat kimia yang dapat merusak kolagen dan elastin pada kulit, sehingga dapat menyebabkan kulit kehilangan kekenyalan dan berpotensi mengalami keriput lebih awal. Pada dasarnya, kesadaran akan penyebab kulit keriput di usia muda dapat menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan kulit Anda. Memahami faktor-faktor seperti paparan sinar matahari, polusi udara, dan kebiasaan hidup, Anda dapat mengambil langkah-langkah yang lebih efektif untuk melindungi kulit dari tanda-tanda penuaan yang satu ini.  Jadi, sekarang, jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan rutin dan mulai gaya hidup sehat untuk merawat kesehatan kulit Anda agar tetap sehat untuk jangka waktu yang lebih panjang.

JAC

Untuk solusi lebih lanjut, pertimbangkan untuk mencoba Ultherapy dan Face Toning dari JAC. Kedua prosedur perawatan ini menjadi solusi tepat untuk meremajakan kulit Anda sehingga tampak lebih segar dan muda tanpa beda. Apalagi, Ultherapy dari JAC terbukti unggul dalam hal mengembalikan kekencangan wajah Anda sebab telah tersertifikasi FDA. Tertarik untuk mencobanya? Konsultasikan dengan dokter ahli JAC sekarang juga dan kembalikan kepercayaan diri Anda dengan kulit yang tampak lebih muda.   Sumber:

  • Martin, G. (2007). Premature Aging. Encyclopedia of Gerontology, 379–384. Retrieved from https://doi.org/10.1016/B0-12-370870-2/00154-2.
  • https://ro.co/dermatology/premature-aging/
  • https://www.webmd.com/healthy-aging/ss/slideshow-body-aging-faster 
  • https://www.nejm.org/doi/10.1056/NEJM199711133372003?url_ver=Z39.88-2003&rfr_id=ori:rid:crossref.org&rfr_dat=cr_pub%20%200www.ncbi.nlm.nih.gov 
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

9 Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit Wajah

9 Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit Wajah

Februari 23, 2024
Cara Diet Nasi Merah Tepat Sesuai Anjuran Dokter dan Pakar Gizi

Cara Diet Nasi Merah Tepat Sesuai Anjuran Dokter dan Pakar Gizi

Februari 23, 2024
Panduan Terbaik Mengenai Cara Mengecilkan Lengan Atas

Panduan Terbaik Mengenai Cara Mengecilkan Lengan Atas

Februari 23, 2024

Comments are closed.