9 Penyebab Mata Cekung yang Perlu Anda Ketahui

Penyebab mata cekung merupakan topik yang menarik dan relevan dalam dunia kecantikan dan perawatan kulit. Pasalnya, tak sedikit orang yang mengalami masalah ini, bahkan hingga memengaruhi penampilan dan kepercayaan diri mereka. Sebab itu, Anda perlu mengetahui berbagai penyebabnya agar dapat mencari solusi yang paling tepat.

Apa itu Mata Cekung?

Mata cekung di sekitar mata (around the eyes) atau lubang air mata adalah suatu kondisi yang ditandai dengan salah satu kombinasi dengan gejala cekungan di bawah mata, bayangan gelap di atas kelopak mata bawah, lingkaran hitam di bawah mata, kulit di bawah mata yang tipis dan wajah yang terlihat lelah.

Dalam artikel ini, JAC akan mengulas dengan rinci berbagai penyebab utama mata cekung yang perlu Anda ketahui. Sebab itu, pastikan untuk membacanya hingga akhir artikel agar tak ada lagi permasalahan wajah yang membuat Anda tampil tidak percaya diri.

9 Penyebab Mata Cekung yang Perlu Anda Ketahui

faktor penyebab mata cekung

Munculnya mata cekung (The appearance of sunken eyes) adalah masalah umum yang dapat mengganggu penampilan seseorang. Penyebab mata cekung bisa bervariasi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Sebagai dokter ahli kecantikan dan estetika, berikut ini adalah poin-poin yang lebih panjang yang menjelaskan penyebab mata cekung secara detail:

1. Dehidrasi

Dehidrasi atau kurangnya asupan cairan yang cukup dapat menyebabkan mata terlihat cekung. Ketika tubuh kekurangan cairan, kulit di sekitar mata cenderung menjadi kering, kehilangan elastisitas, dan kurang volume. 

Kulit yang kering dan kurang elastisitas ini dapat menyebabkan mata terlihat cekung dan tampak lebih tua. Jadi, penting untuk menjaga asupan cairan yang cukup setiap hari dan menjaga kelembapan kulit agar mata tetap segar dan bercahaya.

2. Paparan Sinar Matahari yang Berlebih

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat memberikan kontribusi pada terjadinya mata cekung. Sinar matahari mengandung sinar ultraviolet (UV) yang dapat merusak kolagen dan elastin dalam kulit. Kolagen dan elastin adalah protein yang memberikan kepadatan dan kekencangan pada kulit. 

Jika terjadi kerusakan pada kolagen dan elastin, kulit di sekitar mata bisa menjadi lebih tipis dan cekung. Oleh karena itu, lindungi kulit dengan menggunakan tabir surya atau sunscreen dan mengenakan perlindungan matahari seperti kacamata hitam saat terpapar sinar matahari secara langsung.

3. Kurangnya Jam Tidur

Kurang tidur atau tidur yang tidak berkualitas dapat berdampak buruk pada penampilan mata. Saat seseorang tidak mendapatkan tidur yang cukup, aliran darah di sekitar mata dapat terganggu. Hal ini dapat menyebabkan kulit di bawah mata menjadi lebih gelap dan terlihat cekung. 

Selain itu, kurang tidur juga bisa menyebabkan pembengkakan pada area sekitar mata, yang memperburuk tampilan mata yang cekung. Pada faktanya, menjaga tidur yang cukup dan menciptakan kulit berkualitas adalah langkah penting untuk menghindari mata cekung.

4. Penuaan

Proses penuaan alami juga bisa menjadi penyebab mata cekung. Seiring bertambahnya usia, kulit kehilangan kolagen dan lemak di bawah kulit cenderung berkurang. Penurunan produksi kolagen dan lemak ini menyebabkan kulit di sekitar mata menjadi lebih tipis dan kurang elastis. 

Akibatnya, tulang dan pembuluh darah di bawah mata lebih terlihat, menciptakan kesan mata yang cekung. Penuaan merupakan faktor yang tidak dapat dihindari, tetapi perawatan kulit yang tepat dapat membantu mengurangi tampilan mata cekung.

Baca juga: 5 Ciri-Ciri Penuaan Dini yang Wajib Anda Ketahui

5. Kebiasaan Merokok

Merokok tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan secara umum, tetapi juga pada kulit, termasuk di sekitar mata. Zat-zat beracun dalam asap rokok dapat merusak kolagen dan elastin dalam kulit, menyebabkan kulit menjadi kering, kusam, dan kehilangan kekencangannya. 

Selain itu, kebiasaan merokok juga dapat mengganggu sirkulasi darah, termasuk di sekitar mata yang nantinya dapat menyebabkan mata terlihat cekung dan lebih gelap. Menyingkirkan kebiasaan merokok adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit dan mencegah mata cekung.

6. Cedera di Tulang Wajah Sekitar Mata

Cedera pada tulang wajah di sekitar mata dapat mengubah struktur tulang dan jaringan di area tersebut. Jika terjadi kerusakan pada tulang atau jaringan lunak di sekitar mata, kemungkinan besar dapat terjadi kehilangan volume di area tersebut. 

Hal ini menyebabkan mata terlihat cekung sebagai akibat dari perubahan struktural yang terjadi. Cedera wajah yang signifikan seperti patah tulang atau luka serius dapat menyebabkan mata cekung.

7. Keturunan

Faktor genetik juga dapat memainkan peran dalam kemungkinan seseorang mengalami mata cekung. Jika Anda memiliki anggota keluarga yang memiliki mata cekung, besar kemungkinan Anda juga memiliki kecenderungan untuk mengalaminya. 

Pasalnya, genetika menjadi salah satu faktor terbesar yang memengaruhi bentuk struktur tulang dan lemak di area sekitar mata dan bisa menyebabkan mata terlihat cekung. Namun, meskipun faktor genetik sulit diubah, langkah-langkah perawatan yang tepat dapat membantu mengurangi tampilan mata cekung.

8. Penurunan Berat Badan yang Cepat

Penurunan berat badan yang cepat dapat menyebabkan hilangnya volume lemak di area sekitar mata, membuat mata tampak cekung.

9. Alergi dan Kondisi Medis

Beberapa alergi seperti alergi polen dan kondisi medis tertentu seperti sinusitis kronis dapat menyebabkan mata bengkak dan cekung karena peradangan.

Baca juga: 8 Cara Menghilangkan Garis Halus di Bawah Mata 

Cara Mengatasi Mata Cekung

cara mengatasi mata cekung

Setelah mengetahui penyebab mata cekung, langkah berikutnya adalah mencari cara mengatasinya. Berikut adalah beberapa metode yang dapat Anda coba untuk mengatasi mata cekung:

1. Menggunakan Skincare dengan Kandungan Tertentu

Pilihlah skincare yang dirancang khusus untuk merawat kulit di sekitar mata. Cari produk yang mengandung bahan-bahan seperti retinol, peptida, hyaluronic acid, atau vitamin C. Bahan-bahan ini dapat membantu merangsang produksi kolagen, meningkatkan elastisitas kulit, dan mengurangi penampilan mata cekung. Selain itu, akan lebih baik jika Anda menemukan kandungan tersebut pada skincare serum dan cream agar lebih efektif mengatasi mata cekung.

2. Mengubah Gaya Hidup Menjadi Lebih Sehat

Menerapkan gaya hidup sehat dapat memiliki dampak positif pada penampilan mata. Sebab itu, jangan lupa perhatikan pola makan dengan mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi dan antioksidan serta mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup yaitu 8 gelas atau 2 liter per hari.

Pastikan juga untuk tidur yang cukup, karena istirahat yang cukup dapat membantu memperbaiki sirkulasi darah dan meremajakan kulit. Selain itu, hindari kebiasaan merokok dan batasi konsumsi alkohol, karena keduanya dapat merusak kesehatan kulit.

3. Kunjungi Dokter Ahli

Jika Anda mengalami mata cekung yang parah atau tidak kunjung membaik, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter ahli kecantikan. Sebagai ahlinya, dokter ahli dapat memberikan pengecekan yang tepat dan menawarkan solusi yang sesuai dengan penyebabnya. 

Beberapa prosedur dokter yang bisa Anda lakukan adalah penggunaan filler atau prosedur klinis. Keduanya dapat diandalkan untuk mengatasi mata cekung secara efektif. Dokter juga dapat memberikan saran tentang perawatan yang lebih spesifik dan disesuaikan dengan kondisi kulit Anda.

JAC

Dalam mengatasi penyebab mata cekung, Anda tentu perlu menentukan dokter ahli yang tepercaya dan bersertifikasi. Sebab itu, JAC adalah pilihan yang tepat untuk memberikan solusi terbaik untuk masalah kulit Anda. Melalui Ultherapy, Anda bisa mendapatkan kembali kondisi kulit mata yang normal sebab prosedur ini dapat membantu merangsang kolagen dan tentunya membuat wajah tampak lebih muda. 

Kunjungi JAC sekarang juga untuk mengembalikan kulit wajah menjadi tampak lebih muda dan sehat.

Sumber rujukan:

  • https://www.healthline.com/health/sunken-eyes#treatments-and-home-remedies
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/320134#causes-of-sunken-eyes
  • https://myvision.org/eye-conditions/sunken-eyes/
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

9 Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit Wajah

9 Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit Wajah

Februari 23, 2024
Cara Diet Nasi Merah Tepat Sesuai Anjuran Dokter dan Pakar Gizi

Cara Diet Nasi Merah Tepat Sesuai Anjuran Dokter dan Pakar Gizi

Februari 23, 2024
Panduan Terbaik Mengenai Cara Mengecilkan Lengan Atas

Panduan Terbaik Mengenai Cara Mengecilkan Lengan Atas

Februari 23, 2024

Comments are closed.