14 Penyebab Rambut Patah dan Cara Mengatasinya dengan Ampuh

Penyebab Rambut Patah Dan Cara Mengatasinya dengan Ampuh

Masalah rambut patah memang sangat mengganggu. Bukan hanya penampilan, namun juga kepercayaan diri Anda. Rambut-rambut yang patah pasti bukanlah hak yang diinginkan. Penyebab rambut patah juga tidak hanya satu. 

Informasi yang akan dijelaskan di artikel ini pasti akan membuat Anda tersadar bahwa ada berbagai kebiasaan yang selama ini dilakukan dapat memicu kerusakan rambut. Namun jangan menyalahkan diri Anda secara berlebihan. Menyadari bahwa ada yang salah saja sudah menjadi langkah awal yang baik. 

Dengan itu yang Anda harus lakukan ialah memahami cara-cara mengatasi rambut patah dengan baik. Cara merawatnya tidak semata-mata hanya pada bagian rambut saja tetapi harus sampai ke kulit kepala dan akar rambutnya. Lantas apa saja penyebab dari rambut patah yang Anda rasakan? Penjelasan lengkapnya bisa Anda baca di poin berikut. Kalau begitu mari belajar lebih dalam mengenai penyebab rambut patah, sampai cara menangani rambut patah dan rontok. Simak informasi selengkapnya di bawah ini!

Apa Penyebab Rambut Patah?

Mengenal Rambut Patah

Sering kali penyebab rambut patah bukan disebabkan karena terlalu banyak menata atau mengecat. Memang keduanya termasuk dalam penyebab utama tetapi kebiasaan-kebiasaan kecil yang Anda lakukan juga mengambil peran yang cukup besar dalam mengakibatkan rambut rontok / patah. Coba temukan berbagai kebiasaan sederhana yang menyebabkan rambut rusak di bawah ini.

1. Mengeringkan Rambut dengan Handuk dan Metode yang Salah

Penyebab rambut patah pertama yaitu mengeringkan rambut dengan handuk dan digosok setelah keluar dari kamar mandi ternyata adalah cara terburuk yang bisa Anda lakukan. Rambut Anda berada pada keadaan yang sangat rentan ketika masih basah. 

Gosokan rambut dengan handuk hanya akan membuat rambut kusut dan kehilangan kelembapannya. Oleh karena itu lebih baik mengeringkan rambut dengan membungkusnya menggunakan handuk lalu biarkan selama paling tidak 10-15 menit agar air bisa terserap. 

2. Terlalu Sering Menyisir Rambut

Semua yang berlebihan memang tidak pernah disarankan. Sama halnya seperti terlalu sering menyisir rambut karena tindakan tersebut dapat mengakibatkan kerusakan yang lebih parah sehingga menyebabkan rambut rapuh dan mudah patah. Menyisir memang dapat membuat rambut patah di tengah-tengah prosesnya. 

Belum lagi kalau Anda juga menggunakan sisir yang jarak gigi-giginya sangat dekat. Pasti rambut akan banyak yang patah. Oleh karena itu, sbaiknya Anda menggunakan sisir bergigi jarang. Jangan percaya dengan mitos menyisir sebanyak 100 kali yang akan berdampak pada kesehatan rambut. Anda lebih disarankan untuk menyisir hanya saat ingin menata rambut.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Rambut Kusut Menggumpal untuk Wanita Berhijab

3. Rambut Sering Terkena Panas

Sama seperti kulit dan bagian tubuh lainnya, rambut Anda tidak boleh terkena suhu yang sangat panas dan dalam intensitas yang tinggi yang mana akan mengakibatkan rambut kering.

Jika terlalu panas maka kutikula — yaitu lapisan terluar dari rambut yang berfungsi menjaga kelembapan dan melindungi dari senyawa berbahaya — akan langsung rusak. Pastikan rambut Anda tidak sering terkena alat pengeriting, hair dryer atau peralatan menata rambut lainnya. 

Berdasarkan American Academy of Dermatology rambut Anda perlu diberikan istirahat alias tidak ditata dengan alat selama 8-10 minggu. 

4. Diet

Tidak hanya kulit yang dapat dipengaruhi oleh konsumsi makanan yang salah, tetapi rambut Anda juga merasakan dampak yang sama. Rambut juga membutuhkan nutrisi tertentu yang dapat membuatnya lebih sehat, kuat serta berkilau. 

Jadi apabila Anda selalu memakan junk food atau bahkan kekurangan faktor nutrisi akibat berdiet maka tidak heran apabila rambut terus patah.

Baca juga: Cara Diet Nasi Merah Tepat Sesuai Anjuran Dokter dan Pakar Gizi

5. Menggunakan Produk Rambut yang Salah

Menggunakan berbagai produk rambut untuk rambut yang sehat memang diperlukan. Tetapi kalau terlalu banyak atau tidak cocok maka bukan sehat yang didapatkan melainkan patah, bercabang hingga kerusakan rambut yang cukup parah. Beberapa produk rambut mengandung bahan kimia keras terutama dalam pewarna rambut yang mana akan mengangkat semua minyak alami dan kelembapan alami rambut Anda. Itu sebabnya penggunaan produk rambut memang perlu diperhatikan supaya tidak salah memilih.

6. Mengikat atau Menata Rambut dengan Sangat Ketat

Anda pasti menginginkan penataan rambut yang baik dalam acara-acara penting seperti pernikahan, anniversary atau sweet 17 birthday. Namun terkadang penataan rambut untuk acara tersebut perlu menggunakan karet yang sangat ketat serta penjepit yang sangat banyak. 

Hal ini dilakukan supaya rambut terlihat flawless dan tetap berada dalam posisinya dari pagi sampai malam hari. Perlu diketahui bahwa menggunakan ikatan rambut yang sangat ketat bahkan banyak menggunakan penjepit akan merusak rambut Anda. Nantinya rambut menjadi sangat rentan patah ketika disentuh dengan tangan.

Baca juga: Cara Mencegah Rambut Rontok dengan Perawatan Alami

7. Memiliki Gangguan Makan

Kalau Anda masih berpikir bahwa rusaknya rambut hanya berasal dari penggunaan produk yang salah maka pemikiran tersebut sangat keliru. Kesehatan rambut juga dipengaruhi oleh gangguan makan yang Anda punya. 

Beberapa gangguan makan seperti anoreksia bisa membuat kesehatan rambut terganggu. Ketakutan untuk makan mengakibatkan Anda kekurangan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh termasuk rambut. Jadi tidak heran rambut Anda terus patah bahkan dalam keadaan yang cukup parah bisa membuat rambut kehilangan kekuatannya untuk bertahan di kepala. 

8. Stres

Penelitian baru-baru ini pada tahun 2021 menunjukkan bahwa stres yang sebagian besar orang alami memiliki pengaruh untuk membuat rambut menjadi rontok bahkan patah dalam waktu yang cukup lama. 

Stres memang membuat seluruh hormon dalam tubuh ikut merespons sehingga tidak heran apabila rambut ikut menjadi rusak. Lebih jelasnya, terdapat suatu hormon dalam tubuh yang dapat mengakibatkan berhentinya pertumbuhan rambut ketika Anda mengalami stres parah. 

9. Terlalu Sering Mencuci Rambut

Mencuci rambut memang berguna untuk membersihkan kotoran atau senyawa berbahaya lainnya yang menempel. Namun apabila terlalu sering maka rambut Anda bisa berada dalam keadaan yang berbahaya.

Baca juga: Cara Mengatasi Rambut Rontok Hampir Botak Dengan Cara Alami & Cepat

10. Menderita Penyakit Tiroid

Apabila semua cara telah dilakukan dan hasilnya nihil, coba periksa apakah Anda sedang menderita penyakit tiroid. Apabila hormon tiroid yang dihasilkan oleh tubuh Anda sangat rendah maka bagian-bagian tubuh lainnya dapat terkena dampak negatif. 

Metabolisme bisa terganggu, jantung berdetak lebih cepat hingga pertumbuhan rambut yang terhenti. Jadi coba kunjungi dokter Anda untuk berkonsultasi dan mencari tahu penyebabnya.

11. Paparan Sinar Matahari

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat merusak kutikula rambut dan membuatnya lebih mudah patah. Banyak orang bahkan mengalami perubahan warna rambut menjadi merah akibat paparan sinar matahari yang berlebihan. Masalah ini juga dapat menyebabkan rambut menjadi rentan terhadap kerusakan seperti patah, kusut, bercabang, rapuh, dan kehilangan kepadatan. Gunakan perlindungan seperti topi atau produk penjaga rambut saat berada di bawah sinar matahari.

12. Tidak Menggunakan Kondisioner

Rambut akan menjadi kering setelah dibilas dengan sampo, maka penting untuk menggunakan kondisioner setelah mencuci rambut dengan sampo. Kondisioner rambut diformulasikan untuk melindungi rambut dan merawat kutikula rambut, yang merupakan lapisan luar dari batang rambut. Struktur sel kutikula ini bertumpuk dan bertindak sebagai lapisan perlindungan bagi rambut dari kerusakan.

Rambut yang sehat menandakan kutikula yang sehat, yang memberikan kesan rambut yang kuat dan berkilau.Ketika tidak mendapatkan hidrasi dari kondisioner rambut, kutikula rambut dapat menjadi rapuh dan rentan terhadap kerusakan

13. Jarang Trimming

Memangkas rambut atau trimming adalah salah satu langkah yang tak terpisahkan dalam merawat rambut. Meskipun mungkin bertujuan untuk memanjangkan rambut, sebaiknya tetap melakukan pemangkasan secara berkala. Hal ini bertujuan untuk mencegah ujung rambut menjadi bercabang. Meskipun terkadang terasa merepotkan, melakukan pemangkasan secara rutin sangatlah penting untuk menjaga kesehatan rambut dalam jangka panjang.

Baca juga: Apa Saja Manfaat Minyak Kemiri Untuk Rambut?

14. Kekurangan Vitamin

Mencukupi asupan nutrisi harian merupakan hal yang sangat penting untuk memelihara kesehatan tubuh, termasuk kesehatan rambut. Ketika asupan nutrisi tersebut kurang, siklus alami pertumbuhan rambut bisa terganggu. Hal ini dapat mengakibatkan rambut rentan dan mudah patah saat berada dalam fase pertumbuhan aktif folikel rambut (fase anagen).

Cara Mengatasi Rambut Mudah Patah

Cara Mengatasi Rambut Patah

Lalu bagaimana cara mengatasi rambut patah yang berlebihan? Apakah ada solusi tepat untuk mengatasi keadaan rambut yang sudah rusak? Berita bagusnya, tentu saja ada! Anda bisa mencoba beberapa cara berikut ini. 

1. Mengaplikasikan Pola Makan yang Baik

Pernyataan “You are what you eat”, sangat menggambarkan betapa pentingnya makan makanan yang bergizi. Kesehatan seluruh tubuh termasuk rambut terdapat pada apa yang Anda konsumsi setiap harinya. 

Apabila makanan yang Anda makan selalu yang berminyak maka jangan heran kondisi rambut menjadi tidak baik. Berikut beberapa anjuran makanan yang bisa Anda coba: 

  • Bayam

  • Salmon

  • Greek yogurt

  • Daging ayam

  • Telur 

2. Mencoba Mengelola Stres

Cobalah mulai mengelola stres Anda dengan berbagai cara sehat yang dapat membuat pikiran dan hati menjadi jauh lebih tenang. Keadaan stres biasanya akan diikuti dengan berbagai gejala negatif seperti tidak fokus, mood swing, merasa tidak percaya diri, dan lain sebagainya. 

Ketika Anda mengalami hal ini, cobalah berhenti sejenak untuk mengatur napas dan pemikiran. Lakukan hal-hal yang Anda sukai seperti hobi dan aktivitas luar ruangan yang lain. 

3. Menjaga Kesehatan Tubuh Anda

Jaga kesehatan tubuh Anda dengan berolahraga secara teratur, makan yang sehat, serta memiliki pola hidup yang baik. Aplikasikan pola makan yang sehat dengan memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Jangan lupa mengonsumsi vitamin apabila diperlukan. 

4. Gunakan Produk Rambut yang Aman dan Tepat

Jika produk-produk perawatan rambut Anda sebelumnya tidak bisa membuat rambut Anda kembali normal maka sebaiknya ganti dengan yang baru sesuai anjuran dokter. Konsultasikan keluhan Anda pada dokter dermatologi yang berpengalaman untuk membantu mengembalikan kondisi kesehatan rambut. 

Tanyakan produk seperti apa yang seharusnya digunakan dan baik untuk kutikula serta seluruh bagian dalam rambut Anda.

Baca juga: Cara Mengatasi Rambut Bercabang dengan Mudah

5. Kurangi Melakukan Penataan Rambut

Kondisi rambut yang sudah rusak ada baiknya untuk tidak lagi di tata dengan cara yang sama. Maksudnya, hindari penataan menggunakan alat panas seperti hair dryer, curling iron, dan lain sebagainya. 

Kurangi juga mengikat rambut dengan sangat ketat agar rambut Anda bisa ‘bernapas”. Ada baiknya untuk membiarkan rambut Anda dalam periode waktu tertentu sampai kondisinya kembali sehat.

6. Keringkan Rambut dengan Cara yang Benar

Jangan lagi mengeringkan rambut dengan handuk yang digosokkan secara kasar. Selain itu tidak sembarang bahan handuk bisa Anda gunakan untuk rambut. Kain berbahan material mikrofiber menjadi yang paling tepat untuk rambut karena tidak akan menyebabkan kusut atau kepatahan. 

Biarkan rambut Anda mengering secara natural melalui angin alami tanpa penggunaan hair dryer. Kalau pun Anda perlu menggunakan hair dryer karena harus mengeringkan rambut dalam waktu singkat, coba beberapa langkah berikut untuk menghindari kerusakan yang lebih parah: 

  • Atur tingkat kepanasan ke suhu yang rendah.

  • Berikan jarak dalam penggunaannya dari rambut Anda.

Ketika rambut baru saja dikeringkan dengan hair dryer, jangan coba-coba untuk langsung menatanya menggunakan curling iron. Suhu panas yang masih melekat di rambut bisa naik tiba-tiba dan mengakibatkan kerusakan. Tunggulah sampai suhu rambut menurun dan berada dalam kondisi yang baik, kemudian barulah gunakan alat-alat tersebut.

Baca juga: 9 Perawatan Rambut Alami Agar Sehat

Jangan remehkan kondisi rambut patah dalam waktu yang terlalu lama. Kenali seluruh penyebab rambut patah agar nantinya Anda bisa mengembalikan kondisi rambut seperti sediakala. Jika sudah telanjur patah, Anda bisa mencoba melakukan berbagai cara mengatasi rambut patah yang sudah dijelaskan di atas. 

banner prime exosome

Ingatlah untuk menggunakan produk rambut sesuai anjuran dokter bersertifikasi yang bisa Anda percaya. Jika takut salah dan memperburuk keadaan, Anda bisa mencoba prosedur di Jakarta Aesthetic Center yang sudah aman serta dikenal sebagai salah satu klinik perawatan rambut terbaik. 

Konsultasikan keluhan yang Anda punya ke tim Jakarta Aesthetic Center agar pemilihan prosedurnya tepat sesuai kebutuhan. Temukan informasi lainnya seputar kecantikan dan estetika tubuh Anda hanya di website Jakarta Aesthetic Center. Jadi tunggu apalagi? Mari rawat kecantikan tubuh Anda dengan menghubungi Jakarta Aesthetic Center sekarang!

Sumber:

  • https://www.who.int/publications/i/item/9789240003927?gclid=Cj0KCQjw4omaBhDqARIsADXULuU4AfUE1cch3Ax9GLkML8wyZ2w_H68UTLTi80dUcwbrI66lDr9InB0aAu4qEALw_wcB
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/325026
  • https://www.healthline.com/health/hair-breakage
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8923613/
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

Cara Mengatasi Rambut Rontok Ibu Menyusui

Cara Mengatasi Rambut Rontok Ibu Menyusui

Juli 5, 2024
Cara Diet Sehat dan Cepat dengan Buah dan Sayur

Cara Diet Sehat dan Cepat dengan Buah dan Sayur

Juli 5, 2024
Apa Itu Filler Dagu dan Amankah Bagi Tubuh?

Apa Itu Filler Dagu dan Amankah Bagi Tubuh?

Juli 5, 2024

Comments are closed.