11 Penyebab Wajah Tidak Simetris dan Cara Mengatasinya

Memiliki wajah simetris merupakan salah satu penampilan fisik yang akan membuat Anda makin percaya diri. Namun, tidak semua orang terlahir dengan wajah simetris. Penyebab wajah tidak simetris beragam, ada yang dikarenakan faktor genetik, perawatan gigi, hingga penuaan. 

Tetapi Anda tidak perlu khawatir, karena terdapat cara mengatasi wajah simetris yang dilakukan dengan prosedur tertentu oleh dokter berpengalaman. Sebelum melakukan prosedur tersebut, Anda bisa menghubungi dokter Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) terlebih dahulu dan melakukan konsultasi, supaya Anda mengetahui mengapa wajah Anda tidak simetris. Nah, mari kenali beberapa penyebab wajah tidak simetris di bawah ini.

Penyebab Wajah Tidak Simetris

Apa Penyebab Wajah Tidak Simetris

Setiap wajah sebenarnya memiliki derajat simetris dan keunikannya masing-masing, tetapi ada beberapa kondisi yang menyebabkan bergeser dan wajah jadi tidak seimbang. Kondisi tersebut bisa terjadi karena faktor genetik maupun faktor dari luar. Beberapa kondisi tersebut seperti cedera, penuaan, dan berbagai faktor lainnya yang akan diuraikan di bawah ini.

1. Faktor Genetik

Beberapa orang ada yang terlahir dengan wajah asimetris tanpa dorongan faktor apa pun, kecuali keturunan dari keluarganya. Jika Anda memiliki wajah asimetris karena faktor ini, maka tidak perlu panik atau khawatir. Hal ini tidak akan berpengaruh pada kesehatan tubuh Anda yang lain.

2. Bawaan Lahir

Selain genetik, kondisi bawaan lahir juga dapat menyebabkan wajah tidak simetris. misalnya, anak terkena kelumpuhan saraf wajah bawaan atau mikrosomia. Mikrosomia maksudnya adalah sebagian wajah tidak dapat berkembang sebagaimana mestinya dalam masa pertumbuhan janin. Jadi, organ tubuh yang dapat diidentifikasi seperti dagu dan telinga terlihat tidak simetris sejak anak dilahirkan.

Sedangkan kelumpuhan saraf wajah dapat terjadi akibat trauma saat persalinan berlangsung. Akibatnya adalah anak menjadi sulit mengangkat alis bahkan tersenyum. Kondisi inilah yang menyebabkan wajah tidak simetris.

Baca juga: Perbedaan Moisturizer dan Sunscreen, Sudah Tahu Belum?

3. Prosedur Perawatan Gigi

Proses pencabutan gigi dan menggunakan gigi palsu ternyata dapat mengubah tampilan otot-otot wajah Anda. Sekarang Anda sudah tahu bahwa beberapa prosedur perawatan gigi dapat memengaruhi kontur wajah Anda.

Jadi, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi saat akan melakukan salah satu prosedur perawatan tersebut supaya tidak mengubah otot-otot wajah.

4. Penuaan

Seiring bertambahnya usia, akan ada beberapa jaringan di wajah Anda yang mengalami penuaan atau mengendur. Hal ini wajar terjadi, oleh karena itu, untuk meminimalisir cepatnya proses penuaan Anda bisa melakukan perawatan wajah sesuai dengan saran dokter.

Baca juga: Ketahui Ciri-Ciri Penuaan Dini, Jangan Sampai Terlambat

5. Posisi Tidur

Jangan salah, posisi tidur bisa menyebabkan wajah menjadi tidak simetris juga lho. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2014, menempelkan wajah ke tangan dengan posisi tidur menyamping ternyata dapat membuat wajah tidak simetris. Hal ini sama seperti tidur dengan kaki yang disilangkan ke arah yang sama dalam waktu yang lama dapat menyebabkan postur tubuh yang kurang baik.

6. Paparan Sinar Matahari

Gunakan AYOM All Purpose untuk akibat paparan sinar matahari

Faktor lingkungan seperti paparan sinar matahari yang berlebihan juga dapat menyebabkan bentuk wajah yang tidak simetris. Ya, selain menyebabkan iritasi dan penuaan dini, paparan sinar matahari yang berlebihan bisa menyebabkan bekas dan benjolan di satu sisi wajah. Kerusakan akibat sinar matahari di satu sisi wajah inilah yang membuat bentuk wajah tidak simetris.

Cara mudah dan juga aman untuk mencegah kerusakan kulit akibat sinar matahari yaitu dengan menggunakan AYOM All Purpose Sunscreen. Kelebihan dari sunscreen ini yaitu tidak hanya melindungi kulit dari sinar matahari, namun juga melindungi dari blue light, infra red bahkan polusi.

7. Cedera atau Trauma

Cedera pada wajah Anda yang terjadi saat masih kecil atau sudah dewasa dapat menjadi penyebab wajah tidak simetris. Adapun cedera yang dimaksud seperti kejadian luka dalam, patah hidung, atau tabrakan kendaraan. 

8. Bell’s Palsy 

Bell’s palsy merupakan kondisi kelumpuhan saraf wajah yang menyebabkan kelemahan tiba-tiba pada satu sisi otot wajah atau bahkan tidak bisa bergerak. Kondisi ini biasanya datang secara tiba-tiba setelah Anda mengalami kehamilan atau infeksi virus. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena kondisi ini bersifat sementara. 

9. Stroke

Kondisi stroke biasanya ditandai dengan kesulitan berbicara, sakit kepala tiba-tiba, dan mengalami mati rasa di salah satu sisi wajah. Hal ini bisa terjadi karena darah yang mengalir ke otak berkurang. Jika Anda mengalami tanda-tanda demikian, artinya tubuh Anda dalam kondisi darurat dan harus segera dibawa ke dokter. Tidak hanya menyebabkan wajah menjadi asimetris, stroke dapat merenggut nyawa Anda jika tidak diobati dengan tepat.

10. Tortikolis

Tortikolis atau disebut juga leher bengkok mengacu pada kondisi otot leher yang abnormal. Kondisi ini biasanya terjadi pada bayi yang masih di dalam rahim ibunya. Saat lahir, wajahnya tidak akan simetris dan menyebabkan otot leher tidak berada di tempat yang tepat. Selain itu, otot mata bayi juga akan melemah. Kasus bayi yang mengalami tortikolis kebanyakan hanya sementara dan jarang bersifat permanen.

11. Kebiasaan Merokok

Penelitian yang dipublikasikan dalam Plastic Reconstructive Surgery Journal pada tahun 2014 menyatakan bahwa zat kimia yang terkandung dalam rokok dapat menjadi faktor yang menyebabkan ketidaksimetrisan wajah.

Dalam penelitian ini, para peneliti mengamati 147 pasang kembar identik yang memiliki riwayat medis. Hasilnya menunjukkan bahwa kebiasaan merokok dapat mengubah struktur rahang pada perokok aktif.

Baca juga: Cara Mengencangkan Kulit Wajah di Bawah Mata

Cara Mengetahui Wajah Anda Simetris atau Asimetris

Cara Mengetahui Bentuk Wajah Anda Simetris atau Asimetris

Memiliki wajah asimetris terkadang membuat Anda tidak percaya diri saat tampil di depan publik. Jika hal ini menyebabkan kepercayaan diri Anda menurun, terdapat beberapa cara untuk mengetahui apakah wajah Anda simetris atau asimetris dengan dengan mengevaluasi wajah melalui cara berikut ini.

1. Tandai Beberapa Titik pada Wajah Melalui Foto

Cara mengevaluasi wajah bisa dilakukan dengan cara menandai titik tertentu pada foto Anda. Titik-titik tersebut dapat memperlihatkan seberapa simetris wajah Anda dengan menarik garis antara kedua titik. Berikut ini fitur-fitur pada foto wajah Anda yang bisa ditandai. 

  • Bagian atas dahi dan bawah dagu.
  • Lipatan mata.
  • Hidung dan kedua lubangnya. 
  • Lipatan bibir.
  • Titik terlebar dari kedua sisi wajah Anda.

Setelah menandai titik-titik tersebut, gunakan penggaris untuk menandai garis horizontal antara dua titik. Kemudian tarik garis pada kedua titik tersebut untuk melihat apakah garisnya lurus atau tidak. Jika garisnya lurus, maka wajah Anda bisa jadi simetris. Sebaliknya, apabila garis tersebut tidak lurus artinya Anda memiliki wajah asimetris.

Baca juga: Cara Alami Memperbaiki Wajah Tidak Simetris Tanpa Operasi

2. Berkaca di Cermin

Selain menandai titik-titik wajah melalui foto, Anda bisa melakukannya dengan berkaca di cermin. Cara menandai titiknya hampir sama dengan poin sebelumnya, hanya saja titik tersebut ditandai di cermin. Gunakan spidol non permanen supaya Anda bisa menghapusnya kembali. 

Bagian wajah yang perlu ditandai juga sama, yaitu mulai dari bagian paling atas dahi hingga bagian paling bawah dagu. Lakukan cara ini dengan teliti dan hati-hati. Bila perlu, Anda bisa meminta bantuan orang lain untuk melakukannya. 

3. Konsultasi dengan Dokter

Jika cara-cara di atas kurang meyakinkan, Anda bisa memastikan apakah wajah Anda simetris atau asimetris dengan berkonsultasi langsung kepada dokter berpengalaman di JAC. Dokter di JAC telah tersertifikasi, sehingga akan memberikan perawatan dengan hasil yang instan, natural, tanpa bekas, dan prosedur yang aman untuk segala usia.

Tingkatkan Kepercayaan Diri dengan Soft Tissue Filler di JAC

Cara mengatasi penyebab wajah asimetris untuk meningkatkan kepercayaan diri dapat dilakukan juga dengan melakukan soft tissue filler treatment di JAC. Treatment ini aman untuk meremajakan kulit dan mengisi kekosongan wajah serta membuat Anda tampak segar dan muda.

Terapi estetika yang populer di JAC ini memberikan pengalaman terapi bedah untuk meremajakan kulit wajah, leher atau punggung tangan, mengisi cekungan bawah mata, pipi dan pelipis, garis senyum, bahkan untuk memancungkan hidung serta membentuk dagu dan bibir yang indah.

Prosedur ini memberikan hasil dalam waktu cepat dengan teknik serta skill injeksi yang tinggi dan nyaman. Siap memulai perawatan wajah Anda? Hubungi JAC sekarang juga dan mulai konsultasikan kebutuhan Anda!

Sumber rujukan:

  • https://www.healthline.com/health/asymmetrical-face
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/asymmetrical-face
  • https://www.wemakespokanesmile.com/blog/symmetry-is-beauty-and-it-starts-with-your-teeth/
  • https://cellaxys.com/how-to-get-a-symmetrical-face/
  • https://faceyoga.com/blogs/skincare/how-to-fix-an-asymmetrical-face-naturally-without-going-under-the-knife
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

9 Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit Wajah

9 Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit Wajah

Februari 23, 2024
Cara Diet Nasi Merah Tepat Sesuai Anjuran Dokter dan Pakar Gizi

Cara Diet Nasi Merah Tepat Sesuai Anjuran Dokter dan Pakar Gizi

Februari 23, 2024
Panduan Terbaik Mengenai Cara Mengecilkan Lengan Atas

Panduan Terbaik Mengenai Cara Mengecilkan Lengan Atas

Februari 23, 2024

Comments are closed.