Perawatan Wajah yang Tepat Saat Menjalani Puasa

Saat berpuasa, perubahan pola makan dan waktu minum dapat memengaruhi kondisi hidrasi kulit. Hal ini membuat kulit wajah lebih mudah terasa kering, terutama jika rutinitas Perawatan wajah saat puasa tidak disesuaikan dengan kondisi tubuh.

Puasa tidak berarti kulit harus mengalami penurunan kualitas. Dengan pendekatan perawatan yang tepat, Anda tetap dapat menjaga kulit terlihat segar sepanjang hari. Artikel ini akan membantu Anda memahami perawatan wajah saat puasa agar kulit tetap sehat dan nyaman.

baca juga: Pilihan Skincare untuk Kulit Dehidrasi yang Anda Butuhkan

Perawatan Wajah Saat Puasa Agar Kulit Tak Dehidrasi

perawatan wajah saat puasa agar tak dehidrasi

Selama berpuasa, kulit wajah membutuhkan perhatian khusus untuk menjaga keseimbangan kelembapan alami. Fokus utama perawatan wajah saat puasa adalah memastikan kulit tidak kehilangan hidrasi berlebihan. Berikut rangkaian perawatan yang bisa Anda lakukan:

1. Gunakan Moisturizer dengan Tekstur Ringan

Pelembap wajah membantu mempertahankan kadar air pada lapisan kulit. Anda disarankan memilih moisturizer dengan tekstur ringan agar kulit tetap nyaman dan tidak terasa lengket selama beraktivitas saat puasa. Penggunaan pelembap secara rutin setelah membersihkan wajah dapat membantu menjaga elastisitas kulit serta mengurangi risiko kulit terasa kering sepanjang hari.

2. Aplikasikan Sunscreen Secara Konsisten

Sunscreen membantu melindungi kulit dari efek radiasi matahari yang dapat membuat kulit tampak lebih kusam. Gunakan sunscreen dengan minimal SPF 30 PA++ dan ulangi pemakaian setelah 2-3 jam sekali jika Anda banyak beraktivitas di luar ruangan.

3. Perbanyak Hidrasi Kulit pada Waktu Malam

Malam hari menjadi waktu penting untuk membantu kulit melakukan pemulihan alami. Anda dapat menggunakan skincare yang membantu menjaga kelembapan kulit sebelum tidur agar skin barrier tetap stabil. Hidrasi kulit yang baik pada malam hari membantu kulit Anda terlihat lebih segar saat bangun di pagi hari.

4. Bersihkan Wajah dengan Lembut

Saat membersihkan wajah, gunakan pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit Anda dan aplikasikan dengan gerakan tangan yang perlahan. Anda dapat menggunakan ujung jari untuk memijat wajah secara lembut selama sekitar 20–30 detik.

Fokuskan pembersihan pada area yang memang lebih mudah menumpuk minyak atau kotoran, seperti dahi, sekitar hidung, dan dagu. Setelah itu bilas wajah dengan air bersih dan tepuk kulit secara perlahan menggunakan handuk bersih tanpa menggosok kulit.

5. Batasi Penggunaan Produk Aktif yang Terlalu Kuat

Kulit selama puasa dapat lebih sensitif terhadap produk skincare dengan konsentrasi tinggi. Jika kulit terasa tidak nyaman, kurangi frekuensi penggunaan produk tersebut sementara waktu. Perhatikan respon kulit setelah menggunakan skincare baru dan lakukan penyesuaian jika diperlukan.

6. Jaga Pola Istirahat yang Cukup

Tidur sekitar 6–8 jam setiap malam membantu mendukung proses regenerasi kulit. Posisi tidur yang nyaman juga membantu kulit melakukan pemulihan alami selama puasa. 

Saat tubuh mendapatkan waktu pemulihan yang optimal, kulit cenderung terlihat lebih segar dan tidak mudah lelah. Kualitas tidur yang baik selama puasa juga membantu menjaga keseimbangan hormon yang berpengaruh pada kondisi kulit.

baca juga: Kulit Dehidrasi vs Kulit Kering: Temukan Perbedaan dan Cara Perawatannya

Masalah Wajah yang Umum Muncul saat Berpuasa

Selama menjalani puasa, perubahan pola makan dan waktu asupan cairan dapat memengaruhi kondisi kulit wajah Anda. Beberapa orang mungkin merasakan perubahan ini pada kulit selama periode puasa:

1. Kulit Terasa Lebih Kering

Selama puasa, asupan cairan tubuh cenderung berkurang sehingga kulit dapat kehilangan kelembapan alami lebih cepat. Kondisi ini membuat permukaan kulit terasa kurang nyaman, seperti tertarik atau kurang elastis terutama pada area pipi dan sekitar bibir.

Kulit kering saat puasa biasanya muncul secara perlahan, bukan tiba tiba. Anda mungkin menyadari kulit terasa lebih kasar ketika disentuh atau terlihat lebih kusam dibandingkan kondisi normal sebelum berpuasa.

2. Kulit Tampak Lebih Kusam

Ketika regenerasi kulit melambat, lapisan sel kulit mati dapat lebih mudah menumpuk sehingga wajah terlihat kurang segar. Kusam pada kulit saat puasa bukan berarti kulit mengalami masalah serius. Namun, kondisi ini menunjukkan bahwa kulit mungkin membutuhkan dukungan hidrasi dan perawatan yang lebih konsisten.

3. Sensitivitas Kulit Meningkat

Beberapa orang mengalami peningkatan sensitivitas kulit selama puasa. Kulit dapat lebih mudah bereaksi terhadap perubahan suhu, skincare, atau paparan sinar matahari. Peningkatan sensitivitas ini berkaitan dengan perubahan keseimbangan skin barrier yang membuat kulit terasa lebih mudah perih atau tidak nyaman meskipun rangsangan yang diterima ringan.

4. Produksi Minyak Wajah Bisa Berubah

Selama puasa, produksi minyak pada wajah dapat menjadi tidak stabil. Pada sebagian orang, kulit terasa lebih kering, sementara pada orang lain justru terlihat lebih berminyak terutama di area dahi dan hidung.

Apakah Boleh Pakai Skincare saat Puasa?

bolehkah pakai skincare saat puasa

Penggunaan skincare saat puasa tetap diperbolehkan karena tidak membatalkan puasa selama tidak memasukkan sesuatu ke dalam rongga tubuh melalui jalur yang membatalkan ibadah, seperti prosedur injeksi. Skincare sendiri bekerja secara topikal pada permukaan kulit dan tidak memengaruhi sistem pencernaan.

Anda tetap dapat menjalankan rutinitas perawatan kulit selama puasa dengan memilih produk yang sesuai dengan kondisi kulit. Fokuskan perawatan wajah saat puasa adalah menjaga hidrasi kulit, melindungi skin barrier, dan menghindari penggunaan produk yang tepat agar kulit tetap nyaman sepanjang periode puasa.

baca juga: Vitamin untuk Kulit Glowing yang Perlu Anda Ketahui

Siap Glowing Saat Lebaran dengan Perawatan Tepat Selama Puasa di JAC!

Perawatan wajah saat puasa bukan hanya soal menggunakan skincare yang tepat, tetapi juga memahami bagaimana kulit Anda beradaptasi dengan perubahan pola hidup saat puasa. Selain memperhatikan hidrasi, Anda juga perlu memberi perhatian pada kualitas tidur, pola makan dan apa yang dikonsumsi, serta aktivitas harian karena ini memengaruhi proses regenerasi kulit. 

Menjelang Lebaran, biarkan kulit Anda tampil dengan rasa nyaman dan percaya diri tanpa perlu memaksakan rutinitas perawatan yang terlalu berat. Cukup mulai dari memahami kebutuhan kulit, lalu percayakan langkah berikutnya pada dokter ahli di Jakarta Aesthetic Clinic (JAC)

Dokter akan mengevaluasi kondisi kulit Anda terlebih dahulu agar perawatan yang dipilih benar benar sesuai dengan kebutuhan. Jika kulit membutuhkan hidrasi tambahan agar tetap lembap dan segar, Skin Booster dapat membantu menjaga kelembapan kulit dari dalam sehingga wajah terlihat lebih glowing

Untuk membantu menjaga elastisitas kulit sekaligus memberikan tampilan wajah yang lebih fresh, Face Toning juga sering menjadi pilihan perawatan yang ringan namun efektif. Selain itu, Growth Factor hadir untuk membantu memperbaiki kualitas kulit dengan mendukung proses regenerasi sel. Perawatan ini membantu memperbaiki kerusakan sel kulit, meratakan warna kulit, menghaluskan garis halus, dan membuat kulit terlihat lebih jernih. 

Untuk hasil perawatan yang lebih menyeluruh, Prime Exosome Wajah & Leher juga dapat membantu meningkatkan kualitas kulit dengan mendukung proses pembaruan sel sehingga kulit tampak lebih sehat, halus, dan bercahaya.

Ingin tampil lebih percaya diri saat Lebaran dengan kulit yang terasa sehat dan glowing? Jadwalkan konsultasi Anda di JAC. Persiapkan kulit Anda agar selalu tampil segar, terawat, dan bercahaya selama Ramadan hingga Hari Raya.

JAC

Sumber: 

https://ugm.ac.id/en/news/19381-ugm-dermatologist-shares-tips-on-how-to-mind-your-skin-health-during-fasting/

https://www.kiehls.ae/en_AE/ramadan-skincare-tips-and-routines.html

https://www.vogue.co.uk/article/ramadan-skincare-routine

dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

Treatment untuk Mengecilkan Pori Pori

7 Treatment untuk Mengecilkan Pori Pori yang Wajib Anda Ketahui

August 19, 2026
Cara Menghilangkan Kerutan Di Wajah

10 Cara Menghilangkan Kerutan di Wajah dengan Mudah dan Murah

August 18, 2026
muka bolong bolong

Muka Bolong-bolong? Kenali Penyebab Bopeng dan Cara Mencegahnya agar Kulit Tetap Halus

August 18, 2026

Comments are closed.