mengatasi rambut rontok

Ada banyak alasan mengapa seorang wanita tiba-tiba mulai kehilangan rambutnya. Efek samping terhadap pewarnaan rambut adalah salah satu penyebab umum kerontokan rambut. Lalu, bagaimana cara mengatasi rambut rontok akibat pewarnaan?

Pewarnaan rambut yang melalui berbagai proses mengakibatkan kerontokan rambut. Ini disebabkan oleh reaksi kimia yang menempel pada kulit rambut sehingga pertumbuhan rambut terganggu. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ketika jika reaksi kimia tersebut berhenti, akar rambut akan mulai tumbuh kembali secara normal.

 

Pahami Pewarnaan Rambut

Sebelum Anda mulai mewarnai rambut, kenali dan pahami bahan dan kandungan pewarna rambut. Jika Anda akan mewarnai rambut Anda di salon, tanyakan pada stylist Anda apakah ramuannya memiliki warna yang dia mix atau tidak. Jika Anda ingin mewarnai rambut Anda di rumah, catat kemungkinan penyebab dari pewarnaan rambut yang mungkin berbahaya untuk Anda, seperti para-phenylenediaminecoal tar, dan acetate yang menyebabkan kanker.

 

Kenali Efek Samping Pewarnaan Rambut

Jika Anda mengalami penyakit mendadak, seperti batuk, pilek dan lain sebagainya, ini merupakan reaksi buruk dari pewarnaan rambut. Untuk itu, Anda juga harus ikut mengerti bahan dan pilihan zat yang baik untuk mewarnai rambut. Ada banyak pilihan warna rambut yang memiliki bahan yang baik untuk kulit kepala sehingga bahan tersebut tidak menyebabkan alergi atau penyakit yang datang menyerang tiba-tiba.

Selain itu, pewarnaan rambut juga dapat menimbulkan dampak negatif pada rambut dan kulit kepala Anda. Rambut yang diwarnai dan tidak dirawat dengan benar akan lebih mudah kering, patah, rontok, dan kusam. Kulit kepala pun bisa menjadi gatal, kering, dan berketombe. Oleh sebab itu, sangat penting untuk merawat rambut dan kulit kepala setelah proses pewarnaan rambut.

 

Ekspektasi Pewarnaan

Jika Anda ingin memiliki ekspektasi warna rambut yang memukau dan tidak mengakibatkan kerontokan rambut, carilah salon atau perawatan rambut yang memiliki kualitas yang bagus dan terpercaya. Selain itu, tentu saja, Anda harus menyediakan budget yang lebih besar untuk membayar biaya masker rambut, serum rambut, dan berbagai produk perawatan rambut lainnya sesudah mewarnai rambut.

 

Baca juga: Cara Mengatasi Rambut Rontok Hampir Botak Dengan Cara Alami dan Cepat

 

Bagaimana Cara Mengatasi Rambut Rontok Akibat Pewarnaan?

Pewarnaa rambut sudah sangat populer di kalangan wanita. Banyak dari mereka tertarik mengubah gaya dan warna rambut mereka. Untuk itu, pemilihan warna dari bahan kimia ini terbagi ke beberapa perms, warna yang terkandung dalam produk pewarna rambut.

Namun, beberapa pewarna berbahan kimia tersebut mengakibatkan masalah pada kulit rambut, kerontokan rambut misalnya. Lalu, bagaimana cara mengatasi rambut rontok akibat pewarnaan untuk memperbaiki pertumbuhan rambut? Beberapa langkah berikut dapat Anda ikuti:

 

1. Batasi Penggunaan Bahan Kimia

Batasi bahan kimia yang Anda gunakan pada rambut Anda. Jangan terlau sering mengganti warna rambut Anda. Rambut Anda memerlukan penyesuain diri untuk membuat akar rambut tumbuh dengan normal. Ada sekitar delapan atau sepuluh minggu agar akar rambut tumbuh normal. Dengan begitu, Anda telah mengatasi rambut rontok Anda.

 

2. Gunakan pewarna rambut yang ringan

Menggunakan produk yang dapat memperbaiki kerusakan rambut, seperti rambut rontok. Hindari menggunakan alat pengatur panas pada pengering warna. Kurangi rol atau catokan yang panas untuk mengeringkan warna rambut.

 

Baca juga: Cara Mencegah Rambut Rontok dengan Perawatan Alami

 

3. Gunakan Minyak Kepala

Mengoleskan minyak kepala untuk mengembalikan kelembaban kulit kepala. Menggunakan minyak essential seperti ini membantu memperbaiki pertumbuhan rambut. Jika Anda khawatir warna rambut Anda menempel di bantal Anda, gunakan topi mandi plastik untuk menutup rambut Anda agar warnanya tidak menempel di bantal. Biasanya, Anda harus keramas setelah pewarna rambut mengering di keesokan pagi nya agar warna tidak menempel di bantal Anda. Cara ini sangat efektif agar kerontokan rambut tidak terjadi.

 

4. Memijat Kulit Kepala

Berikan pijatan pada kepala saat mengaplikasikan minyak pada kulit kepala. Penata rambut biasanya akan memberikan vitamin atau serum yang dapat membantu pertumbuhan rambut serta mengatasi masalahn kerontokan rambut. Dengan memijat kepala saat mengaplikasikan produk tersebut, Anda membantu sirkulasi darah di kulit kepala, sehingga efektivitas produk perawatan rambut tadi pun meningkat.

 

5. Gunakan Conditioner Setelah Keramas

Menggunakan conditioner membantu kualitas rambut yang diwarnai menjadi semakin baik dan sehat. Jika Anda menggunakannya secara teratur, conditioner yang Anda gunakan secara permanen akan memperbaiki akar rambut Anda tumbuh dengan baik.

Cara ini hanya beberapa dari berbagai cara mengatasi rambut rontok akibat pewarnaan. Jika Anda cukup jeli dalam merawat rambut, masalah kerontokan tidak dapat menghalangi keinginan Anda memiliki warna rambut yang indah. Namun, bila Anda membutuhkan klinik perawatan rambut yang rusak dan rontok, Anda bisa langsung menghubungi Jakarta Aestehtic Clinic lebih lanjut.

 

Sumber:

https://hellosehat.com/penyakit-kulit/perawatan-rambut/mewarnai-rambut/https://botoxcapilar.org/en/hair-loss-after-dyeing

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

Tampil Memesona dengan 7 Warna Rambut yang Bagus untuk Wanita Asia

Tampil Memesona dengan 7 Warna Rambut yang Bagus untuk Wanita Asia

Agustus 28, 2021
5 Menu Diet Rendah Kalori Terbaik untuk Anda

5 Menu Diet Rendah Kalori Terbaik untuk Anda

Agustus 28, 2021
10 Penyebab Kantung Mata Hitam yang Perlu untuk Anda Ketahui!

10 Penyebab Kantung Mata Hitam yang Perlu untuk Anda Ketahui!

Agustus 28, 2021

Comments are closed.