Bingung mengapa bruntusan selalu muncul di wajah terkhusus di bagian hidung? Jangan dahulu panik karena informasi di bawah ini tepat untuk dibaca. Anda akan diajak untuk memahami apa saja yang menyebabkan bruntusan terjadi sampai solusi terbaik untuk mengatasinya. Sudah siap? Langsung simak selengkapnya di bawah ini! 

Apa yang Menyebabkan Bruntusan di Hidung?

Apakah Anda bertanya-tanya mengapa bruntusan bisa sampai muncul di hidung? Sama seperti jerawat, bruntusan bisa terjadi di mana saja di seluruh bagian wajah bahkan hingga tubuh Anda. 

Alasannya karena seluruh kulit memiliki pori-pori yang jika tersumbat atau terinfeksi akan mengakibatkan bruntusan sampai jerawatan. Tetapi tidak usah heran mengapa hidung menjadi area “empuk” bagi bruntusan muncul. 

Baca juga: Inilah Cara Mengecilkan Pori-Pori Wajah Anda!

Pasalnya hidung termasuk dalam T-zone yang memiliki jumlah kelenjar minyak paling banyak dari area lainnya di wajah. Perlu diketahui juga bahwa kelenjar minyak yang tersumbat bukan semata-mata tanpa sebab melainkan karena adanya kulit mati, sebum, dan bakteri yang terjebak di dalamnya. 

Jika Anda memperhatikannya lebih lagi, pasti ada waktu-waktu tertentu saat bruntusan muncul sangat banyak di satu atau lebih area wajah. Seolah-olah bruntusan memiliki musimnya sendiri seperti hujan dan kemarau. Sebenarnya ada berbagai keadaan yang menjadi penyebab munculnya bruntusan di wajah yaitu: 

  • Perawatan kulit yang tidak tepat.
  • Mengalami stres berat.
  • Tubuh kekurangan cairan alias dehidrasi. 
  • Waktu tidur yang tidak cukup.
  • Diet berlebihan atau tidak wajar.
  • Sering menyentuh hidung dan bagian wajah lainnya dengan tangan.
  • Memiliki kebiasaan merokok.

Baca juga: Apa Saja Perbedaan Bruntusan dan Fungal Acne?

Cara Menghilangkan Bruntusan di Hidung

Bagaimana Cara Menghilangkan Bruntusan di Hidung

Jangan khawatir apabila Anda mengalami bruntusan yang cukup parah. Meski bruntusan bisa hadir kapan saja di hidung, tetapi kabar baiknya Anda bisa mencoba berbagai cara menghilangkannya seperti berikut ini. 

1. Cuci Wajah Anda Secara Rutin

Cuci Wajah Anda Secara Rutin

Mencuci wajah sudah menjadi suatu kewajiban yang harus Anda lakukan setiap harinya. Bahkan bukan hanya sehari sekali tetapi akan lebih baik untuk mencuci muka setelah bangun dan sebelum tidur. 

Gunakan sabun cuci muka yang tidak membuat wajah Anda terlalu kering agar produksi minyak dalam kulit tidak berlebihan. Penting untuk diingat bahwa mencuci muka secara menyeluruh akan membantu Anda memastikan bakteri, debu, atau kotoran lainnya tidak menyumbat pori-pori. 

Supaya kulit wajah tidak kehilangan kelembapannya maka Anda dianjurkan untuk memakai noncomedogenic facial moisturizer. 

Baca juga: Apakah Minyak Kayu Putih Bisa Menghilangkan Jerawat?

2. Mulailah Mengaplikasikan Pola Makan yang Baik

Selalu mengonsumsi makanan olahan seperti keripik akan membuat produksi minyak di kulit Anda meningkat. Hal ini terjadi karena makanan yang memiliki kandungan glikemik tinggi akan mengakibatkan kadar gula darah meningkat. 

Pada akhirnya kadar gula darah yang naik akan mendorong terjadinya produksi insulin dan minyak. “Jadi makanan apa yang baik untuk dikonsumsi?” Senang Anda bertanya! Anda bisa mulai makan makanan yang mengandung biji-bijian utuh, kacang-kacangan, sayuran, dan tentu saja buah-buahan. 

Makin sehat makanan yang Anda konsumsi maka kulit juga akan lebih bersih. Jadi jangan lupa cukupi nutrisi pokok tubuh Anda supaya breakout dapat berkurang bahkan menghilang.

3. Pastikan Kebutuhan Air Tercukupi

Pastikan Kebutuhan Air Tercukupi

Anda tentu tahu bahwa tubuh memiliki jumlah cairan yang harus dipenuhi. Jika Anda kekurangan air maka tubuh dapat terdehidrasi. Jangan menganggap remeh masalah tubuh yang kekurangan cairan karena bukan hanya menyebabkan bruntusan tetapi juga kematian. 

Oleh karena itu, sebagai salah satu cara menghilangkan bruntusan di hidung, pastikan Anda minum 8 gelas air putih setiap harinya untuk menjaga jumlah cairan yang dibutuhkan tubuh. Mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, Anda perlu minum air putih yang banyak agar kesehatan tubuh dan pikiran dapat terjaga. 

Tubuh dan pikiran yang sehat akan memengaruhi kesehatan kulit Anda. Apabila minum air putih sangat sulit, coba sediakan botol besar berisi air putih di depan Anda. Makin sering botol air putih terlihat maka makin sering juga Anda meminumnya.

Baca juga: Apa itu Body Goals dan Bagaimana Cara Mencapainya?

4. Hindari Menyentuh Wajah Anda dengan Tangan

Hindari Menyentuh Wajah Anda dengan Tangan

Tangan Anda sering kali menyimpan semua minyak dan kotoran yang menjadi tempat bagi bakteri masuk ke kulit. Itu sebabnya Anda tidak dianjurkan selalu menyentuh wajah dengan tangan. Jika memang ingin menyentuhnya, Anda perlu mencuci tangan sampai bersih agar bakteri serta kotoran tidak masuk ke hidung dan bagian wajah lainnya. 

Tidak hanya tangan, handphone juga menjadi tempat yang memiliki banyak bakteri. Ketika Anda ingin menelepon, cobalah untuk menggunakan earphone atau speakerphone agar handphone tidak mengenai wajah.

5. Kelola Stres yang Ada

Kelola Stres yang Ada

Stres dalam pekerjaan memang tidak bisa dihindari. Tetapi jangan salah, Anda bisa mengelola dan mengatur stres yang ada. Pengelolaan stres yang baik dapat mengurangi bruntusan di hidung. Terdapat beberapa cara efektif untuk mengelola stres Anda yaitu: 

  • Berolahraga teratur.
  • Berlatih melakukan pernapasan yang dalam.
  • Melakukan meditasi untuk menenangkan pikiran. 
  • Mulai menulis dan membuat jurnal pribadi. 
  • Mencoba beraktivitas di alam terbuka. 

6. Tidur Cukup

Tidur yang cukup bukan hanya bisa membantu produktivitas ketika bekerja di pagi hari. Lebih jauh daripada itu, kualitas tidur Anda dapat menentukan kesehatan kulit. Cobalah untuk tidur cukup selama 7-9 jam setiap harinya. Membangun kebiasaan ini akan membantu Anda menjaga kesehatan kulit serta seluruh organ dalam tubuh. 

7. Pilih Skin Care yang Tepat

Pilih Skin Care yang Tepat

Cara menghilangkan bruntusan di hidung yang terakhir adalah dengan memilih dan menggunakan skin care yang tepat. Banyaknya pilihan skin care yang dijual di pasaran pasti membuat Anda kebingungan memilih yang tepat. Bukannya menghilang, justru sangat sering skin care menjadi akar penyebab bruntusan makin banyak muncul.

Baca juga: 5 Manfaat Skin Care untuk Kesehatan Kulit Wajah Anda

Pilihlah produk-produk yang memang sudah aman sesuai anjuran dokter serta ahli kecantikan seperti dari Jakarta Aesthetic Center. Daripada mencoba produk atau perawatan yang belum terbukti berhasil, lebih baik Anda langsung berkonsultasi dengan ahlinya. 

Anda bisa langsung menghubungi tim Jakarta Aesthetic Center untuk berkonsultasi serta mendiskusikan prosedur terbaik yang harus diambil agar bruntusan menghilang. Tidak perlu khawatir dengan seluruh prosedur yang tersedia karena dokter Jakarta Aesthetic Center sudah memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam bidang kecantikan. 

Tidak hanya prosedur untuk menghilangkan bruntusan, Anda bisa berkonsultasi mengenai masalah kecantikan lainnya yang mengganggu. Membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai prosedur kecantikan? Langsung saja kunjungi website Jakarta Aesthetic Center sekarang! 

Sumber: 

  • https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/why-am-i-breaking-out#how-to-stop-breakouts
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/325971#acne-locations-and-causes
dr. Olivia Ong Cover

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

Ketahui Ciri-Ciri Penuaan Dini, Jangan Sampai Terlambat

Ketahui Ciri-Ciri Penuaan Dini, Jangan Sampai Terlambat

Desember 5, 2022
Bagaimana Cara Menghilangkan Scar di Wajah?

Bagaimana Cara Menghilangkan Scar di Wajah?

Desember 5, 2022
Buat Penampilan Makin Segar, Inilah Cara Mengencangkan Pipi yang Kendur

Buat Penampilan Makin Segar, Inilah Cara Mengencangkan Pipi yang Kendur

Desember 5, 2022

Comments are closed.