Apa Itu Filler Dagu dan Amankah Bagi Tubuh?

Filler Dagu

 

Akhir-akhir ini, filler dagu menjadi tren di kalangan selebriti. Mereka melakukan hal tersebut untuk mendapatkan bentuk dagu yang mereka idam-idamkan. Hasilnya, mereka bisa tampil lebih cantik dan percaya diri. Tidak hanya para selebriti saja, ada banyak orang-orang di luar sana yang melakukan filler dagu untuk menyempurnakan bentuk dagu mereka. Sebenarnya, apa filler dan apakah memiliki efek samping? Untuk mendapatkan jawabannya, Anda bisa menyimak ulasannya pada artikel ini.

 

Apa Itu Filler Dagu?

Filler merupakan salah satu jenis perawatan yang dilakukan dengan cara menyuntikkan jaringan lunak ke bagian dalam kulit. Jaringan lunak tersebut biasanya berupa cairan hyaluronic acid. Perawatan tersebut bertujuan untuk mengisi bagian yang mengalami kerutan di wajah atau dagu sehingga tampilan wajah bisa terlihat lebih halus dan makin cantik.

Filler berbeda dengan Botoks. Botulinum toxin atau biasa disebut Botoks merupakan sebuah protein neurotoksin yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum. Toksin ini dimanfaatkan untuk merawat beragam permasalahan tubuh yang disebabkan oleh gangguan otot. Selain itu, botox juga memiliki fungsi untuk mengendurkan otot serta mengurangi atau memudarkan kerutan di wajah.

Sementara itu, filler sendiri terbuat dari hyaluronic acid yang dimiliki tubuh. Cairan tersebut digunakan untuk mengisi bibir, mengisi cekungan, memberikan efek garis rahang yang tegas, hingga untuk menonjolkan tulang pipi. Biasanya, efek filler bisa bertahan hingga enam bulan. Namun, ada juga yang bisa memberikan filler lebih tahan lama yang membuat Anda melakukan perawatan kembali selama dua tahun sekali.

 

Baca Juga: Pantangan Setelah Filler

 

Apakah Filler Dagu Aman bagi Tubuh?

Seperti yang dilansir oleh CNN Indonesia, seorang dokter bedah plastik bernama Danu Mahandaru mengatakan bahwa penggunaan filler aman bagi tubuh. Alasannya, bahan utama dari filler, yakni hyaluronic acid, merupakan bahan alami yang berasal dari tubuh. Bahan tersebut, jika ditambah dengan kolagen, bisa memberikan struktur pada kulit Anda.

Menurut beliau, tidak ada efek samping yang signifikan dari penggunaan filler, apabila prosedur filler dagu dilakukan oleh ahli atau dokter yang telah bersertifikat. Meskipun demikian, ada risiko yang bisa terjadi dari penggunaan filler dagu, yakni masuknya cairan filler ke dalam pembuluh darah. Selain itu, kerusakan kulit juga bisa terjadi.

Selain efek-efek samping di atas, ada beberapa efek samping yang bisa terjadi apabila Anda melakukan filler dagu yang tidak sesuai prosedur. Ada juga efek samping yang terjadi apabila Anda tidak mengikuti prosedur perawatan yang telah dianjurkan. Berikut ini adalah beberapa efek samping dari filler dagu yang perlu Anda tahu:

 

1. Pembengkakan

Setelah prosedur penyuntikan selesai dilakukan, terkadang ada beberapa orang yang mengalami pembengkakan maupun memar pada area yang disuntik. Anda tidak perlu khawatir akan hal tersebut karena hal ini normal dan sering terjadi. Biasanya, pembengkakan akan berkurang beberapa jam setelah penyuntikan dilakukan. Untuk mengatasi pembengkakan tersebut, Anda bisa mengompres bagian yang bengkak menggunakan air dingin agar iritasi bisa berkurang.

 

 

 

2. Otot Wajah Menjadi Lumpuh

Ada beberapa jenis Botoks, seperti myobloc dan botox yang bisa menimbulkan botulisme. Botulisme merupakan sebuah kondisi keracunan parah yang diakibatkan oleh adanya racun dari bakteri Clostridium botulinum. Saat disuntikkan pada kulit, racun tersebut bisa mengakibatkan kelumpuhan otot sementara. Ada juga yang mengalami luka kecil pada lokasi penyuntikan.

 

 

 

Baca Juga: Apa Itu Filler?

 

3. Sel Kulit Menjadi Mati

Kematian sel kulit sebenarnya jarang sekali terjadi. Kematian sel kulit sendiri bisa terjadi jika jaringan lain mengalami kerusakan yang berarti pada saat prosedur filler dilaksanakan. Jadi, kematian sel kulit bisa saja terjadi jika ada perkembangan infeksi sesudah perawatan. Maka dari itu, Anda perlu melakukan operasi tambahan untuk mengatasi hal tersebut.

 

 

 

Baca Juga: Fungsi Filler

 

Melakukan filler adalah hal yang wajar dan normal untuk dilakukan. Pasalnya, ada banyak orang yang melakukan hal tersebut untuk kecantikan dan memperbaiki postur bagian wajah yang tidak sesuai atau tidak simetris. Namun, sebelum Anda melakukan filler, Anda juga perlu memastikan bahwa pihak yang akan melakukan filler dagu untuk Anda telah mendapatkan sertifikasi legal untuk melakukan prosedur tersebut. Jadi, Anda tidak bisa mengurangi risiko terjadinya efek samping yang berarti setelah melakukan filler dagu.

 

 

Sumber:

  • Nugroho, Ridho. 5 April 2018. Perawatan Kecantikan Melancipkan Area Dagu secara Instan dengan Suntik Filler Bersama Dr. Olivia Ong. https://www.grid.id/read/04203759/perawatan-kecantikan-melancipkan-area-dagu-secara-instan-dengan-suntik-filler-bersama-dr-olivia-ong-?page=all
  • Candra, Risky. 25 Agustus 2017. Suntik Filler di Wajah, Bikin Tambah Cantik Atau Malah Bahaya? Ini Pertimbangannya. https://hellosehat.com/hidup-sehat/kecantikan/efek-samping-suntik-filler-wajah/
  • Harismi, Asni. 16 Januari 2020. Mengenal Filler Dagu dan Efek Samping Penggunaannya. https://www.sehatq.com/artikel/mengenal-filler-dagu-dan-efek-samping-penggunaannya
Dr. Olivia Ong

Dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

4 Jenis Perawatan Wajah Berjerawat

4 Jenis Perawatan Wajah Berjerawat

Juli 3, 2020
Mengenal Jenis Treatment Wajah di Klinik Kecantikan

Mengenal Jenis Treatment Wajah di Klinik Kecantikan

Juli 3, 2020
7 Jenis Treatment di Klinik Perawatan Kulit

7 Jenis Treatment di Klinik Perawatan Kulit

Juli 3, 2020

Comments are closed.