Perbedaan Filler dan Tanam Benang, Mana yang Lebih Aman?

Perbedaan Filler Dan Tanam Benang

Filler dan tanam benang merupakan prosedur kecantikan untuk meremajakan kulit. Namun, apa perbedaan filler dan tanam benang? Filler yaitu tindakan penyuntikan zat pengisi jaringan lunak yang berfungsi untuk menambah volume dan kepadatan. 

Suntik filler dapat dilakukan untuk mengoreksi berbagai masalah yang terjadi pada wajah, misalnya filler hidung. Salah satu bahan yang sering digunakan yaitu asam hialuronat. 

Suntik filler hanya boleh dilakukan oleh dokter spesialis kulit, dokter estetik, dokter bedah kecantikan, atau ahli farmasi yang sudah mengantongi sertifikat. Hasil suntik filler ini dapat bertahan selama 4-6 tergantung masing-masing pasien.

Sementara itu, tanam benang atau thread lift yaitu prosedur kecantikan yang mana dokter akan memasukkan jarum tipis untuk menyisipkan benang polypropylene bergerigi melalui lapisan lemak di bawah kulit. Benang tersebut kemudian ditarik untuk mengangkat kulit dan jaringan yang kendur pada bagian wajah dan leher. 

Prosedur mana yang sebaiknya Anda pilih? Jawabannya tergantung dari keinginan dan kebutuhan. Karena pada kasus hidung yang tampak benjol pada area tertentu bisa diperbaiki menggunakan kedua prosedur tersebut. Satu hal yang pasti, Anda perlu melakukan konsultasi dan diskusi bersama dokter ahli, supaya keputusan yang Anda ambil sudah tepat.

Baca juga: Apa Itu Ultherapy yang Menjadi Salah Satu Perawatan Kulit Paling Populer?

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai perbedaan filler dan tanam benang untuk solusi kecantikan Anda, mari simak uraian lengkap di bawah ini. 

Inilah Perbedaan Filler dan Tanam Benang

Apa Perbedaan Filler dan Tanam Benang

Apabila dilihat dari definisinya, perbedaan antara filler dan tanam benang secara umum ada pada bahan dan metode pengerjaannya. Lalu, mana yang harus Anda pilih? Jawabannya tergantung dari bagian wajah mana yang ingin Anda bentuk menjadi lebih menarik atau perlu diperbaiki. Untuk itu, sebaiknya kenali terlebih dahulu beberapa perbedaan filler dan tanam benang di bawah ini.

1. Bahan dan Metode

Metode untuk proses filler wajah yaitu dengan menyuntikkan cairan khusus pada bagian wajah tertentu, misalnya pada hidung. Cairan yang biasanya digunakan yaitu asam hialuronat atau hyaluronic acid (HA). Sebenarnya di dalam tubuh juga mengandung HA, hanya saja jumlahnya terus berkurang seiring bertambahnya usia. Ketika Anda menyuntikkan tambahan HA, bagian wajah seolah menjadi remaja kembali. 

Lain halnya dengan tanam benang yang menggunakan benang jahit polypropylene. Penggunaan benang ini umumnya untuk operasi, jadi bukan hal yang baru dalam dunia kesehatan. Metode pengerjaannya sendiri mirip dengan prosedur operasi. Dokter akan menyisipkan benang ke dalam wajah menggunakan jarum tipis.

Baca juga: 5 Manfaat Skin Care untuk Kesehatan Kulit Wajah Anda

2. Perbedaan Fungsi

Kedua prosedur kecantikan ini bisa diaplikasikan pada bagian wajah yang sama, tetapi memiliki perbedaan fungsi. Filler digunakan untuk mengisi atau menambah, sedangkan tanam benang untuk mempertegas kulit pada bagian wajah tertentu. 

Sebagai contoh, untuk mengisi bagian ujung hidung supaya lebih mancung, Anda bisa menggunakan prosedur filler. Kalau Anda ingin mempertegas kontur ujung hidung, maka prosedur tanam benang lebih cocok.

Meski demikian, memilih antara kedua prosedur untuk treatment bagian wajah yang sama harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter dari Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) untuk memilih solusi kecantikan ini.

3. Waktu Pengerjaan

Prosedur filler lebih mudah dan cepat untuk pengerjaannya, lantaran menggunakan bahan cairan. Dokter akan menyuntikkan cairan HA pada bagian wajah tertentu. Kemudian dokter akan membentuknya sesuai keinginan dan kebutuhan pasien. Proses ini bisa jadi hanya memakan waktu beberapa menit saja. Setelah prosesnya selesai, Anda bisa langsung beraktivitas seperti biasanya.

Untuk tanam benang, metodenya sedikit rumit sehingga membutuhkan waktu lebih lama, kurang lebih tiga puluh menit hingga satu jam. Proses pengerjaannya biasanya tergantung dengan seberapa banyak kebutuhan pemakaian benang. Dalam hal ini, dokter akan memasukkan jarum tipis dengan benang ke dalam bagian wajah.

Lalu, dokter akan menarik benang tersebut untuk mengencangkan wajah pada bagian tertentu. Jika prosedurnya selesai dilakukan, dokter akan menyarankan Anda untuk beristirahat terlebih dahulu selama beberapa hari sampai luka di wajah membaik hingga sembuh.

Baca juga: Kenali Filler Mata Panda Agar Wajah Terlihat Cerah

4. Ketahanan

Prosedur filler rata-rata bertahan antara 4 bulan sampai 2 tahun. Anda perlu melakukan retouch untuk mempertahankan ketahanan dan hasilnya pada beberapa bulan ke depan. Sedangkan prosedur tanam benang bertahan lebih lama, yaitu 1 sampai 2 tahun. Apabila Anda ingin melakukan retouch, perlu menunggu hingga ketahanannya mulai menurun atau jika terjadi efek samping, seperti benang yang timbul ke permukaan wajah. 

Pada dasarnya, filler dan tanam benang perlu dilakukan retouch supaya wajah Anda tetap kencang dan berbentuk estetik untuk mempertahankan hasilnya. Mengingat kedua prosedur ini memiliki masa pakai. Ketika sudah mendekati jangka waktunya, Anda bisa berkonsultasi kembali dengan dokter di JAC.

Lebih Baik Filler atau Tanam Benang?

Lebih Baik Filler atau Tanam Benang

Pada dasarnya, tidak ada prosedur yang lebih baik antara filler dan tanam benang. Prosedur mana yang hendak Anda aplikasikan tergantung dari keinginan dan kebutuhan Anda sendiri. Hanya saja penting melakukan konsultasi dengan dokter di JAC untuk memilih antara kedua prosedur tersebut.

Sebagai contoh, Anda menginginkan bentuk hidung yang cantik dan menarik dengan membuat ujung hidung menjadi lebih tajam. Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan filler untuk menambah volume. Filler juga bisa digunakan ketika Anda menginginkan bagian batang hidung yang lebih tinggi.

Namun, ketika Anda menginginkan hidung yang berkontur, maka direkomendasikan memilih prosedur tanam benang. Dalam hal ini, benang dapat mengangkat bagian batang hingga ujung hidung Anda menjadi lebih menarik.

Tetapi kembali lagi, prosedur apa pun yang hendak Anda gunakan untuk mempercantik diri perlu dikonsultasikan dengan dokter. Jangan sampai Anda memutuskannya sendiri. Mengapa? Karena Anda perlu mengetahui juga efek samping setelah melakukan treatment kecantikan tersebut.

Kesimpulan

Apakah Anda sudah mendapatkan gambaran besar mengenai perbedaan filler dan tanam benang untuk meremajakan kulit wajah? Kedua metode ini memiliki kelebihan masing-masing. Biasanya banyak orang memilih metode filler karena mudah dan cepat, serta hasilnya instan. Selain itu, Anda bisa langsung beraktivitas tanpa menunggu berhari-hari.

Di sisi lain, prosedur tanam benang mewajibkan Anda istirahat terlebih dahulu selama beberapa hari ke depan hingga luka di wajah benar-benar sembuh. Nah, jika Anda menginginkan hasil yang instan, artinya bisa melakukan prosedur filler.

JAC sebagai salah klinik kecantikan di Jakarta menyediakan prosedur Soft Tissue Filler untuk meremajakan kulit dan mempercantik wajah Anda. Prosedur ini akan membuat Anda tampak segar dan muda. Selain itu, prosedurnya aman untuk segala usia lantaran JAC mengedepankan profil keamanan yang tinggi.

Hasil dari prosedur Soft Tissue Filler di JAC instan, natural, dan tanpa bekas karena menggunakan teknik serta skill injeksi yang tinggi dan nyaman. Tertarik menggunakan prosedur filler untuk treatment wajah Anda? Konsultasikan terlebih dahulu bersama dokter dari JAC. Hubungi kami sekarang juga untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Sumber:

  • https://www.docdoc.com/medical-information/procedures/filler-treatment
  • https://www.fda.gov/medical-devices/aesthetic-cosmetic-devices/dermal-fillers-soft-tissue-fillers
  • https://www.healthline.com/health/cosmetic-surgery/thread-lift#procedure
  • https://www.docdoc.com/id/info/procedure/thread-lift
dr. Olivia Ong Cover

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

Ketahui Ciri-Ciri Penuaan Dini, Jangan Sampai Terlambat

Ketahui Ciri-Ciri Penuaan Dini, Jangan Sampai Terlambat

Desember 5, 2022
Bagaimana Cara Menghilangkan Scar di Wajah?

Bagaimana Cara Menghilangkan Scar di Wajah?

Desember 5, 2022
Buat Penampilan Makin Segar, Inilah Cara Mengencangkan Pipi yang Kendur

Buat Penampilan Makin Segar, Inilah Cara Mengencangkan Pipi yang Kendur

Desember 5, 2022

Comments are closed.