Baru Filler? Ini 5 Pantangan Setelah Suntik Filler yang Perlu Dihindari
Wajah masih sedikit bengkak atau kemerahan setelah filler sering kali membuat Anda khawatir melakukan aktivitas seperti biasa. Memahami pantangan setelah suntik filler membantu Anda melewati masa pemulihan dengan lebih aman, terutama dengan menghindari tekanan pada area suntikan, olahraga berat, dan paparan panas berlebihan.
Efek setelah filler umumnya bersifat sementara, tetapi cara Anda memperlakukan area yang baru treatment tetap perlu diperhatikan. Agar tidak salah langkah, JAC akan berbagi informasi tentang pantangan dan perawatan setelah filler di artikel ini.
Baca juga: Langkah Prosedur Dermal Filler dan Perawatan Setelahnya
5 Pantangan Setelah Suntik Filler

Instruksi setelah filler dapat berbeda tergantung area penyuntikan, jenis, dan kondisi pasien. Namun, ada beberapa hal yang umumnya perlu dihindari setelah prosedur. Berikut pantangannya:
1. Menekan atau Memijat Area Filler
Hindari memencet, menekan kuat, atau memijat area yang baru disuntik kecuali dokter memang memberikan instruksi khusus. Saat membersihkan wajah atau menggunakan skincare, lakukan dengan sentuhan ringan. Usahakan tidak memberikan tekanan langsung pada area filler dan ikuti arahan posisi tidur dari dokter.
2. Melakukan Olahraga Berat
Tunda olahraga berat setidaknya selama 24–48 jam atau sesuai arahan dokter. Aktivitas seperti gym intens, lari, atau latihan yang meningkatkan suhu tubuh dan aliran darah dapat memperparah bengkak atau memar setelah penyuntikan.
3. Terpapar Suhu Panas Berlebihan
Hindari sauna, berendam dengan air sangat panas, atau aktivitas lain yang membuat wajah terpapar panas tinggi selama masa awal pemulihan. Paparan panas dapat membuat pembengkakan terasa lebih jelas. Anda juga sebaiknya menghindari mandi dengan air panas dan paparan matahari berlebihan sampai kemerahan dan bengkak mereda.
4. Mengonsumsi Alkohol
Hindari alkohol setidaknya selama 24 jam setelah filler atau mengikuti durasi yang diberikan dokter. Alkohol dapat meningkatkan kecenderungan memar dan pembengkakan pada sebagian orang. Pilih air putih dan pastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi.
5. Melakukan Treatment Wajah Lain Terlalu Cepat
Jangan langsung menjalani facial, pijat wajah, laser, atau prosedur estetika lain setelah filler. Berikan waktu agar area suntikan pulih sebelum menerima tekanan atau treatment tambahan. Durasi jedanya tidak selalu sama untuk setiap prosedur. Tanyakan kepada dokter kapan Anda boleh kembali menjalani perawatan wajah lainnya.
Berapa Lama Filler Bertahan di Wajah?
Hasil filler wajah umumnya bertahan sekitar 6–18 bulan, tetapi durasinya dapat berbeda pada setiap orang. Area penyuntikan, jenis filler, jumlah yang digunakan, metabolisme tubuh, serta pergerakan area wajah ikut memengaruhi berapa lama hasilnya terlihat.
Area yang sering bergerak, seperti bibir, dapat mengalami penurunan efek lebih cepat dibanding area tertentu yang pergerakannya lebih sedikit. Setelah volumenya mulai berkurang, dokter dapat mengevaluasi apakah diperlukan treatment lanjutan untuk mempertahankan hasil.
Baca juga: 7 Tanda Filler Masih Aman atau Perlu Koreksi, Wajib Tahu!
Berapa Hari Bengkak Setelah Filler?
Bengkak ringan biasanya muncul dalam beberapa jam setelah penyuntikan dan mulai mereda dalam beberapa hari. Pada sebagian pasien, terutama setelah filler pada area seperti bibir, pembengkakan dapat terlihat lebih jelas pada 24–48 jam pertama dan kemudian berangsur membaik.
Kompres dingin dapat digunakan bila memang dianjurkan dokter, tetapi jangan menekan area filler dengan kuat. Segera hubungi fasilitas medis yang menangani Anda jika muncul nyeri hebat atau semakin berat, perubahan warna kulit menjadi pucat atau kebiruan, gangguan penglihatan, kulit terasa dingin, atau keluhan lain yang tidak biasa. Gejala tersebut membutuhkan penilaian medis segera.
Hasil yang Bisa Didapatkan Jika Perawatan Setelah Filler Tepat

Perawatan setelah filler tidak perlu rumit, tetapi instruksi dokter tetap perlu diikuti selama masa pemulihan. Jika area suntikan dirawat dengan tepat, beberapa hasil berikut dapat lebih terjaga:
1. Mengembalikan Volume Wajah yang Berkurang
Filler dapat menambah volume pada area yang terlihat cekung atau kehilangan volume. Wajah pun terlihat lebih berisi tanpa harus mengubah keseluruhan karakter wajah.
2. Membantu Membentuk Kontur Wajah
Filler dapat digunakan pada area tertentu untuk mempertegas kontur, misalnya dagu, rahang, atau bagian wajah lainnya. Penempatannya disesuaikan dengan struktur wajah agar proporsinya terlihat lebih seimbang.
3. Menyamarkan Garis dan Lipatan Wajah
Pada area tertentu, filler dapat mengisi bagian bawah garis atau lipatan yang mulai terlihat. Hasilnya, permukaan kulit tampak lebih rata dan tanda penuaan tidak terlalu menonjol.
4. Membuat Wajah Terlihat Lebih Proporsional
Filler dapat membantu mengoreksi bagian wajah yang kurang seimbang melalui penambahan volume secara terukur. Misalnya, dagu dapat dibuat lebih proporsional atau bentuk bibir diperbaiki sesuai anatomi wajah.
5. Memberikan Hasil yang Terlihat Natural
Dengan jumlah dan titik penyuntikan yang tepat, filler dapat memberikan perubahan tanpa membuat wajah terlihat berlebihan. Hasil akhirnya tetap mempertahankan karakter asli wajah, tetapi dengan kontur yang lebih rapi dan proporsional.
Baca juga: 5 Efek Samping Filler Bibir, Apa yang Perlu Dilakukan?
Tertarik untuk Filler? JAC Hadirkan Perawatan dengan Keamanan Terjamin!
Menjalani filler tidak selesai ketika proses penyuntikan berakhir. Mematuhi pantangan setelah suntik filler dan mengikuti instruksi perawatan dari dokter ikut menentukan bagaimana proses pemulihan berlangsung.
Jika Anda sedang mempertimbangkan filler, pemeriksaan kondisi wajah sejak awal juga penting agar perubahan yang dibuat tetap sesuai dengan proporsi alami wajah. Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) menghadirkan filler wajah untuk membantu memperbaiki kontur dan memberikan volume pada area tertentu sesuai kebutuhan.
Hasil yang baik bukan sekadar wajah terlihat lebih berisi. Filler perlu ditempatkan secara presisi agar perubahan tetap selaras dengan fitur wajah lainnya dan ekspresi tidak terlihat kaku atau berlebihan. Sebagai klinik kecantikan di Jakarta, JAC mengutamakan pemeriksaan dokter dan perencanaan treatment berdasarkan kondisi individual pasien.
Tunggu apa lagi? Segera hubungi JAC sekarang dan dapatkan perubahan yang tetap terlihat seperti diri Anda sendiri, dengan kontur wajah yang lebih proporsional dan hasil yang natural.
Sumber:
https://www.plasticsurgery.org/news/articles/what-not-to-do-after-getting-facial-filler
https://almoosahealthgroup.org/en/article/side-effects-after-filler-injections/
Lafaille, P., & Benedetto, A. (2010). Fillers: contraindications, side effects and precautions. Journal of cutaneous and aesthetic surgery, 3(1), 16–19. https://doi.org/10.4103/0974-2077.63222
Comments are closed.




















Make Appointment Now