8 Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat yang Aman dan Tepat

Merasa terganggu dengan bopeng di wajah? Sudahkah Anda mengetahui cara menghilangkan bopeng bekas jerawat yang efektif? Bopeng yang terbentuk akibat perawatan jerawat yang kurang tepat dapat menjadi salah satu masalah yang mengganggu penampilan. Namun tenang, ada berbagai cara menghilangkan bopeng bekas mulai dari metode alami hingga medis. 

Bopeng sendiri dapat terlihat seperti lubang kecil dan membuat tekstur kulit terlihat bergelombang serta tidak rata. Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa menemukan berbagai cara yang efektif dalam artikel ini sebab JAC akan memberikan ulasan mengenai solusi terbaik agar bopeng dapat diatasi. Simak selengkapnya di bawah ini.

Penyebab Bopeng Bekas Jerawat

Penyebab Bopeng Bekas Jerawat

 Jika Anda mengalami kondisi bopeng sebagai bekas jerawatnya, Anda tidak sendirian. Sebab, masalah kulit ini juga terjadi pada banyak orang dan merupakan hal yang normal. Pada dasarnya, bopeng adalah lubang kecil pada kulit yang muncul akibat kerusakan jaringan. Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab bopeng bekas jerawat:

1. Memencet Jerawat dengan Tangan

Jerawat yang dipencet secara paksa dengan tangan yang tidak steril dapat meninggalkan bekas yang lebih parah dibandingkan dengan jerawat yang hilang dengan sendirinya. Hal ini disebabkan oleh adanya risiko infeksi yang lebih tinggi saat jerawat dipencet.

Kondisi tersebut membuat jaringan kulit lebih rentan rusak, sehingga proses regenerasi kulit terganggu. Dalam beberapa kasus, luka bekas jerawat ini bahkan sulit pulih tanpa terapi laser atau dermabrasi ringan untuk membantu mengurangi tekstur kulit yang tidak rata.

2. Tekanan pada Kulit dan Infeksi

Tekanan pada kulit yang meningkat dapat menyebabkan kerusakan jaringan di sekitarnya dan membuat bakteri lebih mudah masuk, meningkatkan risiko infeksi. Saat proses penyembuhan tidak sempurna, kulit kehilangan kemampuan untuk menghilangkan lapisan yang rusak secara alami, sehingga meninggalkan cekungan kecil pada permukaan wajah.

3. Jerawat yang Muncul Terus-Menerus

Jerawat yang muncul di area wajah secara terus-menerus menyebabkan peradangan kronis pada jaringan kulit. Lama-kelamaan, hal ini membuat lapisan kulit menjadi lebih tipis dan sensitif.

Jika dibiarkan, proses penyembuhan menjadi lambat dan memicu terbentuknya bopeng. Jenis acne seperti ini sering kali memerlukan penanganan profesional seperti terapi laser atau prosedur dermabrasi halus agar tekstur kulit kembali mulus dan merata.

4. Kurangnya Perawatan Wajah

Kulit yang tidak mendapatkan perawatan tepat cenderung lebih sulit melakukan regenerasi kulit alami. Kurangnya pembersihan, hidrasi, dan eksfoliasi membuat sel mati menumpuk, memperlambat pembentukan jaringan baru. Untuk hasil yang lebih baik, perawatan klinis seperti laser dan infus antioksidan dapat membantu mengurangi tampilan bopeng sekaligus mempercepat proses pemulihan.

5. Kondisi Kulit yang Rentan terhadap Keloid

Beberapa orang memiliki jenis kulit yang cenderung membentuk keloid atau bekas luka yang menebal. Saat jerawat sembuh, lapisan jaringan baru dapat tumbuh tidak merata, meninggalkan bekas berupa cekungan atau tonjolan.

6. Gaya Hidup yang Tidak Sehat

Faktor terakhir yang sering diabaikan adalah gaya hidup tidak sehat seperti merokok, kurang tidur, dan konsumsi makanan tinggi lemak. Kebiasaan ini bisa menghambat regenerasi kulit dan memperlambat penyembuhan luka bekas jerawat.

Baca juga: 5 Penyebab Jerawat Batu dan Cara Menghilangkannya

Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat

Cara Mengatasi Bopeng Bekas Jerawat

Meski mungkin sedikit sulit dan membutuhkan waktu yang panjang untuk menghilangkan bekas jerawat berupa bopeng, tetapi tetap saja Anda bisa mencoba beberapa cara yang cocok dan paling efektif untuk menghilangkannya sesuai dengan jenis kulit. Berikut ini adalah beberapa cara menghilangkan bopeng bekas jerawat yang bisa dicoba:

1. Gunakan Krim Wajah

Krim wajah yang mengandung retinoid atau glycolic acid dapat membantu menghilangkan bopeng bekas jerawat. Retinoid membantu meningkatkan produksi kolagen yang diperlukan untuk memperbaiki jaringan kulit yang rusak. 

Sementara itu, glycolic acid membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan meningkatkan regenerasi sel. Selain itu, kandungan lain seperti azelaic acid, hydroxyl acid, salicylic acid, dan AHA BHA juga bisa membantu mengatasi masalah bopeng bekas jerawat. 

2. Rutin Melakukan Chemical Peeling

Chemical peeling adalah prosedur pengelupasan kulit dengan menggunakan bahan kimia tertentu. Metode ini dapat dilakukan secara mandiri dengan produk exfoliating yang mengandung bahan aktif seperti yang sudah disebutkan sebelumnya seperti AHA BHA, asam salisilat, glycolic acid, dan lain sebagainya. Selain itu, Anda juga bisa melakukannya di klinik kecantikan untuk hasil yang lebih maksimal. 

Prosedur ini membantu mengangkat lapisan kulit yang rusak dan merangsang produksi kolagen baru pada kulit wajah Anda. Oleh karenanya, chemical peeling membantu menghilangkan bopeng bekas jerawat sekaligus membuat kulit terlihat lebih cerah dan sehat.

3. Microneedling

Microneedling adalah prosedur yang dilakukan sebagai terapi induksi kolagen dengan menggunakan alat khusus yang disebut dermaroller pada bagian bopeng. Dermaroller memiliki jarum kecil yang menembus kulit untuk merangsang produksi kolagen baru. Prosedur ini dapat membantu menghilangkan bekas jerawat, jaringan parut yang menonjol, dan membuat kulit terlihat lebih sehat. Untuk hasil yang maksimal, Anda perlu melakukan secara rutin dalam satu tahun. 

Baca juga: 3 Jenis Bekas Jerawat yang Wajib Anda Ketahui

4. Botox

Botox adalah prosedur injeksi yang bertujuan untuk menghilangkan kerutan pada wajah. Meskipun bukan pengobatan langsung untuk bekas jerawat, botox faktanya dapat membantu menghaluskan permukaan kulit dan membuat bekas jerawat yang berbentuk bopeng dapat terlihat lebih rata. 

5. Prosedur Microdermabrasion

Microdermabrasion adalah prosedur pengelupasan kulit dengan menggunakan kristal mikro untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Prosedur ini membantu merangsang produksi kolagen baru dan membuat kulit terlihat lebih sehat. Mikrodermabrasi dapat membantu menghilangkan bekas bopeng bekas jerawat dan menghasilkan kulit yang tampak lebih halus.

6. Dermal Fillers/Soft Tissue Filler

Dermal fillers adalah prosedur injeksi yang bertujuan untuk mengisi ruang kosong pada kulit. Prosedur perawatan medis yang satu ini membantu menghaluskan permukaan kulit dan membuat bekas jerawat terlihat lebih rata dan tidak terlalu dalam. 

7. Pilih Skincare yang Sesuai

Pemilihan skincare yang tepat dapat membantu memperbaiki kondisi kulit dan mengurangi bekas jerawat. Pilihlah produk skincare yang mengandung bahan-bahan yang aman dan efektif untuk kulit seperti vitamin C, retinol, asam glikolat, dan hyaluronic acid

Produk skincare yang baik juga harus mengandung bahan pelembap untuk menjaga kelembaban kulit. Jangan lupa juga untuk menggunakan sunscreen di pagi, siang, dan sore hari untuk melindungi wajah dari paparan sinar matahari.

8. Penggunaan Gel Lidah Buaya

Gel dengan bahan alami yaitu lidah buaya mengandung senyawa alami yang dapat membantu merangsang produksi kolagen baru dan memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Sekarang ini, Anda dapat menemukan berbagai produk gel lidah buaya yang sudah dipastikan aman untuk digunakan. 

Cara penggunaannya sangat mudah, oleskan gel lidah buaya pada bekas jerawat secara teratur. Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh NCBI, lidah buaya terbukti dapat membantu memperkecil ukuran bopeng dan mengurangi radang di area jerawat maupun bekasnya.

Atasi Bopeng Bekas Jerawat dengan Treatment Terbaik JAC

Perlu diingat bahwa seluruh prosedur medis yang disebutkan di atas perlu dilakukan oleh dokter ahli yang berpengalaman dan tidak bisa dilakukan oleh sembarangan orang. Apalagi, beberapa prosedurnya melibatkan proses injeksi yang memasukkan bahan aktif tertentu ke dalam wajah. 

Dalam menghilangkan bopeng bekas jerawat, perlu diingat bahwa hasil yang didapatkan mungkin berbeda-beda untuk setiap orang tergantung dari jenis kulit, kondisi bekas jerawat, serta jenis dan metode pengobatan yang digunakan. 

Penting untuk melakukan konsultasi dengan dokter ahli untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan aman untuk kulit Anda. Selain itu, perlu diingat bahwa pengobatan untuk bopeng bekas jerawat membutuhkan waktu dan kesabaran, jadi tetaplah konsisten dan teratur dalam merawat kulit.

Tertarik untuk mencoba prosedur medis seperti Soft Tissue Filler untuk menghilangkan bopeng, namun belum menemukan tempat yang tepercaya dan aman? Ini saatnya Anda mengenal JAC. Sebagai klinik kecantikan yang telah menerima banyak penghargaan karena efektivitas pada setiap treatment, JAC siap membantu Anda mengatasi bopeng dengan metode Soft Tissue Filler.

Melalui treatment tersebut, JAC menawarkan pengalaman terapi pada kulit wajah tanpa prosedur bedah tetapi tetap dengan hasil yang sempurna. Seluruh perawatan di JAC terjamin aman dan tanpa efek samping sebab dilakukan langsung oleh dokter dan tim ahli bersertifikasi. 

Tunggu apalagi? Kembalikan kulit wajah yang sehat, halus, berseri dengan cara menghilangkan bopeng bekas jerawat yang tepat di JAC sekarang juga!

JAC

Sumber rujukan:

  • https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/pockmarks#otc-scar-treatment-cream
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/320556#home-remedies
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/acne/expert-answers/acne-scars/faq-20058101
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25003428/
  • https://www.sehatq.com/artikel/cara-menghilangkan-bopeng-bekas-jerawat
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

Image Post Jakarta Aesthetic Clinic

Cara Mengecilkan Paha dan Perut agar Bentuk Tubuh Lebih Proporsional

September 11, 2026
keloid bekas sc

Keloid Bekas SC: Penyebab, Pencegahan, dan Cara Mengatasinya

September 11, 2026
pantangan setelah suntik filler

Baru Filler? Ini 5 Pantangan Setelah Suntik Filler yang Perlu Dihindari

September 10, 2026

Comments are closed.