Closed Komedo: Pengertian, Penyebab, dan Cara Menghilangkannya
Pernah merasakan kulit terasa kasar saat disentuh meski tampak bersih? Bisa jadi penyebabnya adalah closed komedo. Masalah kulit kecil ini sering tersembunyi di bawah permukaan kulit, sehingga membuat wajah tampak tidak halus dan sulit diratakan meski sudah rutin dibersihkan.
baca juga: 7 Penyebab Banyak Komedo di Muka dan Cara Mencegahnya
Menariknya, closed komedo bisa muncul tanpa tanda jelas dan jika dibiarkan dapat berkembang menjadi jerawat. Yuk, kenali lebih dalam apa itu closed comedones, penyebabnya, dan cara mengatasinya agar kulit Anda kembali halus dan sehat.
Apa Itu Closed Komedo?

Jika Anda pernah melihat bintik kecil berwarna putih di wajah yang terasa kasar saat disentuh tetapi tidak mudah dipencet, itulah yang disebut closed komedo atau komedo tertutup. Berbeda dari blackhead (komedo terbuka) yang tampak gelap di permukaan kulit, closed komedo terbentuk di bawah lapisan kulit sehingga warnanya cenderung putih atau menyerupai warna kulit.
Komedo tertutup terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh sel kulit mati, minyak berlebih, atau kotoran, tetapi pori tersebut tetap tertutup di permukaannya. Akibatnya, terbentuk benjolan kecil yang tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi bisa mengganggu tampilan kulit dan membuat tekstur wajah terasa tidak halus. Kondisi ini kerap disalahartikan sebagai Sebaceous Filament, meskipun keduanya merupakan dua hal yang berbeda dari segi penyebab maupun penanganannya.
Masalah closed komedo sering muncul di area wajah dengan produksi minyak tinggi seperti dahi, dagu, dan hidung. Jika dibiarkan, komedo jenis ini bisa berkembang menjadi jerawat meradang atau bahkan menyebabkan pori-pori tampak membesar.
Faktor Penyebab Munculnya Closed Komedo
Munculnya closed komedo bukan hanya karena kurang menjaga kebersihan wajah, tetapi juga bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Berikut beberapa penyebab utama terbentuknya closed komedo di wajah:
1. Produksi Minyak Berlebih
Kulit wajah yang menghasilkan minyak secara berlebihan rentan menyumbat pori-pori. Ketika minyak bercampur dengan sel kulit mati, terbentuklah sumbatan yang menutup permukaan pori dan menjadi komedo tertutup. Kondisi ini sering dialami oleh orang dengan tipe kulit berminyak.
2. Penumpukan Sel Kulit Mati
Kulit secara alami akan melakukan regenerasi, tetapi jika proses pengelupasan tidak berlangsung optimal, sel kulit mati bisa menumpuk dan menyumbat pori. Akibatnya, pori tertutup oleh lapisan kulit yang tidak terangkat sempurna dan menyebabkan munculnya closed komedo.
3. Penggunaan Produk Skincare atau Makeup yang Tidak Sesuai
Pemakaian produk perawatan wajah yang terlalu berat atau tidak cocok dengan jenis kulit dapat memperparah sumbatan di pori-pori. Misalnya, produk yang terlalu melembapkan pada kulit berminyak bisa memicu timbulnya komedo tertutup di area wajah tertentu.
4. Hormon yang Tidak Seimbang
Perubahan hormon, terutama pada masa pubertas, menstruasi, atau stres, dapat meningkatkan produksi minyak di kulit. Kondisi ini memicu pori-pori lebih mudah tersumbat dan mempercepat terbentuknya closed komedo.
baca juga: Tips Menghilangkan Komedo di Dagu yang Dijamin Aman dan Nyaman
5. Kurangnya Kebersihan Wajah
Kebiasaan malas mencuci muka setelah beraktivitas atau tidur dengan makeup masih menempel menjadi penyebab umum munculnya closed komedo. Sisa kotoran dan minyak yang menempel di permukaan kulit akan menutup pori dan menghambat sirkulasi udara di kulit wajah.
Cara Menghilangkan Closed Komedo di Wajah

Meski terlihat sepele, closed komedo memerlukan perhatian khusus agar tidak berkembang menjadi jerawat atau memperburuk tekstur kulit wajah. Berikut cara efektif yang bisa membantu Anda mengatasinya dengan aman dan tepat:
1. Bersihkan Wajah Secara Teratur
Membersihkan wajah adalah langkah pertama untuk mencegah penumpukan minyak dan kotoran. Lakukan 2 kali sehari, pagi dan malam, agar kulit tetap segar dan pori-pori tidak mudah tersumbat.
2. Gunakan Toner Setelah Mandi
Toner berfungsi menyeimbangkan pH kulit sekaligus membantu membersihkan sisa kotoran setelah mencuci wajah. Penggunaan toner secara rutin juga membantu menyiapkan kulit agar lebih optimal dalam menyerap produk perawatan berikutnya.
3. Lakukan Eksfoliasi Secara Berkala
Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati yang menjadi penyebab utama terbentuknya closed komedo. Lakukan eksfoliasi dengan lembut 1–2 kali dalam seminggu agar kulit tetap bersih tanpa menyebabkan iritasi.
4. Gunakan Pelembap Setiap Hari
Kulit yang terhidrasi dengan baik akan lebih seimbang dalam memproduksi minyak. Gunakan pelembap setiap hari setelah toner untuk menjaga kelembapan alami kulit dan membantu memperkuat fungsi lapisan pelindungnya.
5. Hindari Menyentuh atau Memencet Komedo
Meskipun terasa mengganggu, memencet komedo bisa memperparah kondisi kulit. Tindakan ini dapat menyebabkan peradangan, iritasi, bahkan meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan. Sebaiknya biarkan kulit menjalani proses pembersihan secara alami dengan bantuan perawatan yang tepat.
6. Gunakan Tabir Surya Setiap Hari
Paparan sinar matahari berlebih bisa memperburuk kondisi kulit yang sedang berjerawat atau berkomedo. Gunakan tabir surya setiap hari untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV dan membantu menjaga tekstur kulit tetap sehat.
7. Treatment di Jakarta Aesthetic Clinic (JAC)
Jika closed komedo sudah menyebar luas dan sulit hilang meskipun sudah rutin dirawat, saatnya Anda mempertimbangkan treatment di Jakarta Aesthetic Clinic (JAC). Kami menawarkan solusi perawatan kulit profesional dengan teknologi modern yang mampu membersihkan pori-pori secara mendalam tanpa menyebabkan iritasi.
Treatment di JAC tidak hanya membantu mengatasi closed komedo, tetapi juga memperbaiki tekstur kulit, menyeimbangkan produksi minyak, dan meningkatkan regenerasi sel kulit baru.
baca juga: Apakah Peeling Menghilangkan Komedo Secara Efektif? Cek Ulasannya
Dapatkan Kulit Bersih dan Halus dengan Treatment di JAC Sekarang!
Closed komedo merupakan salah satu masalah kulit yang umum, tetapi sering kali sulit diatasi tanpa perawatan yang tepat. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti produksi minyak berlebih, penumpukan sel kulit mati, atau kebiasaan menggunakan produk yang tidak sesuai dengan jenis kulit.
Namun untuk mengatasinya, tidak efektif jika dilakukan hanya dengan menerapkan perawatan harian dengan skincare. Anda perlu memperbaiki gaya hidup dan treatment tepat yang direkomendasikan oleh dokter ahli tepercaya yang sudah berpengalaman. Tak perlu bingung, Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) adalah solusinya.
Kami menghadirkan Peeling Komedo yang dirancang khusus untuk membersihkan pori secara mendalam tanpa membuat kulit terasa perih atau kering. Perawatan ini menggunakan chemical peeling lembut racikan dokter ahli, yang membantu melunakkan dan mengangkat komedo hitam maupun putih dengan aman.
Prosesnya aman, nyaman, dan dapat menenangkan kulit sehingga membuat wajah terasa segar, ringan, dan halus seketika. Hasilnya, pori tampak lebih bersih, warna kulit merata, serta tekstur wajah terlihat lebih lembut dan cerah alami.
Jadwalkan konsultasi di JAC dan rasakan sendiri efek bersih, halus, dan glowing instan.
Sumber:
https://www.verywellhealth.com/closed-comedo-15712
Sutaria AH, Masood S, Saleh HM, et al. Acne Vulgaris. [Updated 2023 Aug 17]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK459173/
https://www.medicalnewstoday.com/articles/comedonal-acne
Comments are closed.




















Make Appointment Now