Hindari 11 Makanan yang Bikin Gemuk Ini Agar Bisa Langsing

Apa saja makanan yang bikin gemuk? Tubuh yang langsing dan ideal tentu menjadi idaman banyak wanita. Tidak heran, saat ini banyak sekali program diet yang bermunculan di internet. Namun, semua program diet itu tentu tidak ada artinya tanpa menjaga pola makan. Untuk dapat menurunkan berat badan dengan cepat, Anda harus mengonsumsi makanan yang tidak mengandung kalori terlalu tinggi.
Ada beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan kalori cukup tinggi sehingga bisa menaikkan berat badan. Bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsi makanan-makanan tersebut, tetapi Anda jelas harus lebih memperhatikan kadar konsumsi Anda.
Penasaran jenis makanan apa saja yang justru bisa menaikkan berat badan? Mari simak di bawah ini.
Makanan yang Bisa Menambah Berat Badan
Berikut beberapa jenis makanan penambah berat badan dan harus Anda hindari jika ingin memiliki tubuh yang langsing:
1. Nasi Putih
Bukan rahasia umum lagi jika makanan pokok sebagian besar bangsa Asia ini merupakan makanan yang bikin gemuk. Dalam setiap 1 centong nasi yang berukuran sekitar 100 gram, ada kandungan 175 kalori dari 40 gram karbohidrat. Belum lagi kandungan gulanya yang dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Bayangkan saja berapa banyak kalori sepiring nasi yang Anda konsumsi jika ditambahkan dengan berbagai macam lauk pauk, tentunya kenaikan berat badan Anda tidak dapat dihindari.
Jika Anda ingin menurunkan berat badan, Anda bisa mencoba mengonsumsi alternatif sumber karbohidrat lainnya sebagai pengganti nasi. Untuk orang Indonesia, jagung, kentang, dan nasi merah adalah alternatif sehat yang paling mudah ditemukan. Ketiganya memiliki kandungan kalori yang lebih rendah tapi dapat membuat Anda kenyang lebih lama.
Tetapi, selain itu Anda juga bisa coba mengonsumsi shirataki, yaitu mie atau nasi yang terbuat dari konyaku. Shirataki memiliki kalori yang sangat rendah dan kandungan serat yang cukup tinggi, sehingga tidak akan menambah berat badan Anda.
2. Susu
Kandungan nutrisi pada susu memang menyehatkan dengan kalsium dan kandungan lainnya seperti vitamin A, D serta beragam protein dan mineral. Namun susu adalah salah satu makanan yang bikin gemuk terutama susu full cream. Dalam segelas susu saja, terdapat sekitar 8 gram lemak dan 150 kalori yang bisa membuat berat badan naik dengan cepat.
Jika ingin mengonsumsi susu, pastikan Anda mengonsumsi susu yang memiliki kandungan lemak yang rendah agar tidak menyebabkan gemuk. Selain itu, hindari juga susu yang diperkaya dengan perisa rasa, sebab kandungan gula susu cokelat, stroberi, dan lainnya cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan susu plain sehingga bisa menyebabkan kegemukan.
Baca Juga: Makanan Diet Pengganti Nasi
3. Yogurt
Yogurt adalah minuman sehat yang terbuat dari susu dan diproses dengan fermentasi bakteri. Kebanyakan yogurt yang beredar di pasaran sudah diberi tambahan pemanis dan perasa buah, sehingga kandungan gulanya pun cenderung tinggi dan dapat menjadi makanan yang bikin gemuk dan menambah berat badan Anda.
Jika ingin menikmati yogurt tanpa khawatir akan naiknya berat badan, Anda bisa memilih yogurt yang plain atau tanpa rasa dan menambahkan kacang-kacangan, buah-buahan, granola atau madu agar lebih sehat. Disarankan juga untuk memilih yogurt Yunani yang kaya akan protein dan vitamin dibandingkan minuman yogurt yang memiliki kandungan gula dan kalori yang tinggi tetapi tidak terlalu menyehatkan.
4. Keju
Selain yogurt, jenis makanan yang bikin gemuk lainnya dan berbahan dasar dari susu adalah keju, apalagi saat ini banyak sekali makanan yang diberi tambahan keju meleleh atau mozzarella. Bahkan, dalam setiap 1 ons keju cheddar, terdapat 9 gram lemak yang diantaranya merupakan 6 gram lemak jenuh dan 113 kalori.
Batasi konsumsi keju, atau Anda bisa memilih keju dari susu kambing yang memiliki kandungan kalori lebih rendah dan kaya akan asam lemak sehingga lebih sehat.
Baca Juga: Cara Membuat Salad Sayur untuk Diet
5. Alpukat
Buah yang satu ini merupakan favorit banyak kalangan dengan kandungan yang beragam, mulai dari antioksidan hingga serat dan nutrisi. Namun, kandungan asam lemak tak jenuh dalam setiap buah alpukat yang berukuran besar bisa mencapai 300 kalori.
Oleh karena itu, jika takut gemuk, konsumsi alpukat secara wajar dan jangan menambahkan gula terlalu banyak sehingga kalori yang Anda konsumsi pun tidak terlalu banyak pula. Selain alpukat, masih ada banyak jenis buah-buahan lain yang setara kandungan vitamin dan mineralnya namun memiliki kalori lebih rendah.
6. Mangga
Makanan yang selanjutnya adalah buah mangga. Kalori yang terkandung dalam setiap 100 gram buah mangga bisa mencapai 70 kalori dengan karbohidrat 16,5 gram. Cita rasa mangga yang manis pun menandakan bahwa kandungan gula yang terkandung juga banyak.
Oleh karena itu, konsumsi mangga dalam batas sewajarnya saja dan jangan menggunakan pemanis tambahan untuk menghindari tambahan kalori yang tidak perlu.
Baca Juga: Cara Diet Nasi Merah Tepat Sesuai Anjuran Dokter dan Pakar Gizi
7. Daging
Daging merah terutama yang memiliki banyak lemak tentu dapat menjadi makanan yang bikin gemuk, apalagi jika dihidangkan dengan cara dibakar atau dijadikan steak. Namun, daging merah juga memiliki banyak kandungan lainnya berupa asam amino, protein, dan leusin yang penting untuk perkembangan otot tubuh. Oleh karena itu, konsumsi daging sewajarnya saja dan pilih daging merah yang tidak banyak mengandung lemak. Anda juga bisa mengganti konsumsi daging merah dengan daging ikan.
8. Buah Kering
Dibandingkan buah segar, buah kering mengandung gula dan kalori yang jauh lebih banyak. Hal ini karena buah kering menggunakan banyak gula dalam proses pengawetannya. Tidak hanya demikian, buah kering pun tidak memiliki kandungan air yang tinggi dan berukuran kecil. Akibatnya, Anda akan mengonsumsi buah kering dalam jumlah lebih banyak. Bahkan, satu porsi saja dapat mengandung kalori dengan 5 hingga 8 kali lebih banyak dibandingkan segelas buah segar. Karena itu, buah kering tergolong ke makanan yang bikin gemuk.
9. Telur
Telur adalah sumber protein yang sangat baik dan mengandung banyak nutrisi penting, termasuk vitamin D, B12, dan kolin. Sebutir telur berukuran besar mengandung sekitar 70-80 kalori, dengan 6-7 gram protein, 5 gram lemak, dan kurang dari 1 gram karbohidrat. Meski telur dikenal sebagai makanan bergizi, konsumsi telur yang berlebihan dapat berkontribusi pada kenaikan berat badan jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup.
10. Ikan Salmon
Ikan salmon merupakan sumber protein hewani yang kaya akan kalori dan kandungan penting seperti vitamin D, B12, protein dan lemak sehat. Meskipun salmon kaya akan nutrisi yang baik untuk tubuh, ia juga mengandung kalori yang cukup tinggi. 170 gram ikan salmon menyediakan sekitar 250 kkal, 12 gram lemak sehat, dan 37 gram protein sehat. yang jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, salmon dapat menjadi bagian dari diet sehat.
11. Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji sering kali mengandung gula, kalori, lemak jenuh, garam yang tinggi. Contohnya termasuk burger, kentang goreng, dan pizza. Maka dari itu, konsumsi makanan cepat saji secara berlebihan dapat menambah berat badan karena kandungan kalori dan lemak yang sangat tinggi. Selain itu, makanan ini sering kali kurang serat dan kekurangan nutrisi penting lainnya.
Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, kandungan kalori dan lemak yang tinggi dapat berkontribusi meningkatkan berat badan Anda. Oleh karena itu, penting untuk menjaga porsi dan frekuensi konsumsi salmon dalam diet sehari-hari.
12. Cokelat Hitam
Cokelat hitam adalah jenis cokelat yang mengandung lebih banyak kakao dibandingkan dengan cokelat susu atau cokelat putih, sering kali sekitar 70% atau lebih. Meskipun memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, terutama bagi kesehatan jantung dan otak, cokelat hitam juga dapat berkontribusi pada penambahan berat badan jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih.
Cokelat hitam mengandung kalori yang cukup tinggi, yang berasal dari kandungan lemak dan gula. Meski demikian, cokelat hitam juga memiliki serat dan antioksidan yang bermanfaat. Namun, konsumsi berlebihan tetap dapat menyebabkan akumulasi kalori lebih dari yang dibutuhkan tubuh, yang pada akhirnya dapat mengarah pada penambahan berat badan.
Tips Diet Agar Berhasil
Menjalani diet bukan hanya tentang mengurangi porsi makan atau memilih makanan tertentu, tetapi juga menerapkan kebiasaan serta gaya hidup yang tepat. Agar diet berhasil dan memberikan hasil yang bertahan lama, beberapa langkah berikut perlu diterapkan secara konsisten:
1. Tetapkan Tujuan yang Realistis
Banyak orang gagal menjalani diet karena menetapkan target yang tidak masuk akal. Misalnya, menurunkan berat badan 10 kilogram dalam waktu satu minggu bukanlah tujuan yang realistis dan justru bisa berdampak buruk pada kesehatan. Diet yang sukses dimulai dengan menetapkan target yang lebih wajar, seperti menurunkan setengah hingga satu kilogram per minggu.
Selain itu, mencatat perkembangan diet dapat membantu mengukur efektivitas pola makan dan kebiasaan yang diterapkan. Menyimpan jurnal makanan dan perubahan berat badan setiap minggu juga bisa menjadi motivasi untuk tetap konsisten.
2. Perhatikan Pola Makan yang Seimbang
Diet yang baik tidak berfokus pada menghindari makanan tertentu secara ekstrem, tetapi memastikan tubuh mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan. Mengonsumsi protein, karbohidrat kompleks, lemak sehat, serat, serta vitamin dan mineral dalam jumlah yang seimbang dapat membantu tubuh tetap bertenaga selama menjalani diet.
Makan dengan jadwal yang teratur dan tidak melewatkan waktu makan utama juga sangat penting. Selain itu, hindari mengonsumsi makanan yang bikin gemuk. Justru, Anda bisa memilih makanan dengan indeks glikemik rendah untuk membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama, sehingga keinginan untuk ngemil berlebihan dapat berkurang. Membatasi makanan olahan dan tinggi gula juga membantu mengontrol lonjakan insulin yang bisa menghambat proses penurunan berat badan.
3. Jaga Konsistensi dalam Aktivitas Fisik
Diet tidak akan memberikan hasil yang optimal tanpa diimbangi dengan aktivitas fisik. Olahraga membantu membakar kalori, meningkatkan metabolisme, dan menjaga massa otot. Memilih jenis olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh dan jadwal harian sangat penting agar aktivitas fisik dapat dilakukan secara rutin.
Melakukan olahraga tiga hingga lima kali dalam seminggu selama minimal 30 menit per sesi dapat mendukung keberhasilan diet. Menggabungkan latihan kardio dan kekuatan juga membantu tubuh tetap bugar sekaligus membentuk otot. Selain itu, variasi latihan mencegah tubuh beradaptasi terlalu cepat, sehingga pembakaran kalori tetap efektif.
4. Kelola Pola Tidur dengan Baik
Kurang tidur sering kali menjadi penyebab sulitnya menurunkan berat badan. Ketika tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup, hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang menjadi tidak seimbang. Akibatnya, keinginan untuk mengonsumsi makanan tinggi kalori meningkat dan menghambat proses diet.
Mendapatkan tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam membantu tubuh melakukan regenerasi dan menjaga keseimbangan hormon. Menghindari penggunaan gadget sebelum tidur juga penting untuk menjaga produksi melatonin agar tidur lebih nyenyak. Menjaga jam tidur yang konsisten setiap hari dapat membantu tubuh beradaptasi dengan ritme yang sehat dan mendukung keberhasilan diet.
5. Kontrol Asupan Kalori dengan Bijak
Jangan lupa untuk mengontrol jumlah kalori yang dikonsumsi dan digunakan tubuh. Menghitung jumlah kalori harian dapat membantu menjaga keseimbangan energi dan mencegah penumpukan lemak berlebih.
Anda bisa menggunakan aplikasi pencatat makanan bisa menjadi cara efektif untuk memantau jumlah kalori yang dikonsumsi. Makan dengan porsi yang sesuai kebutuhan juga membantu menjaga keseimbangan energi tanpa merasa kelaparan.
Jika Anda ingin memiliki tubuh langsing, hindarilah beberapa makanan diatas yang merupakan makanan yang bikin gemuk dengan kalorinya yang tinggi. Anda masih bisa mengkonsumsinya asalkan masih dalam batas wajar dan tidak berlebihan. Selain itu, imbangi dengan olahraga agar tubuh Anda semakin fit dan berat badan semakin terkontrol.
Bagi Anda yang merasa kesulitan dalam mengelola berat badan atau ingin mengurangi lemak tubuh yang sulit hilang meskipun sudah mengatur pola makan, prosedur seperti coolsculpting bisa menjadi solusi yang efektif. Jika Anda tertarik untuk mencapai tubuh yang lebih ramping dan sehat, Anda dapat mempertimbangkan slimming program di Jakarta Aesthetic Clinic (JAC).
Prosedur Dualsculpting™ menggunakan dua mesin Cryolipolysis untuk membekukan dan menghilangkan lemak di area tubuh yang mengganggu penampilan tanpa memengaruhi jaringan lainnya. Dengan efisiensi waktu dan kenyamanan yang ditawarkan, Anda bisa melanjutkan aktivitas ringan selama prosedur dilakukan dan kembali beraktivitas segera setelahnya.
Kunjungi JAC sekarang dan raih bentuk badan impian dengan treatment aman tepercaya untuk kembalikan kepercayaan diri!
Sumber:
- Veratamala, Arinda. 12 Januari 2017. 8 Makanan Sehat yang Membuat Anda Cepat Gemuk. https://hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/makanan-sehat-yang-membuat-cepat-gemuk/
- Muhlisin, Ahmad. 22 Februari 2019. 23 Makanan yang Bikin Gemuk tapi Juga Sehat. https://www.honestdocs.id/23-makanan-bikin-gemuk-sehat
- Putra, Arif. 26 Januari 2020. Daftar Makanan yang Bikin Gemuk dan Bisa Ganggu Diet. https://www.sehatq.com/artikel/makanan-yang-bikin-gemuk-dan-bisa-ganggu-diet
Comments are closed.



















Make Appointment Now