3 Cara Agar Muka Tidak Berminyak

Cara Agar Muka Tidak Berminyak

Apa yang dikeluarkan atau dihasilkan oleh tubuh pasti mempunyai manfaat yang baik. Salah satunya adalah minyak yang keluar melalui wajah. Minyak yang muncul di wajah sebenarnya bertugas untuk membuat wajah Anda lembap, tidak mudah kering, dan mengeluarkan zat yang tidak penting di dalam tubuh. Namun, produksi minyak kulit wajah ini terkadang berlebihan dan akhirnya membuat masalah pada wajah. Salah satu masalah yang diakibatkan oleh wajah berminyak adalah jerawat. Ketika kadar minyak berlebih, minyak bakal menyumbat pori-pori kulit dan akhirnya membuat jerawat mudah datang. Untuk mengatasi hal tersebut, simak tiga cara agar muka tidak berminyak berikut!

3 Cara Mengatasi Wajah Berminyak dengan Mudah

Memiliki wajah berminyak sering kali membuat kulit tampak kusam dan rentan mengalami masalah seperti jerawat. Untuk mengatasi kondisi ini dengan efektif, beberapa langkah sederhana dapat diterapkan agar kulit tetap sehat dan terawat:

1. Rutin Cuci Muka Namun Jangan Terlalu Sering

Pertama, cara agar muka tidak berminyak, Anda harus mencuci muka tetapi tidak boleh terlalu sering. Mungkin Anda pernah melihat beberapa tips agar muka tidak gampang berminyak, mulai dari pergi ke salon untuk perawatan, membeli serum, sampai memakai krim yang jumlahnya sangat banyak. Padahal sejatinya ada hal yang sangat murah dan mudah dilakukan untuk mengurangi produksi minyak berlebih, yaitu cuci muka.

Kulit muka akan mudah untuk mengeluarkan minyak ketika Anda beraktivitas dan saat bangun tidur. Pada saat beraktivitas, kulit akan melakukan adaptasi dengan tingkat kekeringan yang ada di wajah. Misalnya Anda terlalu banyak beraktivitas di luar ruangan, tentu jumlah minyak yang dihasilkan bakal lebih banyak. Kemudian di malam hari saat Anda terlelap, muka akan melakukan pelembapan agar saat bangun tidur muka Anda tidak terlalu kering.

Pastikan saja Anda rutin cuci muka dengan air hangat setiap hari, yaitu dua kali dalam sehari. Mencuci muka terlalu sering juga tidak terlalu baik karena dikhawatirkan bisa menghapus kelembapan alami pada kulit muka Anda. Dan tentunya, gunakanlah produk pembersih wajah yang sesuai untuk jenis kulit berminyak, misalnya facial foam dan micellar water.

Baca juga: Beberapa Tips Tentang Cara Merawat Wajah Berminyak

2. Menggunakan Toner

Alasan kenapa ada orang yang mengeluarkan banyak sekali minyak adalah karena pori-pori yang ada di muka Anda terlalu besar. Jadi, kadar minyak yang seharusnya dikeluarkan sedikit menjadi lebih banyak dan tentunya bakal mudah mengundang jerawat dan bakteri membandel. Nah, untuk mengatasi pori-pori muka yang membesar, Anda bisa menggunakan toner. Kandungan astringent di dalam toner ternyata bisa membuat ukuran pori-pori kembali seperti semula.

Walaupun begitu, tidak banyak orang yang cocok menggunakan toner dengan kandungan tertentu. Jika Anda sudah pernah melakukan perawatan wajah sebelumnya, ini akan memudahkan karena Anda bisa bertanya kepada dokter tentang toner apa yang cocok untuk kulit muka Anda.

Baca juga: Pilihan Masker Wajah Alami untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

3. Tetap Menggunakan Pelembap

Cara terakhir untuk mengatasi kulit berminyak adalah menggunakan pelembap. Mungkin Anda pernah membaca atau mendengar tips bahwa jenis kulit wajah berminyak tidak cocok menggunakan produk perawatan kulit yang berfungsi untuk melembabkan kulit karena bakal membuat wajah cepat berjerawat.

Padahal kebanyakan wajah yang mengeluarkan minyak secara berlebih ini dikarenakan kering dan dehidrasi. Jadi, agar menjaga wajah Anda tetap segar, gunakan pelembap agar kadar minyak yang keluar bisa sedikit tertekan.

Baca juga: Tips Perawatan Untuk Kulit Berminyak Untuk Kulit Lebih Sehat dan Cantik 

Namun, pemilihan pelembap tidak boleh dilakukan sembarangan. Sebaiknya pilih pelembap dengan kandungan oil-free agar minyak di wajah tidak semakin parah. Sekarang ada banyak produk pelembap khusus jenis kulit berminyak yang sudah dilengkapi kandungan berbasis air atau water-based sehingga tidak akan menyebabkan meningkatnya produksi minyak berlebih di wajah.

Mengapa Kulit Bisa Produksi Minyak Berlebih?

Kulit yang tampak lebih berminyak dari biasanya bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi alami tubuh hingga kebiasaan perawatan yang kurang tepat. Berikut beberapa penyebab utama kulit berminyak yang perlu Anda ketahui:

1. Produksi Sebum Berlebihan oleh Kelenjar Minyak

Kulit secara alami menghasilkan minyak atau sebum untuk menjaga kelembapan dan melindungi lapisan kulit dari kerusakan. Namun, produksi minyak wajah berlebihan terjadi ketika kelenjar sebaceous di bawah permukaan kulit bekerja terlalu aktif.

Akibatnya, wajah tampak lebih berminyak, terutama di area dahi, hidung, dan dagu. Faktor seperti perubahan hormon, stres, atau penggunaan produk perawatan yang tidak sesuai dapat memicu produksi minyak yang lebih banyak dari biasanya.

2. Pengaruh Hormon yang Tidak Seimbang

Hormon memainkan peran penting dalam mengatur produksi minyak pada kulit. Selama masa pubertas, kehamilan, menstruasi, atau bahkan saat mengalami stres, kadar hormon seperti androgen dapat meningkat dan memicu produksi sebum yang lebih banyak.

Kondisi ini sering kali menyebabkan kulit tampak lebih berminyak serta meningkatkan risiko munculnya jerawat. Selain itu, penggunaan obat-obatan tertentu yang memengaruhi keseimbangan hormon juga dapat menjadi penyebab kulit lebih berminyak dari biasanya.

3. Penggunaan Produk Skincare yang Tidak Tepat

Memilih produk perawatan kulit yang tidak sesuai dengan jenis kulit dapat memperburuk produksi minyak di wajah. Produk yang terlalu berat atau mengandung bahan-bahan yang menyumbat pori-pori dapat merangsang kelenjar minyak untuk bekerja lebih keras.

Selain itu, penggunaan produk pembersih yang terlalu kuat atau mengandung alkohol dapat menghilangkan minyak alami kulit secara berlebihan, sehingga kulit merespons dengan memproduksi lebih banyak minyak untuk mengimbanginya.

4. Kebiasaan Mencuci Wajah yang Berlebihan

Mencuci wajah memang penting untuk menjaga kebersihan kulit, tetapi jika dilakukan terlalu sering, justru dapat membuat kulit semakin berminyak. Saat kulit kehilangan kelembapan alaminya akibat terlalu sering dibersihkan, kelenjar minyak akan bereaksi dengan memproduksi lebih banyak minyak sebagai mekanisme perlindungan. Idealnya, wajah hanya perlu dibersihkan dua kali sehari menggunakan pembersih yang lembut dan sesuai dengan jenis kulit agar keseimbangan minyak tetap terjaga.

5. Faktor Lingkungan dan Gaya Hidup

Kondisi lingkungan juga berperan dalam memengaruhi produksi minyak pada kulit. Cuaca panas dan lembap cenderung membuat kulit lebih berminyak karena kelenjar sebaceous bekerja lebih aktif untuk menjaga hidrasi kulit.

Selain itu, pola makan tinggi lemak dan gula, kurangnya asupan air, serta kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan yang kotor dapat memperburuk kondisi kulit berminyak. Menjaga gaya hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi, dan memilih produk perawatan yang sesuai dapat membantu mengontrol produksi minyak secara efektif.

Sebagai pemilik kulit berminyak, kondisi ini memang cukup mengganggu. Bukan hanya berdampak pada penampilan, tapi juga kepercayaan diri. Semoga ketiga cara mengatasi kulit berminyak tersebut bisa membantu Anda menghapus minyak berlebih pada wajah. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Sumber:

  • Bethari Taya. 6 Oktober 2017. 21 Cara Menghilangkan Minyak di Wajah Secara Alami dengan Cepat. https://www.merdeka.com/gaya/21-cara-menghilangkan-minyak-di-wajah-secara-alami-dengan-cepat-kln.html
  • Jennifer Alexis Tanjung. 25 Juli 2019. 7 Cara Merawat Kulit Wajah Berminyak yang Tepat. https://www.popbela.com/beauty/skin/jennifer-a-tanjung/cara-mengatasi-dan-merawat-kulit-wajah-berminyak/full
  • Asa. 26 Maret 2019. 7 Cara Mengatasi Muka Berminyak dan Kusam dengan Mudah, Sudah Coba?. https://beautynesia.id/40034/article/skincare/7-cara-mengatasi-muka-berminyak-dan-kusam-dengan-mudah-sudah-coba
dr Olivia Ong - Foto Bagian Luar

dr. Olivia Ong

Sebagai expert dalam bidang Botulinum ToxinTM dan Soft Tissue FillerTM, dr. Olivia Ong yang lahir dan tumbuh di Jakarta ini memiliki berbagai sertifikasi internasional seperti Advance Filler Injection Workshop with Prominent Plastic Surgeons di Swedia, International Anatomy Masterclass di Paris dan Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress di Monte-Carlo, Monaco.

Terkait

Image Post Jakarta Aesthetic Clinic

Cara Mengecilkan Paha dan Perut agar Bentuk Tubuh Lebih Proporsional

September 11, 2026
keloid bekas sc

Keloid Bekas SC: Penyebab, Pencegahan, dan Cara Mengatasinya

September 11, 2026
pantangan setelah suntik filler

Baru Filler? Ini 5 Pantangan Setelah Suntik Filler yang Perlu Dihindari

September 10, 2026

Comments are closed.